Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Harga EV Bekas Terjun Bebas. Mitos Atau Fakta?

Mobil listrik dikatakan memiliki depresiasi nilai jual yang cukup besar dibandingkan mobil bermesin konvensional.
Berita
Selasa, 28 Mei 2024 13:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mobil listrik dikatakan memiliki depresiasi nilai jual yang cukup besar dibandingkan mobil bermesin konvensional. Lantas apakah hal tersebut mitos atau fakta?

Mobil listrik kini kian menjamur di Indonesia. Terhitung sejak tahun 2021 silam, kini cukup banyak merek yang menghadirkan mobil listrik terlebih merek Korea Selatan dan Tiongkok.

Pantauan harga jual Nissan Leaf bekas

Namun ada beberapa model mobil listrik yang bisa dikatakan menjadi pionir di Indonesia. Sebut saja Nissan Leaf yang pertama kali meluncur pada tahun 2021 lalu, Ioniq 5 yang menjadi mobil listrik buatan Indonesia pertama dan juga Wuling Air ev sebagai sosok mobil listrik pertama dengan harga yang terjangkau.

Dan benarkah mobil listrik memiliki depresiasi yang besar? Kami pun melakukan pemantauan di situs jual beli mobil bekas pada platform facebook. Kami menemukan 3 unit model mobil listrik keluaran tahun 2022 dan kami langsung bandingkan dengan harga jual pada saat kondisi baru di tahun tersebut.

BACA JUGA

Unit pertama adalah Nissan Leaf dengan tahun produksi 2022. Mobil ini telah menempuh jarak 17.000 km dan dipasarkan dengan harga Rp 485 juta.

Sebagai catatan, Nissan Leaf di tahun 2022 memiliki banderol harga Rp 721 juta. Artinya, Depresiasinya mencapai Rp 236 jutaan dalam 2 tahun.

Pantauan harga jual Wuling Air ev bekas
Pantauan harga jual Hyundai Ioniq 5 bekas

Kemudian unit kedua adalah Hyundai Ioniq 5 tipe Long Range Signature keluaran tahun 2022. Diketahui mobil ini telah memiliki jarak tempuh sejauh 40.000 km dan dijual dengan harga Rp 590 juta.

Dan pada tahun tersebut, Ioniq 5 varian ini dipasarkan dengan harga Rp 799 juta. Dan, besaran depresiasi Hyundai Ioniq 5 mencapai Rp 209 jutaan dalam kurun waktu yang sama dengan Nissan Leaf.

Lantas, mobil listrik yang terakhir adalah Wuling Air ev. Dalam platform pasar jual beli facebook tersebut, terdapat satu unit Air ev Long Range tahun produksi 2022 yang dipasarkan dengan harga Rp 185 juta. Diketahui mobil ini punya daya tempuh hanya 7.000 km.

Di tahun 2022 lalu, Air ev tipe tertinggi punya harga jual Rp 295 juta yang artinya besaran depresiasinya mencapai Rp 110 juta.

Kemudian kami bandingkan langsung dengan mobil bermesin bensin yang memiliki range harga setara dengan mobil-mobil listrik tersebut.

Pantauan harga jual Wuling Cortez bekas
Pantauan harga jual Hyundai Palisade bekas

Contoh pertama adalah Hyundai Palisade yang punya harga hampir setara dengan Ioniq 5. Kami menemukan satu unit Hyundai Palisade Signature 2WD keluaran 2022 dengan jarak tempuh 25.000 km dengan harga jual Rp 895 juta.

Diketahui Hyundai Palisade dalam keadaan baru di tahun 2022 dipasarkan dengan harga Rp 977 juta. Artinya, depresiasi Palisade berada di angka Rp 82 jutaan.

Kemudian contoh kedua adalah Wuling Cortez yang punya harga jual hampir setara dengan Wuling Air ev tipe tertinggi. Kami menemukan satu model Cortez tipe tertingginya yakni EX Lux+ AT turbo yang diberi banderol harga Rp 215 juta.

Dan, dalam keadaan baru di tahun 2022, Cortez tipe tertinggi ini punya harga jual Rp 306,65 juta atau besaran depresiasinya sebesar 91 jutaan.

Bagaimana pendapat anda?(AW).


Tags Terkait :
Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Wuling Air Ev Nissan Leaf
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik II

Indonesia memasuki fase transisi ke EV di tengah krisis energi. Pasar mobil listrik kuasai 10% dalam 2-3 tahun, didorong biaya operasional rendah dan infrastruktur charging.

3 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

3 minggu yang lalu


Berita
Buick Jaya Di China, Meranggas Di Amerika

Buick pernah jadi brand yang diendorse oleh Kaisar China

5 bulan yang lalu


Berita
Ini Jawaban Nissan Soal Konsistensi di Formula-E Saat Dilanda Krisis Keuangan

Tak dipungkiri, saat ini pabrikan mobil asal Jepang, Nissan tengah dilanda krisis finansial. Lalu bagaimana soal komitmennya di balap Formula-E?

11 bulan yang lalu


Terkini

Pikap
Isuzu Akan Tampilkan Lima Bintang di GIIAS 2026

Menyampaikan pesan bahwa Isuzu bisa dimanfaatkan dalam bentuk apapun.

19 menit yang lalu


Berita
Ini Bocoran Harga dan Jadwal Pengiriman Leapmotor B10 di Indonesia

Harga Leapmotor B10 Indonesia diperkirakan Rp 400 jutaan dan akan diumumkan pada 30 Juli. Pengiriman dimulai setelah peluncuran di GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Kia All New Seltos Andalkan Platform Baru, Improvement Kenyamanan dan Kabin Lega

Kia All New Seltos mengandalkan platform K3 yang menawarkan rigiditas bodi lebih baik, kabin lebih lega, dan pengurangan NVH untuk kenyamanan berkendara.

3 jam yang lalu


Berita
Testarossa Dihidupkan Kembali, Ini Sejarah di Balik Ferrari 849 Testarossa

Spesifikasi Ferrari 849 Testarossa mencakup sistem plug-in hybrid V8 twin-turbo 1.050 cv yang menggantikan SF90 Stradale dengan desain modern dan sejarah nama Testarossa.

6 jam yang lalu


Berita
Segini Catatan Konsumsi BBM Mitsubishi XForce Hybrid

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan Mitsubishi XForce Hybrid di pasar Indonesia.

7 jam yang lalu