Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Soal Elektrifikasi, Mobil Hybrid Lebih Laris dari Kendaraan Listrik Murni

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil hybrid mencapai penjualan 17.305 unit di semester I/2023.
Berita
Sabtu, 22 Juli 2023 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Penjualan mobil hybrid (HEV) dari pabrik ke diler alias wholesales mengalahkan mobil listrik (EV).

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil hybrid mencapai penjualan 17.305 unit di semester I/2023. Sedangkan mobil listrik tercatat hingga Juni mencapai 5.849 unit.

Hal ini disebabkan semakin banyaknya produk HEV yang ditawarkan ke pasar nasional, ditambah mobil yang memiliki dua jenis mesin penggerak ini banyak ditawarkan pada harga yang cukup terjangkau Rp 300 juta hingga Rp 600 juta dibandingkan dengan harga mobil listrik.

Dengan catatan tersebut, HEV menjadi kendaraan listrik paling banyak di Indonesia dengan market share 74,7 persen dari seluruh penjualan mobil listrik nasional 23.153 unit.

BACA JUGA

Berikut 10 merek mobil hybrid terlaris, yang mencetak volume penjualan wholesale tertinggi di Indonesia pada semester I 2023:

  1. Toyota All New Kijang Innova Zenix Q Modellista: 4.454 unit
  2. Toyota All New Kijang Innova Zenix V Modellista: 2.120 unit
  3. Toyota All New Kijang Innova Zenix G: 1.644 unit
  4. Suzuki All New Ertiga GX Hybrid AT: 1.411 unit
  5. Suzuki All New Ertiga SS Hybrid AT: 1.058 unit
  6. Toyota All New Kijang Innova Zenix V: 1.043 unit
  7. Suzuki XL-7 Alpha Hybrid AT: 835 unit
  8. Suzuki All New Ertiga GX Hybrid MT: 789 unit
  9. Toyota Corolla Cross 1.8 Hybrid: 576 unit
  10. Lexus RX 350h: 473 unit

Larisnya mobil yang menggunakan energi dari baterai saat melaju dengan kecepatan rendah ini, memang sungguh mengejutkan. Pasalnya dalam menekan angka emisi karbon, pemerintah memberikan subsidi hanya kepada mobil listrik murni, sedangkan hybrid tidak.

"Mobil hybrid belum kita tetapkan untuk dapat insentif," kata Menperin Agus Gumiwang di Karawang, Jawa Barat, Selasa (13/6).

Perlu diketahui, mobil hybrid rata-rata mengeluarkan emisi karbon 80 gram CO2 per kilometer. Lebih rendah dibanding mobil konvensional yang menggunakan BBM yang emisinya mencapai 240 gram CO2 per kilometer. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Hybrid Mobil Listrik Gaikindo
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Renault Jalin Kerjasama dengan Produsen Asal China Hadirkan SUV Hybrid

SUV Hybrid akan bersaing di segmen D di Korea Selatan.

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Renault Kolaborasi Dengan Geely Merakit Mobil Hybrid

Renault dan Geely sepakat mengembangkan mobil hybrid untuk pasar Asia.

4 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Mengintip Spesifikasi Casper, SUV Terkecil Hyundai Yang Dilansir Akhir Tahun

Hyundai bakal menjual Casper yang memiliki dimensi lebih kecil dibanding Kona. Simak bocoran spesifikasinya

4 tahun yang lalu


Berita
BYD Ancang-Ancang Masuk Ajang F1

F1 akan menjadi bahan memoles citra BYD secara global

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

4 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

6 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

7 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

9 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

10 jam yang lalu