Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Selain Produk Baru BEV, Toyota Siapkan Opsi Konversi Untuk Tekan Polusi

Dalam mengupayakan Indonesia mencapai Net Zero Emmision pada tahun 2060 mendatang, tentunya sektor transportasi ditekan untuk elektrifikasinya.
Berita
Rabu, 24 Januari 2024 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dalam mengupayakan Indonesia mencapai Net Zero Emmision pada tahun 2060 mendatang, tentunya sektor transportasi ditekan untuk elektrifikasinya.

Agar lebih cepat, tentu tidak cukup hanya mengandalkan mobil listrik saja. Dan salah satu caranya adalah program konversi mobil.

Fortuner Flexy Fuel

Bob Azam selaku Vice President PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan bahwa perlunya libatan konversi mobil lama yang telah beredar menjadi sebuah mobil listrik.

"Kita masih memikirkan bisnis modelnya, tapi saat ini begini. Sekarang ada 10 juta mobil yang beredar, lebih ya. Bisa 10 sampai 15 juta. Sekarang ada mobil baru tiap tahun masuk satu juta, kalau 2030 kita punya target penurunan emisi hanya mengandalkan mobil baru aja, ya susah tercapai. Jadi harus melibatkan mobil lama," jelas Bob ketika diwawancarai di Karawang, Jawa Barat, Senin (22/1)

BACA JUGA

"How to reduce emisi mobil lama? ini juga salah satu isu yang harus kita solve, nah ini yang dipelajari Toyota dengan konversi. Bahkan kita juga sudah melakukan konversi Euro2 menjadi Euro4 untuk memperbaiki kualitas," tambahnya.

Tak hanya sekadar konversi mobil konvensional menjadi mobil listrik, Toyota juga telah berupaya untuk melakukan konversi dalam bentuk lainnya, seperti flexy engine  dengan berbahan bakar berbasis etanol.

"Terus juga kalau Zenix yang kita pelajari flexy engine, bagaimana nanti dia bisa menggunakan etanol. Hybrid dan etanol itu kan emisinya sudah sama dengan BEV," lengkap Bob.

Dan menurut Bob, masih banyak energi alternatif lain yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan etanol tersebut.

"Ke depan kita juga melihat selain BEV nikel, biomassa itu juga merupakan suatu alternatif energi kita ke depan. Karena masing-masing wilayah itu kan punya typically sumber energi sendiri. Misalnya di Sumatera punya sawit, cangkang sawit bisa dikonversi etanol. Kemudian kita juga punya molasses yang ada di Jawa, yang dari pabrik gula. Itu juga bisa dikonversi dari etanol," tutup Bob. (AW).


Tags Terkait :
Toyota Mobil Listrik
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Inilah Skema Kredit 9 Varian Toyota Fortuner Facelift Dengan Tenor Hingga 5 Tahun

Toyota Fortuner baru saja mendapatkan facelift. Jika Anda tertarik membelinya dengan cara kredit. Berikut skema kreditnya dengan tenor hingga 5 tahun.

1 tahun yang lalu


Berita
Memboyong Toyota Fortuner Dengan Cicilan Mulai Rp 10 Juta, Berapa DP-Nya?

Toyota Fortuner masih menjadi salah satu mobil favorit di Indonesia. Untuk membeli varian termurahnya, berikut skema kredit yang bisa dipilih.

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Ekspor 139.581 Unit Mobil, Tiga Model Ini Yang Paling Banyak Peminat

Dari ratusan ribu unit yang dikirim ke berbagai negara, Toyota mencatat ada tiga model yang memiliki volume terbanyak.

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota GR Garage Yang Terkenal di Jepang, Segera Buka di Indonesia

Toyota akan membuka GR Garage seperti yang sudah ada di Jepang.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

1 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

2 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

3 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

5 jam yang lalu