Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjelasan Ilmiah Kenapa Mobil Listrik Lebih Hemat dari Kendaraan BBM

Kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) yang diubah menjadi energi gerak dalam kendaraan hanya sekitar 13-15 persen saja. Sisanya, jadi energi panas.
Berita
Sabtu, 15 Juli 2023 13:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) yang diubah menjadi energi gerak dalam kendaraan hanya sekitar 13-15 persen saja. Sisanya, jadi energi panas.

Sedangkan, pada energi listrik, proses untuk menjadi energi gerak, lebih efisien hingga mencapai sekitar 80 persen. Hal ini sendiri tidak lepas dari hukum kekekalan energi.

"Kenapa listrik lebih hemat? Ada hukum kekekalan energi. Energi tidak bisa diciptakan atau tidak bisa dimusnahkan, tapi bisa diubah menjadi bentuk energi lain dalam ekosistem tertutup," Darmawan Prasodjo saat rapat bersama Komisi VI DPR RI Jakarta, Rabu (12/7) yang disiarkan melalui Youtube.

Ia pun menambahkan, mobil ICE (Internal Combustion Engine), itu ada piston naik. Ada spray bahan bakar, kemudian dibakar dan bergerak, lantas turun lagi. Naik lagi, di-spray lagi, seperti itu terus. Maka efisiensi dari BBM jadi energi kinetik hanya 13-15 persen.

BACA JUGA

"Jika kita mencontohkan, kipas angin dari energi listrik jadi energi kinetiknya lebih dari 80%, hampir tidak ada panas. Itu buktinya kenapa kipas angin tidak disediakan knalpot, karena energinya diubah jadi energi kinetik," ujar Darmawan.

Darmawan juga menyinggung soal biaya mobil listrik, Ia memperkirakan satu liter bensin di mana mobil dapat menempuh sekitar 10 kilometer setara dengan 1,5 kWh listrik.

"Jika perhitungan sekarang, 1 kWh listrik dibanderol sekitar Rp 1.600, atau Rp 2.500 untuk 1 kWh. Jika dibandingan dengan Pertalite Rp 10.000 per liter, sementara Pertamax Rp 12.400 per liter, jauh lebih murah," ujar Darmawan. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Listrik Mobil Bbm Pln Kendaraan Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

1 hari yang lalu

Berita
Hyundai Santa Fe EREV Bakal Hadir 2026, Intip Spesifikasinya

Hyundai Santa Fe EREV direncanakan sebagai model EREV pertama Hyundai dengan jarak tempuh hingga 960 km. Perkenalan pada publik dijadwalkan pada 2026.

1 hari yang lalu


Berita
7 Seater VinFast Meluncur Dengan Harga Tak Sampai 500 Juta

Harga VinFast VF MPV 7 di Indonesia dimulai dari Rp 345 juta OTR Jakarta dengan opsi baterai berlangganan. MPV listrik 7 seater ini diproduksi di pabrik Subang dan memiliki jangkauan 450 km.

1 minggu yang lalu


Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

2 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Garam Sudah Mulai Diproduksi Namun Masih Belum Bisa Geser Baterai LFP

Produksi baterai garam natrium dimulai oleh Pret dan CATL untuk penyimpanan energi serta kendaraan khusus, tapi belum gantikan LFP karena kepadatan energi lebih rendah.

2 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

3 minggu yang lalu


Berita
Pabrik Ford Di Spanyol Diakuisisi Geely, Siap Produksi EX2 Untuk Pasar Eropa

Ford harus rela menyerahkan pabrik mereka di Spanyol kepada Geely. Produsen China bakal menjadikan pabrik tersebut sebagai basis produksi EV dan PHEV mereka untuk pasar Eropa.

3 minggu yang lalu


Berita
Xiaomi YU7 Ultra 990 Hp Mulai Terkuak Sebelum Debut Dunianya

Xiaomi YU7 GT 990 hp terlihat menumpuk di pabrik menjelang debut akhir Mei. SUV ini prioritaskan touring dengan range 705 km CLTC dan top speed 300 km/jam.

4 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Masih Bingung Perbedaan REEV Dengan PHEV? Ini Penjelasannya

Changan Deepal S05 resmi melantai di Indonesia. Sebagai mobil REEV, apa saja keunggulannya?

15 menit yang lalu


Berita
BMW Seri 7 Terbaru Mulai Diproduksi

Akan hadir sebagai mobil ramah lingkungan dengan melibatkan banyak proses produksi dengan energi alami.

1 jam yang lalu


Berita
Seperti Presiden Prabowo, Kini PM Jepang Pilih SUV Sebagai Mobil Dinas

Jika di negara kita, Presiden Prabowo lebih memilih menggunakan SUV sebagai mobil dinas dibandingkan dengan sedan limousine, maka hal ini juga terjadi di Jepang.

14 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Kemungkinan Hadirkan Fitur Parkir Canggih Ini di Indonesia

Jaecoo SIVP Super Intelligent Valet Parking Indonesia berpotensi hadir melalui teknologi parkir otonom berbasis AI, radar, dan kamera yang mampu beroperasi di area sempit dan ramai.

15 jam yang lalu


Berita
Begini Cara Unik Brand China Kirim Mobil Keluar Negeri Meski Kapal Angkut Penuh

Alih-alih mengandalkan kapal pengangkut mobil khusus, Leapmotor menempatkan kendaraannya pada rangka logam, yang kemudian dimuat ke kapal kargo konvensional.

16 jam yang lalu