Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Percepat Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia dengan ENTREV

Kebijakan yang dikeluarkan dapat merencanakan dan juga memfasilitasi pembangunan charging station
Berita
Rabu, 2 Agustus 2023 10:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia akan dilakukan melalui program Enhancing Readiness For The Transition To Electric Vehicle (ENTREV) In Indonesia, yaitu program kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan United Nations Development Programme (UNDP).

"Kebijakan yang dikeluarkan dapat merencanakan dan juga memfasilitasi pembangunan charging station ini maupun swap baterai di lokasi-lokasi strategis seperti tempat parkir," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari dikutip dari Antara, Selasa (1/8).

Nantinya, area transportasi publik tersebut bisa meningkatkan ketersediaan dan aksesibilitas kendaraan listrik. "Program ini juga memerlukan upaya kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," papar Ida.

Selain itu, pemerintah sendiri juga telah merencanakan target pembangunan charging station, swap baterai maupun instalasi listrik privat sebanyak 1.558 unit di tahun 2024. 

BACA JUGA

"Sampai dengan Juni 2023 telah terbangun 2.188 unit yg terdiri atas 842 unit charging station maupun instalasi listrik privat dan 1.346 unit swap baterai. Ini tentunya melebihi dari target yang kami rencanakan," kata Ida. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Listrik Kendaraan Listrik Elektrifikasi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

5 hari yang lalu

Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

1 minggu yang lalu


Berita
Tiga Model Nissan Yang Irit, Bisa Saingi Mobil Listrik Saat Ini

Tiga model Nissan e-Power irit BBM saingi mobil listrik: Kicks (24,8 km/l), Serena (19-22 km/l), X-Trail (23,2 km/l) dengan pengalaman EV.

2 minggu yang lalu


Berita
Mobil Listrik Termurah Kia Diproduksi Massal, Ini Bocorannya

Produksi massal Kia EV2 dimulai di pabrik Zilina, Slovakia. Mobil listrik termurah Kia hadir dalam varian Air, Earth, GT-Line dengan jarak tempuh hingga 317 km.

3 minggu yang lalu


Terkini

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

1 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

2 jam yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

17 jam yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

18 jam yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

18 jam yang lalu