Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Studi Ini Ungkapkan Banyak Pengguna EV Ingin Kembali Ke Mobil ICE

Cukup banyak pabrikan mobil telah melakukan rencana untuk mengubah jajaran produk mereka dari mobil berbahan bakar menjadi mobil listrik di masa datang
Berita
Jumat, 28 Juni 2024 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Cukup banyak pabrikan mobil telah melakukan rencana untuk mengubah jajaran produk mereka dari mobil berbahan bakar menjadi mobil listrik di masa datang. Namun tampaknya, rencana tersebut harus direvisi kembali.

Seperti diungkapkan dari Studi Mobility Consumer Pulse tahun 2024 yang dilakukan McKinsey & Co. bahwa 46 persen pemilik mobil listrik di Amerika Serikat ingin beralih kembali ke mobil bermesin konvensional. Alasannya simpel, yakni infrastruktur pengisian daya yang sampai saat ini dirasa kurang memadai.

Persentase Negara Dengan Konsumen Yang Ingin Kembali Ke mobil ICE

Sementara itu dari responden global mengungkapkan bahwa 35 persen mengatakan jaringan publik belum cukup baik. Kemudian 34 persen mengatakan biaya kepemilikan kendaraan listrik masih terlalu tinggi, dan 32 persen mengatakan kendaraan listrik terlalu berdampak pada pola mengemudi mereka dalam perjalanan jauh.

Alasan lain yang diungkapkan pemilik mengenai alasan mereka beralih kembali adalah ketidakmampuan mengisi daya di rumah (24 persen), stres karena khawatir mengenai pengisian daya (21 persen), dan membebankan biaya untuk kebutuhan mobilitas (16 persen). Hanya 13 persen yang mengaku tidak menikmati pengalaman berkendara.

BACA JUGA

Namun yang mengejutkan, masyarakat AS bukanlah kelompok yang paling bersemangat untuk beralih kembali ke mobil ICE. Di Australia justru, 49 persen pemilik kendaraan listrik sedang mempertimbangkan untuk kembali menggunakan mobil berbahan bakar konvensional.

Negara-negara lain yang berada di bawah rata-rata dunia adalah Italia (15 persen), Perancis (18 persen), Jerman (24 persen), dan Tiongkok (28 persen). Brasil mengikuti Amerika Serikat dan Australia di atas rata-rata yaitu 38 persen. (AW).


Tags Terkait :
EV ICE
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

1 hari yang lalu


Berita
Sama-Sama Bisa Dicolok, Ini Beda PHEV dan REEV

Perbedaan PHEV dan REEV: PHEV hybrid paralel gabungkan mesin bensin-motor listrik, REEV mesin hanya generator untuk motor listrik. Kondisi di Indonesia-China.

1 hari yang lalu


Tips
Mobil Hybrid Toyota Ternyata Butuh Pemanasan

Untuk menjaga kondisi baterai dan sistem hibrida bisa tetap terjaga kondisinya.

1 hari yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 hari yang lalu

Berita
Jaecoo Bakal Masukkan J5 Hybrid Tahun Ini

Jaecoo beri isyarat bakal hadirkan Jaecoo J5 Hybrid, belum diketahui apakah HEV atau PHEV

1 hari yang lalu

Berita
BYD Ancang-Ancang Masuk Ajang F1

F1 akan menjadi bahan memoles citra BYD secara global

1 hari yang lalu

Komparasi
Sama-Sama Dibuat Di Indonesia, Inilah Komparasi Mitsubishi Xforce HEV dan Toyota Yaris Cross HEV

Komparasi spesifikasi Mitsubishi Xforce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV buatan Indonesia: mesin hybrid Atkinson, dimensi, fitur ADAS, hingga harga di kisaran Rp 400 jutaan.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Celica Akan Hidup Kembali Sebagai Mobil Mid Engine

Toyota Celica mid engine baru 2026 kabarnya pakai mesin 2.0L turbo 4-silinder ramah emisi, potensi layout mid-engine beda dari Supra dan GR86.

6 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Jadwal One Way di Tol Trans Jawa Saat Arus Balik

Jadwal one way Tol Trans Jawa arus balik Lebaran diterapkan bertahap dari KM 263 Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek. Antisipasi kemacetan menuju Jabodetabek.

8 jam yang lalu


Berita
VinFast Gratiskan Langganan Baterai Selama Dua Tahun

VinFast gratiskan langganan baterai 2 tahun untuk pembelian kendaraan listrik sebelum 31 Mei 2026. Program tambahan pengisian daya gratis hingga 2029, batas 2.000 km/bulan.

9 jam yang lalu


Berita
Ban Buatan Tiongkok Paling Top Di Jalan Basah, Ini Buktinya

Tes ban Linglong Sport Master jalan basah Jerman oleh Auto Bild catat jarak pengereman terpendek 2,5 m, ungguli Michelin Pilot Sport 5 meski kalah di trek kering.

10 jam yang lalu


Berita
Belum Lama Diperkenalkan Di China, Desain BYD Atto 3 Facelift Sudah Terdaftar Di Indonesia

Desain BYD Atto 3 facelift Indonesia terdaftar di DJKI dengan nomor A00202500796. Model China Yuan Plus hadir bumper baru, ADAS God's Eye C, dan jarak 510 km CLTC.

11 jam yang lalu