Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pertamina Siap Perbesar Produksi Bioetanol

Bahan baku di dalam negeri sangat melimpah
Berita
Senin, 9 September 2024 06:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Bioetanol punya bahan baku melimpah di dalam negeri


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER- Dalam membantu percepatan reduksi emisi di Indonesia, PT Pertamina (Persero) intensif mengembangkan tiga bahan baku, yang berasal dari sorgum, nipah, serta tandan buah kosong kelapa sawit (palm oil empty fruit bunch). Ketiganya bisa untuk dikembangkan menjadi bioetanol, sehingga mengakselerasi terwujudnya transisi energi.

Hal itu diungkapkan oleh SVP of Technology Innovation PT Pertamina, Oki Muraza, saat ditemui di sela kegiatan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta, pekan ini (6/9). Ia juga mengatakan bahwa pengembangan sorgum menjadi bahan baku bioetanol bisa dilakukan, mengingat tanaman tersebut cukup banyak di Indonesia.
 
"Batangnya itu kita peras, terus bisa dapat bioetanol, nanti daunnya bisa untuk pakan ternak, untuk program perbaikan gizi, dan seterusnya. Itu satu yang cukup menarik. Jadi, kami sedang mengembangkan bisnis modelnya nanti kita mau advokasi ke pemerintah," jabarnya. Seperti dikutip dari Antara.
 
Oki juga menyebutkan penggunaan bioetanol dari sorgum, turut bisa dijadikan sebagai program substitusi impor gandum yang rata-rata mencapai 9,6 juta per tahun, sekaligus mendorong peningkatan produksi, dan diversifikasi produk pangan tersebut.
 
Selanjutnya, untuk pengembangan bahan baku bioetanol menggunakan nipah, dilakukan dengan cara memanfaatkan getah pohon mangrove. Hal itu dilakukan karena Indonesia memiliki 48 jenis mangrove.
 
"Karena Indonesia garis pantainya nomor dua di dunia, ini menarik. Jadi, selain untuk menahan abrasi, kita tanam juga mangrove yang nanti dilukai, getahnya itu juga (mengandung, Red) sugar, jadi bisa juga untuk bahan bioetanol," katanya menyakinkan.
 
Sementara untuk pembuatan bioetanol menggunakan tandan buah kosong kelapa sawit, dilakukan melalui pengolahan biomassa dengan cara memisahkan lignin, yang kemudian menghidrolasi selulosa, dan masuk ke tahap fermentasi glukosa.
 
Ketiga strategi pengembangan bahan baku bioetanol tersebut, merupakan upaya yang mencakup pengembangan jangka pendek, menengah, dan juga panjang. "Tapi ya semuanya harus ekonomis. Dari hitungan kami saat ini yang paling ekonomis jika dapat dukungan pemerintah itu batang sorgum, karena mengurangi impor pangan, nanti juga bisa mengurangi impor energi," katanya mengingatkan.
 
Pemerintah Indonesia sendiri telah menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan NZE yang tercantum dalam Perjanjian Paris melalui Enhanced-Nationally Determined Contribution (E-NDC) sebanyak 912 juta ton pada 2030.
 
Forum ISF 2024 merupakan ajang resmi Pemerintah Indonesia bagi para pemimpin dunia dari berbagai sektor dan negara untuk dapat bertukar pikiran dan pengetahuan sekaligus memberikan solusi dan praktik terbaik menghadapi perubahan iklim. (EW)


Tags Terkait :
Pertamina Bioetanol Reduksiemisi Ramahlingkungan Zeronetemission
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BBM Non Subsidi Wilayah Jakarta Turun Harga Serempak

Harga yang naik ataupun turun secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia dari nilai tukar rupiah.

1 hari yang lalu

Berita
Ada Kenaikan Harga BBM Di Jakarta Pada Minggu Kedua Desember

Kenaikkan kali ini lumayan signifikan, minimal naik sekitar Rp200 per liternya

1 hari yang lalu


Berita
Shell Mulai Menyiapkan BBM Untuk Konsumen Dalam Waktu Dekat

Pertamina pasok base fuel, bahan bakar murni tanpa aditif dan pewarna ke semua pengelola SPBU swasta.

1 hari yang lalu


Berita
BP Sudah Sepakat Beli Lagi Fuel Base, Harga BBM Di Jakarta Masih Stabil

Secara umum harga BBM masih stabil. Berikut daftarnya.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

6 jam yang lalu


Berita
Melihat Langsung Proses Perakitan Baterai Hybrid Toyota

Untuk pertama kalinya kami menyaksikan langsung proses perakitan baterai mobil di Indonesia. Ini pengalaman kami di pabrik Toyota.

7 jam yang lalu


Berita
Aura Nismo RS Concept, Bintang Nissan Di Tokyo Auto Salon 2026

Di tangan Nissan sebuah mobil hybrid bisa tampil dan berperforma sangat agresif.

16 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mengenal Lebih Dekat Mazda6e Yang Akan Hadir di Indonesia

Mazda6e mulai dijajakan di Singapore, Juli 2026. Sedangkan Indonesia akan segera menyusul setelahnya. Simak spesifikasinya.

17 jam yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu