Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Duel Pabrikan China, BYD Dan Geely Siapkan PHEV Dengan Jarak Tempuh 2.000 km

Jarak tempuh 2.000 jadi angka kramat target kedua mobil ini
Berita
Senin, 1 April 2024 14:45 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Opini mengenai plug-in hybrid dikatakan merupakan mobil ramah lingkungan yang paling ideal untuk saat ini. Dan ternyata China tak hanya berjaya dalam hal mobil full listrik saja, namun mulai menyisipkan pengaruhnya pada segmen PHEV (plug-in Hybrid Electric Vehicle) ini.

BYD dan Geely menjadi rivalitas yang cukup seru di segmen ini. Mereka berlomba untuk menghadirkan mobil yang mampu menempuh jarak 1.243 mil atau setara 2.000 km untuk satu pengisian bensin dan charging untuk baterainya.

Seperti dikutip dari carscoops, kedua produsen asal China itu menjanjikan rentang jarak yang mengesankan walau menggunakan standar penghitungan CLTC (China Light Duty Vehicle Test Cycle) yang memiliki panyajian angka yang lebih besar dibandingkan dengan pengetesan dengan standar EPA (Enviromental Protection Agency).

BYD mengatakan bahwa PHEV barunya ini akan dibangun berdasar teknologi yang sudah ada dan sistem barunya akan diluncurkan pada 2025.

BACA JUGA

Saat ini PHEV BYD dengan jarak terjauh adalah Song Plus DM-i yang menggabungkan mesin empat silinder 1.5 liter dengan motor listrik dan transmisi CVT. Model ini memiliki baterai LFP yang berkapasitas hingga 18,32 kWh dan tangki bensin 15,9 galon (60 liter).

Song Plus DM-i saat ini hanya memiliki jangkauan CLTC 715 mil (1.151 km), namun BYD mengatakan bahwa sistem hybrid plug-in generasi berikutnya akan menampilkan mesin dan motor yang lebih efisien, serta baterai yang mampu menyimpan lebih banyak. energi. Produsen mobil tersebut mengatakan bahwa teknologi ini akan membantunya memperkuat posisinya sebagai penjual kendaraan listrik terkemuka di dunia

Senada dengan BYD, Geely PHEV barunya masih berdasarkan teknologi yang sudah ada. Menurut Wards Auto, teknologi tersebut akan didasarkan pada powertrain yang saat ini digunakan di Geely Galaxy L6.

Geely Galaxy L6

Sedan tersebut memadukan mesin empat silinder 1.5 liter yang dihubungkan dengan transmisi dual-hybrid tiga percepatan, dengan motor listrik, dan baterai lithium-ion 19,1 kWh. Powertrain tersebut saat ini menghasilkan tenaga sebesar 358 hp dan dapat melaju sejauh 124 km atau 78 mil hanya dengan tenaga baterai, dan dikombinasikan dengan tangki bahan bakar 51 galon (192 liter), memiliki total jangkauan CLTC sebesar 851 mil (1.370 km).

Geely belum mengungkapkan bagaimana cara memperluas jangkauan tersebut, namun mengatakan bahwa kendaraan mendatang akan mencapai tingkat penghematan bahan bakar sebesar 117,7 mpg (2,0 L/100 km). Sebagai bandingan saat ini Galaxy L6 mampu mencapai 51,7 mpg (4,5 L/100 km).

Kemungkinan Geely akan memperbesar kinerja batery untuk mengejar target tersebut.(SS)


Tags Terkait :
BYD Geely PHEV 2.000 Km Plug-in Hybrid
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BYD Perkenalkan Dua Sedan PHEV Dengan Jarak Tempuh 2.100 km

Keduanya ditawarkan dengan dua pilihan varian

1 tahun yang lalu


Berita
Duel Pabrikan China, BYD Dan Geely Siapkan PHEV Dengan Jarak Tempuh 2.000 km

Jarak tempuh 2.000 jadi angka kramat target kedua mobil ini

1 tahun yang lalu


Berita
Di Luar Dugaan, Brand Asal Eropa Ini Masuk Urutan Ketiga Penjualan Mobil Elektrifikasi Global di Bawah BYD dan Tesla

BMW menjualn banyak PHEV dan EV mereka di pasar Amerika Serikat. Inilah yang membuatnya mendapatkan banyak keuntungan dan masuk urutan ketiga.

1 tahun yang lalu

Berita
Jualan Mobil China Akhirnya Mematahkan Dominasi Selama 20 Tahun Pabrikan Jepang

Mobil China terjual sekitar 27 juta di sepanjang 2025, sedangkan Jepang di bawah 25 juta dalam periode yang sama.

1 hari yang lalu


Berita
Dua Brand Cina Bakal Hadir Pekan Depan Di Indonesia

Merek mobil asal Tiongkok seakan-akan tak berhenti hadir di Indonesia.

10 bulan yang lalu


Berita
Inilah 10 Mobil Terlaris di China, Nomor 1 BYD

China berhasil meningkatkan penjualan mobil listrik mereka dari tahun lalu. BYD mendominasi

1 tahun yang lalu

Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

1 hari yang lalu


Berita
Inilah Beberapa Model Baru Yang Akan Meluncur di IIMS 2025

Dalam gelaran IIMS 2025 akan banyak model baru yang hadir di depan khalayak Indonesia untuk pertama kalinya. Ini bocorannya

9 bulan yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu