Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tidak Seperti Motor, Bantuan Mobil Listrik Diundur 1 April 2023

Sebelumnya pada pengumuman pertama, pemerintah akan memberikan subsidi kendaraan listrik mulai 20 Maret tahun ini.
Berita
Selasa, 21 Maret 2023 06:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dalam pengumuman kebijakan bantuan subsidi terbaru yang diberikan pemerintah, untuk pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) mobil dan bus akan disampaikan pada 1 April 2023. 

“Selanjutnya untuk KBLBB roda empat ke atas, termasuk bus, program yang kami sebut sebagai insentif fiskal akan diumumkan peluncuran kebijakannya tepat pada 1 April. Saat ini proses finalisasi tengah kami rampungkan bersama,” kata Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers mengenai bantuan pemerintah dan insentif fiskal untuk KBLBB yang disiarkan melalui Youtube Kementerian Maritim dan Investasi di Jakarta, Senin (20/3).

Luhut juga menambahkan, pemberian bantuan subsidi kendaraan listrik ditujukan agar harga kendaraan listrik lebih terjangkau. Perlu diketahui, harga mobil listrik saat ini masih  terhitung mahal.

"Maka dari itu kami memberikan bantuan insentif fiskal untuk meningkat terutama bagi mereka yang belum mampu beli KBLBB dengan harga penuh," tambah Luhut.

BACA JUGA

Sebelumnya pada pengumuman pertama, pemerintah akan memberikan subsidi kendaraan listrik mulai 20 Maret tahun ini. Namun, kebijakan program bantuan pemerintah KBLBB baru hanya untuk roda dua baik motor baru maupun motor konversi sudah dapat diluncurkan.

Dalam bantuan subsidi sendiri, terdapat dua produsen mobil yang menerimanya, yaitu Hyundai dengan Ioniq 5 dan Wuling bersama Air ev. Bukan tanpa alasan kenapa hanya dua model itu yang saat ini mendapat subsidi. Sebab, motor maupun mobil listrik yang mendapat bantuan pemerintah itu harus diproduksi di Indonesia dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%.

"Untuk kendaraan roda empat atau mobil sekarang ada 2 produsen Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev itu kami usulkan untuk sejumlah 35.900 unit kendaraan yang sudah melakukan produksi di dalam negeri," papar Agus dalam konfersi pers Bantuan Subsidi Kendaraan listrik yang disiarkan secara daring, Senin (6/3).


Tags Terkait :
Subsidi Insetif Mobil Listrik Kendaraan Listrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Minat Beli Kendaraan Listrik Rendah, Bantuan Subsidi Akan Dievaluasi

Pemerintah akan mengevaluasi secara berkala mekanisme insentif atau bantuan pemerintah untuk kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Harga Wuling Air EV Setelah Dapat Potongan PPN 10 Persen

Saat ini Wuling Air EV terdapat dua tipe yang dijual versi long range dan standard range.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Harga Hyundai Ioniq 5 Setelah Dapat Potongan PPN 10 Persen

Konsumen pembeli mobil listrik hanya perlu membayar PPN 1 persen sementara 10 persen ditanggung pemerintah.

2 tahun yang lalu


Berita
Insentif PPN untuk Mobil Listrik Berlaku hingga Desember 2023

Insentif PPN DTP ini hanya berlaku untuk Tahun Anggaran 2023 dengan mulai berlaku masa pajak April 2023 sampai dengan masa pajak Desember 2023.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

3 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

9 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 11 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

12 jam yang lalu