OTODRIVER - Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan tahun 2025 yang lalu populasi kendaraan listrik secara nasional sebanyak 104 ribu unit, naik drastis dari angka 43 ribu unit tahun 2024.
Hal yang diutarakan pekan ini (13/3) menurutnya jadi tanda bahwa masyarakat Indonesia sudah semakin tinggi kepercayaannya dalam mengoperasikan kendaraan listrik.
Dalam konteks perjalanan musim libur Lebaran juga punya nuansa elektrifikasi. Luther kembali memaparkan riset internal BYD Indonesia bahwa tahun 2024 setidaknya tercatat 4.300 kendaraan bertenaga listrk dimanfaatkan sebagai angkutan mudik.
Tahun 2025, jumlah itu lagi-lagi mengalami lonjakan dengan catatan 13.600 unit kendaraan non fosil yang dipakai penggunanya selama periode arus mudik maupun arus balik saat musim libur Lebaran.
Rangkaian paparan yang diutarakan saat peresmian posko mudik dan bengkel siaga yang dipusatkan di rest area KM 57A itu diyakini juga oleh Luther merupakan bukti bahwa pengguna mobil listrik tidak hanya mengandalkannya sebagai kendaraan harian namun juga untik perjalanan lintas kota.
Untuk mendukung dinamika kenfdaraan listrik dalam kegiatan arus mudik dan arus balik mendorong BYD untuk menyediakan sejumlah posko mudik dengan kelengkapan beragam sarana istrirahat serta peranti isi ulang daya listrik di sejumlah rest area di ruas tol Trans Jawa.
Lokasi-lokasi yang semuanya dilengkapi modul isi ulang (DC Fast Charging dan AC Charging) yaitu di sejumlah rest area; KM 57A (Karawang-Jawa Barat), KM 228A (Cirebon-Jawa Barat), KM 379A (batang-Jawa Tengah), dan KM 575A (Madiun-Jawa Timur).
Semuanya beroperasi penuha selama 24 jam dalam periode 13-20 Maret 2026.
Untuk arus balik juga di sediakan fasilitas yang sama di dua rest area; KM 229B (Cirebon-Jawa Barat), dan KM 62B (Karawang-Jawa Barat).
Didukung belasan bengkel siaga di semua dealer BYD
Head of After Sales PT BYD Motor Indonesia, Ubaedilah, dalam kesempatan yang sama ikut menyebutkan rentang jarak antar posko mudik di jalur tol itu sudah memperhitungkan potensi performa baterai dan kemungkinan kondisi arus lalu lintas.
Dijabarkannya lagi bahwa keberadaan posko mudik itu juga masih didukung keberadaan bengkel siaga yang beroperasi selama 24 serta sejumlah bengkel siaga yang beroperasi 8 jam per harinya. Lokasinya berada di berbagai delaer resmi BYD.
Lokasinya berada di sejumlah dealer resmi BYD yang berada di wilayah Jabdetabek, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, pulau Bali, Pontianak, Balikpapan, Lampung, Pekanbaru, maupun Palembang.
Masih berdasarkan penjelasan Uabedilah, pihak BYD Indonesia selama periode 20 Februari sampai 20 April 2026 juga menggelar program General Safety Check di semua jaringan bengkel resmi BYD.
Hal itu bertujuan untuk lebih memastikan semua kendaraan BYD yang dimanfaatkan untuk perjalan jauh akan berada dalam kondisi prima selama periode menjelang maupun pasca musm libur Lebaran 2026. (EW)
