Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

China Loloskan Sistem Kemudi Ala Video Game

Sistem steer by wire diklaim mampu menghadirkan kemudi yang lebih presisi, responsif dan fleksibel lantaran putarannya bisa diatur sesuai kebutuhan.
Berita
Jumat, 5 Desember 2025 18:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Chinese car market (Foto :south china morning post)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Perangkat elektronik akan mendapatkan porsi yang lebih besar lagi dalam dunia otomotif. Salah satunya dengan diperkenalkannya teknologi steer by wire

Artinya tidak perlu lagi diperlukan sambungan mekanis antara setir dan sistem kemudi di bagian roda. Setir menjadi perangkat yang mengendalikan posisi roda dengan mempekerjakan motor listrik, sensor dan juga komputer. Sederhananya, ini bakal seperti bermain video game berkendara ataupun simulator.

Dalam waktu dekat, model kemudi elektronik ini akan ditemui di berbagai mobil-mobil China.

Mengutip dari carnewschina, otoritas China sudah mengesahkan peraturan penggunaan mekanisme baru ini dan diberlakukan mulai 1 juli 2026. 

Sistem ini diklaim mampu menghadirkan kemudi yang lebih presisi, responsif dan fleksibel lantaran putarannya bisa diatur sesuai kebutuhan. 

Penyusunan regulasi ini melibatkan banyak produsen mobil dan perusahaan teknologi di Tiongkok, termasuk Nio, BAIC, Xpeng, BYD, Geely, Xiaomi, dan Huawei. Tak ketinggalan pula beberapa perusahaan joint-venture turut berpartisipasi, seperti pusat EV pintar Toyota di China dan Mercedes-Benz China.

BACA JUGA

Standar tersebut menekankan keselamatan fungsional yang sesuai dengan amandemen terbaru UN R79, dan mewajibkan sistem kemudi elektronik mematuhi tingkat keselamatan ISO 26262.

Sistem steer by wire memiliki berbagai tantangan yang sebagian berhubungan dengan masalah elektronik. Namun semua kendala tersebut sudah memiliki antipasinya seperti kegagalan pasokan daya, ganguan kontrol dan masalah manajemen energi. Hal lainnya pun juga telah dibahas seperti penuaan baterai, penurunan kinerja termasuk juga pemantauan real-time pada manajemen energi.

Opsi steering model Yoke pada Tesla Cybertruck Interior (Foto : Otodriver)

Mengenai penggunaan sistem kemudi ini sebenarnya bukan hal yang baru. Pada 2013 Nissan mulai menperkenalkannya pada Infiniti Q50. Sedangkan untuk produk China sendiri diketahui bahwa Nio ET9 merupakan mobil massal pertama di China yang menggunakan steer by wire secara penuh.

Produk-produk yang saat ini sudah menggunakan teknologi steer by wire salah satunya adalah Tesla Cybertruck.

Sebagai informasi tambahan, penggunaan teknologi kemudi full elektrik ini juga memberikan flesibilitas dalam penempatan dan rancang bangun mobil lantaran hilangnya sambungan mekanis pada lingkar kemudi. 

Selain itu wujud lingkar kemudipun bisa lebih fleksibel semisal dengan menggunakan pilihan wujud yoke seperti yang digunakan pada Cybertruck. (SS)


Tags Terkait :
China Steer By Wire
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
SUV Termewah Dan Terbesar Xpeng GX Resmi Diluncurkan, Harga Mulai Rp 1 Miliar-an

GX merupakan SUV terbesar dan termewah dengan dimensi lebih besar dari Range Rover dan coeficien drag lebih kecil dari Prius.

1 hari yang lalu


Berita
GAC Siapkan SUV Off-Road Mereka, Ini Bocorannya

Pabrikan asal Guangzhou, GAC Trumpchi, mulai menggoda kehadiran SUV off-road terbarunya.

2 minggu yang lalu

Berita
Intip Xpeng GX, SUV Canggih Yang Segera Diluncurkan

Xpeng resmi memulai produksi massal global untuk GX, sebuah SUV full-size enam penumpang yang sudah dibekali teknologi steer-by-wire generasi terbaru dari Bosch.

1 bulan yang lalu


China Loloskan Sistem Kemudi Ala Video Game

Sistem steer by wire diklaim mampu menghadirkan kemudi yang lebih presisi, responsif dan fleksibel lantaran putarannya bisa diatur sesuai kebutuhan.

Berita | 4 bulan yang lalu


Berita
Land Cruiser Prado, Hadir dengan Setir Yoke dan Tanpa Pedal

Tak hanya berbentu yoke, namun Land Cruiser Prado ini juga tidak dilengkapi dengan pedal rem dan akselerator

2 tahun yang lalu


Berita
Produsen Vacuum Cleaner Di Cina Buat Supercar, Intip Spesifikasinya

Dreame Technology resmi mengumumkan langkahnya masuk ke sektor otomotif pintar melalui sebuah peluncuran global bertajuk “Dreame Next” yang digelar di Silicon Valley.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Xpeng GX Belum Ke Pasar Indonesia, G9 Kemungkinan Bakal Masuk Duluan

Bos besar Xpeng mengatakan kemungkinan SUV G9 untuk pasar Indonesia

1 hari yang lalu


Berita
Jetour Pamer T2 Dari Mall Ke Mall, Masyarakat Harus Tahu Keunggulan Fiturnya

Jetour Indonesia gelar pameran mall Jetour T2 mulai Grand Indonesia hingga Medan. Fitur unggulan Jetour T2: 80% high-strength steel, 540° Surround Vision, ADAS Level 2.

2 minggu yang lalu


Terkini

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

6 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

7 jam yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

22 jam yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

23 jam yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

23 jam yang lalu