Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Berkeliling Dunia Pakai ID. Buzz, Ditolak Masuk Iran Hingga Kesulitan Di China

Tujuan akhir agar tercatat di Guinness World Record, keliling dunia dengan mobil listrik.
Berita
Kamis, 30 Oktober 2025 10:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Reiner mengemudi dengan kecepatan yang wajar sesuai regulasi setempat, kebutuhan dan karakter jalan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Bertolak dari Hannover, Jerman, pada tanggal 1 Jui 2025, Rainer Zietlow memulai keliling dunia dengan mengendarai VW ID Buzz yang diperkirakan akan memakan waktu selama 8 bulan. 

Bagi Rainer, perjalanan petualangan kali ini bukan pertama kalinya. Bukan pertama kalinya juga ia mengandalkan produk VW. 

Pendiri Challenge4 GmbH itu juga pernah mengunjungi Indonesia dalam satu ekspedisi  di tahun 2012 saat mengemudikan ekspedisi dari Melbourne (Australia) menuju St. Petersburg (Rusia) bersama VW Touareg dan sempat melintas wilayah NTT, hingga ke Provinsi Riau sebelum berlanjut ke Malaysia.

Kali ini, pria yang pertama kali menjejakan kaki di Jakarta tahun 1992 itu menjalankan misi kampanye mobilitas masa depan untuk hari ini. 

BACA JUGA

“Saya mengemudikan mobil yang standar, kalaupun ada yang berbeda hanya karena ada beberapa bangku belakang saya lepas untuk tempat istirahat dan untuk menampung perbekalan dan peralatan teknis, selebihnya sama dengan produk yang dijual,” ungkap Reiner, ditemui langsung pekan ini (28/10). 

Indonesia sendiri menjadi salah satu destinasi penting dalam perjalanan ID. BUZZ World Tour untuk kawasan Asia Tenggara. Ekspedisi ini masuk Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, karena VW ID Buzz dikirim lewat jalur laut usai melintasi Malaysia dan Singapura.

Perjalanan lanjutan akan melewati Semarang, Surabaya, hingga ke pulau Bali. 

“Saya tidak pernah merasa bosan selama di perjalanan, karena setiap waktu saya juga membuat dokumentasi lokal setempat dan eksplorasi akan banyak hal,” jabar Reiner lagi. 

Tak lupa ia menyebutkan bahwa rata-rata dalam sehari ia akan mengemudi selama 12 jam, kadang bergantian dengan anggota ekspedisinya.

Adaptasi situasi dan kondisi perjalanan

Saat ditanyakan kepadanya  soal adaptasi atas kondisi lalu lintas maupun medan jalan yang berbeda-beda sejak perjalan dari Eropa, Reiner menyebutkan kalau ia memang melakukan observasi sebelum perjalanan untuk memetakan rute perjalanan memungkinkan dijalani dari segi teknis maupun non teknis. 

Dicontohkannya, ia tak bisa masuk wilayah Iran karena persoalan administratif. Begitu pula dengan area Jepang yang membutuhkan biaya akreditasi melintas bagi kendaraan non pelat nomor Jepang yang dirasa sangat mahal. 

“Selebihnya saya mengemudi secara normal, mengamati pola lalu lintas wilayah setempat, dan menjalankan mobil dengan kecepatan yang wajar. Jangan lupa, saya mengemudikan kendaraan dengan setrir kiri,” senyumnya. 

Hanya saja untuk wilayah Indonesia, khususnya Jakarta Reiner memang perlu lebih waspada dengan keberadaan motor yang disebutkannya bertambah banyak saja dari setiap kali kunjungan terakhirnya di Indonesia.     

Wilayah Tiongkok, disebutkannya sempat agak merepotkannya saat hendak isi ulang daya listrik. Karena di seantero negara itu soket isi ulang daya listriknya bertipe GB/T, ”Untung saya juga bawa colokan converter, dan mengisi daya di dealer VW yang ada di sana.”

VW ID Buzz yang bermotor 210 kW dan diperkuat baterai 91 kWh punya peranti penghubung ke unit pengisi daya listrik berstandar Type 2 (AC) dan CCS2 (DC). Jika memakai opsi fast charging hingga 200 kW akan bisa isi daya 10–80 persen dalam waktu 30 menit. (EW)

Selama melintasi wilayah Indonesia pihak Indomobil mendukung berbagai hal untuk ekspedisi ID Buzz World Tour 2025 (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Vw Idbuzz
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Berkeliling Dunia Pakai ID. Buzz, Ditolak Masuk Iran Hingga Kesulitan Di China

Tujuan akhir agar tercatat di Guinness World Record, keliling dunia dengan mobil listrik.

3 minggu yang lalu


Berita
VW ID. Buzz Cargo Diborong Perusahaan Kargo Irlandia

Termasuk ‘gelombang pertama’ pemakai van VW termutakhir ini di dunia logistik

1 tahun yang lalu


Berita
Baru Launching Kemarin, VW ID.Buzz Sudah Laku 17 Unit Di GIIAS 2024

Didominasi varian long-wheel base yang dihargai sekitar Rp1,4 miliar

1 tahun yang lalu


Berita
Di GIIAS 2024, Volkswagen ID.Buzz Sudah Bisa Dipesan

Dengan desain ikonik, PT Garuda Mataram Motor sudah buka pemesanan untuk VW ID.Buzz. Simak jadwal delivery dan harganya.

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

19 jam yang lalu


Berita
Changan Intensif Siapkan Baterai Solid State Untuk EV

Peta permainan mobil listrik global semakin mengerucut demi mencari tingkat efisiensi energi maksimal dan keamanan berkendara yang optimal.

20 jam yang lalu


Berita
Produk Elektrifikasi Mendominasi Singapore Motorshow 2026

Singapore Motorshow 2026 sebagai bagian dari fondasi menuju bebas karbon 2040.

1 hari yang lalu

Berita
Ternyata Ini Perbedaan Penggerak Antara Toyota Yaris Cross Dengan Veloz Hybrid

Toyota Veloz HEV alias Veloz bermesin hybrid baru saja melakukan debutnya pada penghujung tahun 2025 lalu melalui ajang Gaikindo Jakarta Auto Week 2025. Ini Bedanya dengan Yaris Cross hybrid.

1 hari yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu