OTODRIVER – BMW mengumumkan bahwa pengembangan BMW X5 generasi kelima berkode G65 telah memasuki tahap akhir sebelum peluncuran resminya. Bersamaan dengan itu, pabrikan asal Jerman tersebut juga merilis sejumlah teaser terbaru yang memperlihatkan beberapa petunjuk desain dari Sports Activity Vehicle (SAV) mereka nantinya. Menariknya, model ini akan diperkenalkan pertama kali dalam versi kendaraan listrik murni (EV).
Dari gambar yang dibagikan, terlihat jelas hubungan desain X5 terbaru dengan gelombang pertama keluarga Neue Klasse, khususnya BMW iX3 generasi baru. Kesamaan paling mencolok terdapat pada empat bilah lampu diagonal yang membentuk identitas pencahayaan depan, serta desain kidney grille yang tampak lebih tinggi dan ramping.
Sementara di bagian belakang, lampu dibuat terpisah oleh elemen yang kemungkinan besar merupakan logo BMW yang ditempatkan di tengah pintu bagasi.
Hal menarik lainnya, seperti yang sudah terlihat pada prototipe sebelumnya, BMW X5 terbaru tidak menggunakan handle pintu konvensional. Sebagai gantinya, terdapat elemen kecil menyerupai “winglet” yang ditempatkan di dekat pilar pintu.
Seperti telah disebutkan sebelumnya juga, X5 generasi terbaru akan memulai debutnya dalam bentuk kendaraan listrik dengan nama BMW iX5. Selain versi listrik, BMW juga menyiapkan varian bermesin bensin, diesel, plug-in hybrid (PHEV), hingga hidrogen. Khusus versi hidrogen dijadwalkan meluncur pada tahun 2028 dan akan menjadi mobil produksi massal pertama BMW yang menggunakan teknologi bahan bakar hidrogen.
Menariknya, BMW X5 akan menjadi model produksi pertama BMW yang ditawarkan dengan lima teknologi sistem penggerak berbeda dalam satu lini produk.
Untuk versi iX5, BMW mengandalkan arsitektur listrik 800 volt dengan kapasitas baterai yang dapat digunakan mencapai 144 kWh untuk pasar Amerika Serikat dan 141 kWh untuk pasar Uni Eropa. BMW juga menyebutkan bahwa varian iX5 60 xDrive akan menggunakan baterai tegangan tinggi terbesar yang pernah dipasang pada mobil listrik BMW.
Varian tersebut mengusung sistem penggerak dua motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 578 PS.
Sementara itu, BMW juga mengungkapkan beberapa spesifikasi varian lainnya. BMW X5 40 xDrive bermesin bensin akan menawarkan tenaga hingga 400 PS (394 hp/294 kW), sedangkan BMW X5 50e xDrive berteknologi plug-in hybrid mampu menghasilkan tenaga gabungan sebesar 490 PS.
Dari sisi fitur, BMW X5 terbaru akan tersedia dengan pilihan pelek hingga ukuran 23 inci dan sistem adaptive damper. Untuk varian EV dan PHEV, tersedia opsi Adaptive Chassis Control Professional yang mencakup suspensi udara dua sumbu dengan peredam yang dikontrol secara elektronik, Integral Active Steering atau sistem kemudi roda belakang, serta fitur active roll stabilisation untuk meningkatkan kestabilan saat bermanuver. (AW)
