Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bus Kota Tenaga Listrik Di Jabodetabek Perlu Ditambah

Perlu penggalangan kolaboratif dengan berbagai pihak
Berita
Senin, 6 Mei 2024 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan mendorong percepatan pengembangan angkutan umum berbasis listrik di Jabodetabek sebagai upaya menurunkan emisi dan polusi yang ditimbulkan akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi.

“Layanan bus listrik tentunya perlu dikembangkan dan diperluas cakupannya untuk menunjang mobilitas dari wilayah Bodetabek menuju Kota Jakarta dan sebaliknya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris BPTJ Hananto Prakoso dalam keterangan di Jakarta pekan lalu (2/5). Seperti dikutip dari Antara.

Dia menyampaikan untuk mendorong program akselerasi tersebut, BPTJ secara bertahap membangun kolaborasi, komitmen, dan komunikasi dalam menyiapkan angkutan umum berbasis listrik yang nyaman, berkelanjutan baik dengan pihak perbankan, developer, serta kementerian/lembaga terkait.

Hananto mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan akselerasi pengembangan ekosistem angkutan umum berbasis listrik di wilayah Jabodetabek dengan menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Menurut dia, salah satu yang perlu dilakukan dalam mendorong ekosistem angkutan umum listrik dengan menetapkan quick win pengembangan rute angkutan umum berbasis jalan khususnya JRC, feeder LRT Jabodebek dan Transjabodetabek serta mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis listrik dalam penyediaannya.

BACA JUGA

Apalagi, lanjut Hananto, potensi market angkutan umum di Jabodetabek sangat besar mencapai 75 juta pergerakan sedangkan capaian modal share pada tahun 2023 baru mencapai 20 persen dari 60 persen total pergerakan di Jabodetabek.

“Kami telah mengidentifikasi, angkutan umum massal saat ini hanya berpotensi melayani 7,97 juta atau 25,18 persen penduduk Jabodetabek jika dihitung 500 meter dari titik simpul,” katanya. Selanjutnya khusus di wilayah Jakarta, potensi untuk melayani angkutan umum massal mencapai 7,3 juta jiwa atau lebih dari 65 persen penduduk Jakarta.

“Sementara untuk wilayah Bodetabek cakupannya kurang dari 5 persen atau hanya 656 ribu jiwa saja," kata Hananto.

Sementara itu, Direktur Konservasi Energi Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi, menyampaikan sektor transportasi berperan penting dalam menghemat energi selain sektor industri dan rumah tangga.

"Elektrifikasi kendaraan menjadi pendukung pengembangan reduksi emisi. Sebagai gambaran sektor transportasi pada tahun 2022 memiliki konsumsi 429 MBOE. Terdapat potensi penghematan energi 15-35 persen dengan strategi implementasi pada angkutan umum (BRT/ MRT/ LRT) dengan melakukan fuel switching dari BBM/fuel ke gas, hidrogen, serta listrik." ujar Hendra.

Dia lebih lanjut menyebutkan ekosistem angkutan umum berbasis listrik di wilayah Jabodetabek sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Mayasari Bakti misalnya telah mengoperasikan armada bus listrik sejak tahun 2022 dan kini telah memiliki 52 unit armada bus listrik serta 15 unit charging station.

“Sinarmas Land, salah satu developer pemukiman di Jabodetabek juga telah mengoperasikan satu unit bus listrik BSD Link di sekitar kawasan BSD City untuk mendukung pengurangan penggunaan kendaraan pribadi di wilayah BSD,” jelasnya menegaskan.

Dari sisi dukungan pembiayaan juga telah menunjukkan indikasi positif. Seperti diutarakan Head of Industry & Regional Research Bank, Mandiri Dendi Ramdani, dikatakannya potensi pembiayaan perbankan untuk pengadaan armada angkutan umum berbasis listrik cukup potensial.

“Investasi sektor transportasi memiliki potensi yang besar dan dapat mencapai 8 triliun. Kredit perbankan nasional untuk sektor angkutan jalan tumbuh tinggi pada 2023. Namun tetap perlu diingat risiko perubahan kebijakan, resiko industri, risiko perubahan teknologi, dan risiko operasional dapat menjadi faktor penghambat pembiayaan perbankan untuk armada angkutan umum berbasis energi listrik," kata Dendi mengingatkan.

Konsistensi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, operator bus, perbankan, serta pemangku kepentingan lainnya terkait kesiapan penerapan ekosistem angkutan umum berbasis listrik di wilayah Jabodetabek adalah kunci keberhasilan.

Ke depan, perlu langkah-langkah komprehensif untuk membangun infrastruktur dan pembelajaran bersama untuk menyusun kebijakan dalam rangka mendukung elektrifikasi angkutan umum dengan tarif terjangkau.

Baca juga: Bus Listrik Baru Damri Sasar 117 Perumahan Di Jabodetabek

Baca juga: Kabupaten Bogor Operasikan Bus Kota Listrik Tahun Ini


Tags Terkait :
Transjakarta Buslistrik Elektrifikasi
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Program Integrasi Sistem Transportasi Jakarta Butuh Dana Hampir Rp30 Triliun

Tranjabodetabek akan menjadi kenyataan?

1 tahun yang lalu

Bus
Pelajar Sampai Pencari Kerja Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Sarana transportasi umum perlu lebih intensif melayani warga yang kondisi ekonominya belum memadai.

1 hari yang lalu


Bus
Transjabodetabek Tambah Rute Ke Wilayah Depok

Wilayah penyangga Jakarta yang lain juga sudah mengajukan usulan serupa.

1 hari yang lalu


Bus
Karyawan Swasta Juga Bisa Gratis Naik Transjakarta

Bagi yang memiliki rentang pendapatan bulanan maksimal UMR Jakarta.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Rp1 Transjakarta Untuk Memperingati Ulang Tahun Jakarta

Pemprov DKI Jakarta terapkan tarif Rp1 Transjakarta ulang tahun Jakarta ke-499 pada 22 Juni untuk layanan Transjakarta, MRT, dan LRT guna mendorong kunjungan wisata.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Beberapa Air Suspnesion Xpeng X9 Bermasalah Di Cina, Diduga Akibat Heatwave

MPV flagship Xpeng, yakni X9, tengah menjadi sorotan setelah sejumlah pemilik di Chongqing, China,

57 menit yang lalu


Berita
Begini Penampakan Interior Freelander 8

Chery-JLR resmi merilis gambar pertama interior model produksi perdananya, Freelander 8, melalui akun media sosial resminya.

1 jam yang lalu


Berita
Voltron Siapkan Ekspansi Jaringan Charging Hub, Bidik Pengguna Pribadi hingga Armada Komersial

Dalam pengembangan jaringan, Voltron juga mengandalkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN untuk memastikan kesiapan pasokan listrik.

2 jam yang lalu


Berita
Ford Indonesia Luncurkan New Everest Platinum dan Ranger Series 2026, Andalkan Mesin V6 Turbo Diesel

Ford Indonesia luncurkan New Everest Platinum V6 Turbo Diesel 2026 dan Ranger Series dengan mesin diesel baru serta fitur keselamatan di Bogor.

3 jam yang lalu


Berita
Siap Launching Sedan Listrik, Mazda Indonesia Targetkan 1.500 SPK di GIIAS 2026

Mazda juga secara perdana bakal memasarkan sedan listrik mereka.

4 jam yang lalu