Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hanya Chery Omoda 5 Z dan RZ Yang Kena Recall. Omoda GT dan E5 Aman. Mengapa?

Omoda GT dan E5 menggunakan sistem suspensi yang berbeda
Berita
Selasa, 14 Mei 2024 12:10 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - PT Chery Sales Indonesia resmi melayangkan maklumat recall untuk Omoda 5 Z dan RZ yang dijual di Indonesia. Sebanyak 420 unit terindikasi bermasalah dengan pada komponen rear axle beam yang mengacu pada masalah yang terjadi di Malaysia.

Walau sama-sama memboyong label Omoda dan menggunakan platform yang sama, akan tetapi kasus ini tidak dijumpai pada Omoda 5 GT dan versi EV yakni Omoda E5.

“Hal ini tidak terjadi pada Omoda 5 GT ataupun Omoda E5, karena keduanya menggunakan sistem suspensi belakang yang berbeda dengan Omoda 5 1.5 Turbo tipe Z ataupun RZ,” jelas Zeng Shuo, Assistant Vice President PT CSI saat ditemui OtoDriver, Minggu (12/05).

Shuo mengatakan bahwa Omoda 5 Z dan RZ menggunakan sistem suspensi  rear axle beam. Sedangkan untuk Omoda 5 GT dan Omoda E5 menggunakan sistem yang berbeda yakni multi link.

BACA JUGA

Tipe suspensi rear axle beam ini mengunakan batang (beam) sebagai tumpuan yang menghubungkan bagian roda belakang kiri-kanan. Sedangkan multi-link mengkaryakan lengan ganda untuk memegang masing-masing roda belakang kanan dan kiri.

Dengan lengan ganda yang bisa bergerak secara independen maka jenis multi-link menawarkan kenyamanan dan pengendalian yang lebih stabil.

Baca juga : Chery Umumkan Recall 420 Unit Omoda 5 Di Indonesia, Terkait Masalah Sumbu Roda Belakang

Kembali ke masalah recall, permasalahan seputar copotnya pengelasan pada komponen rear axle beam, pihak Chery mengatakan bahwa hanya terjadi pada satu unit saja di negeri tetangga dan tidak atau belum dijumpai kasus serupa di Indonesia.

Pria asal Wuhu, China ini menambahkan bahwa walau masih indikasi, namun pihaknya memutuskan untuk melakukan recall untuk unit Omoda 5 tipe Z dan RZ di Indonesia. “Ini salah satu bentuk tanggungjawab untuk menjaga kepercayaan dan kenyamanan konsumen,” lanjutnya.

Sistem suspensi multi link pada Omoda E5, beda dengan Omoda 5

Berdasarkan investigasi internal Chery, kasus yang terjadi di Malaysia ini merupakan unit yang dirakit pada 15 Agustus 2023 atau sekitar 60 Omoda 5. Akan tetapi Chery Malaysia memutuskan untuk melakukan recall terhadap 600 unit Omoda 5 yang dirakit di fasilitas Inokom dengan tanggal produksi 14-17 Agustus 2023.

Chery Indonesia memutuskan untuk melakukan recall lantaran produk mereka yang dirakit di PT Handal Indonesia Motor (HIM) menggunakan komponen yang dikirim dari vendor yang sama.

Recall yang dilakukan CSI berdasar VIN (vehicle Indentification Number) pada periode produksi perakitan yang sama dengan Malaysia. (SS)


Tags Terkait :
Chery Omoda 5 Recall Chery Omoda 5 Sistem Suspensi Axle Beam PT Chery Sales Indonesia
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Omoda 9 Akan Jadi Chery Termahal Di Indonesia, Intip Spesifikasinya

Ini model unggulan Chery yang juga diproyeksikan untuk mengobrak abrik pasar SUV di Eropa.

4 bulan yang lalu


Berita
Aturan EV Malaysia Diperketat, Tak Boleh Impor Utuh Model Entry Level

Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan regulasi yang lebih ketat terhadap impor mobil listrik utuh atau Completely Built-Up (CBU).

1 hari yang lalu

Berita
Pembuatan MGS5 Ada Andil Dari Masukan Konsumen, Ini Keunggulannya

MGS5 EV, SUV listrik keluarga MG Motor dirancang berdasarkan masukan ayah, istri, dan anak untuk kestabilan, keamanan, serta ruang lapang di kelasnya.

3 minggu yang lalu


Berita
Segera Dijual Di Indonesia, Ini Peningkatan Chery E5 Facelift 2026

Chery E5 facelift 2026 tampil sporty dengan lampu tajam, layar 15,6 inci, kursi pijat. Harga Chery E5 facelift 2026 Indonesia terjangkau, siap debut GIIAS 2026.

4 minggu yang lalu


Berita
Jaecoo Bakal Masukkan J5 Hybrid Tahun Ini

Jaecoo beri isyarat bakal hadirkan Jaecoo J5 Hybrid, belum diketahui apakah HEV atau PHEV

2 bulan yang lalu


Berita
Daftar Harga CHERY Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Chery terbaru Maret 2026 di Indonesia: Kenaikan pada Tiggo 8, Tiggo 9, C5, E5, J6, Tiggo Cross dibanding November 2025. Debut C5 CSH.

3 bulan yang lalu

Berita
Chery Incar Pabrik Jaguar Land Rover Untuk Meningkatkan Produksi

Sebelumnya juga sudah ada kolaborasi berbagi platform.

3 bulan yang lalu


Berita
Chery C5 CSH Meluncur Di IIMS 2026, Berapa Kira-Kira Harganya?

Mobil ini akan mengisi celah harga di antara Chery Tiggo Cross hybrid dan Tiggo 8 CSH.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
SUV Premium GX Bakal Hadir Di GIIAS 2026, Xpeng Belum Bisa Janji Kapan Mulai Dijual

Xpeng GX akan dipamerkan di GIIAS 2026 sebagai SUV premium elektrifikasi. Xpeng Indonesia belum memastikan jadwal penjualan resmi di pasar domestik.

54 menit yang lalu


Berita
Alasan Changan Lumin Kurang Beredar Di Pasaran

Selain Deepal yang disegmentasikan untuk konsumen EV medium to high, Changan sendiri punya mobil listrik terjangkau yakni Lumin. Begini nasibnya.

8 jam yang lalu


Truk
Toyota dan Isuzu Bikin Truk Hidrogen Berbasis Elf

Truk Hidrogen diklaim punya banyak keunggulan dibandingkan truk listrik.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
VinFast VF2 Meluncur Dengan Harga Mulai Rp 120 Jutaan, Adik VF3 Berdimensi Lebih Mungil

Harga VinFast VF 2 di Vietnam sekitar Rp 128 juta. Mobil listrik mungil ini resmi meluncur dengan dimensi lebih kecil dari VF 3 dan jarak tempuh 210 km.

11 jam yang lalu


Berita
Kata Toyota, PHEV Belum Siap Untuk Pikap

Toyota Hilux PHEV belum siap untuk diterapkan karena tantangan massa, muatan, dan kemampuan menarik beban yang belum memenuhi standar pikap. Toyota lebih mempertimbangkan FCEV pada 2028.

12 jam yang lalu