Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dampak Perang Harga Di Tiongkok, Penjualan BYD Mulai Menurun

Otoritas industri otomotif Tiongkok sudah meminta dihentikan perang harga.
Berita
Kamis, 4 September 2025 06:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
BYD termasuk salah satu pemain utama produsen mobil Tiongkok saat ini (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Tak bisa dipungkiri, perang harga di pasar otomotif Tiongkok diarahkan untuk menyerap jumlah produksi yang sangat tinggi. 

Namun ternyata pola itu tidak selamanya bisa mendatangkan pemasukan yang terbaik bagi produsen. Seperti yang dikutip dari Reuters (1/9), BYD yang jadi salah satu pemain utama industri otomotif Tiongkok ternyata kehilangan 30 persen dari keutungannya di kuartal kedua 2025. 

Nilainya mencapai 6,4 miliar Yuan atau sekitar Rp4,7 triliun. 

Dikabarkan bahwa BYD sejatinya bisa menjual unit yang sangat banyak, salah satunya karena integrasi proses produksinya yang sangat terkenal efisien itu. Sehingga bisa melakukan reduksi harga secara signfikan pada model-model yang dipasarkan oleh pabrikan yang bermarkas di kota Shenzhen itu. 

BACA JUGA

Sejumlah analis bisnis menyebutkan bahwa saat ini industri otomotif di Negeri Tirai Bambu itu memang sedang berubah. Alhasil momentum untuk memperoleh angka penjualan yang menjulang seperti periode-periode sebelumnya kini dalam kondisi yang melemah. 

Oleh karena itu, otoritas industri otomotif di Tiongkok masih menggaungkan ke seluruh pabrikan mobil di sana untuk menghentikan praktik perang harga. 

Ditengarai karena pola penurunan label harga yang praktis masif dilakukan akhir-akhir ini ternyata tidak banyak berpengaruh atas pencapaian penjualan retail. 

Padalah BYD sendiri dikabarkan juga sempat menyuntikan insentif sebesar 1 miliar Yuan (sekitar Rp2,3 triliun) ke jaringan dealer di seantero negara berpenduduk 1,4 miliar itu.  

Tahun ini phak BYD punya target global untuk penjualan sebanyak 5,5 juta unit, tetapi sampai akhir bulan Juli yang lalu baru diperoleh pencapaian penjualan sebanyak 2,4 jutaan unit. 

Ditemui beberapa waktu lalu (1/8), di sela perhelatan GIIAS 2025, President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhou, menampik anggapan bahwa BYD memicu perang harga di segmen kendaraan listrik.

Ia menegaksan pendekatan BYD ke pasar bukan sekadar soal harga. Diterangkan lebih lanjut olehnya bahwa sejak awal hadir di Indonesia, strategi harga BYD selalu solid dan konsisten. Dan kehadiran Atto 1 menjadi bukti komitmen BYD untuk memberikan value terbaik tanpa mengorbankan kualitas.

Sebagai catatan, peluncuran resmi Atto 1 juga menandai strategi global BYD dalam menjadikan Indonesia sebagai basis peluncuran varian setir kanan pertama untuk model ini. Seperti sebelumnya dilakukan untuk MPV listrik BYD M6. (EW) 

BYD dominasi penjualan mobil listrik di Indonesia, didukung 50 dealer di 27 kota (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Byd Menurun
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

1 minggu yang lalu

Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

1 minggu yang lalu


Berita
Mencoba iCar V27 REEV Di Kampung Halamannya

Review test drive iCar V27 REEV di Wuhu, China. SUV mid-size boxy dengan desain modern, tenaga AWD 455 hp, jarak tempuh 1.200 km, dan kemampuan off-road yang tangguh.

1 minggu yang lalu


Berita
iCar V27 REEV, SUV Sakti Dari Chery

Spesifikasi iCar V27 REEV Chery: mid-SUV berdimensi 5.055 mm, jarak tempuh 1.200 km CLTC, tenaga hingga 455 hp AWD, towing 1.600 kg, dan offroader tangguh.

3 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

8 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

13 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

14 jam yang lalu