OTODRIVER - iCar V27 resmi diperkenalkan di Indonesia. Kehadiran model ini melengkapi lini produk iCar, setelah sebelumnya memasarkan V23, sekaligus menjadi SUV terbesar yang pernah ditawarkan oleh merek asal China tersebut di tanah air.
Secara tampilan, iCar V27 masih mengusung bahasa desain khas keluarga iCar yang mengedepankan siluet boxy dengan sentuhan retro-modern. Fasia depan dibekali lampu utama berbentuk vertikal, dipadukan grille sederhana serta bumper berdesain kokoh. Di bagian samping, overfender berukuran besar, garis bodi tegas, serta pelek berdiameter besar semakin mempertegas karakter SUV petualang.
Dimensinya pun jauh lebih besar dibandingkan V23. SUV ini memiliki panjang sekitar 5 meter dengan wheelbase 2.910 mm, sehingga menjanjikan kabin yang lebih lapang sekaligus ruang bagasi yang lebih lega. Kehadiran ban serep yang ditempatkan di pintu belakang juga semakin memperkuat aura SUV off-road klasik yang menjadi daya tarik utamanya.
Namun yang paling menarik justru terdapat pada sektor penggeraknya. Berbeda dengan V23 yang merupakan kendaraan listrik murni (BEV), iCar V27 menjadi model pertama iCar yang mengusung teknologi Range Extender Electric Vehicle alias REEV. Sistem ini memanfaatkan motor listrik sebagai penggerak roda, sementara mesin bensin 1.500 cc turbo hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.
Untuk pasar global, iCar menawarkan dua konfigurasi penggerak. Varian penggerak roda belakang (RWD) menggunakan satu motor listrik bertenaga sekitar 252 hp. Sementara versi AWD mengandalkan dua motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 456 hp, memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya sekitar 5,5 detik.
Energi listrik disimpan dalam baterai LFP berkapasitas 34,3 kWh. Dalam kondisi baterai penuh dan tangki bahan bakar terisi penuh, iCAR mengklaim V27 mampu menempuh jarak hingga sekitar 1.200 km berdasarkan siklus pengujian CLTC. Sementara kemampuan berkendara dalam mode listrik murni mencapai lebih dari 200 km, tergantung varian yang dipilih.
Selain mengandalkan performa, iCar juga membekali V27 dengan teknologi keselamatan dan bantuan berkendara modern. SUV ini telah mengusung sistem ADAS terbaru, layar infotainment berukuran besar, konektivitas digital, hingga berbagai mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan karakter permukaan jalan.
Masuknya V27 ke Indonesia memperlihatkan langkah serius iCAR dalam menggarap segmen SUV bergaya adventure yang kini semakin diminati. Berbeda dari SUV ladder frame konvensional bermesin diesel, V27 menawarkan pendekatan baru melalui teknologi EREV yang mengombinasikan sensasi berkendara mobil listrik dengan fleksibilitas perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran mengenai ketersediaan stasiun pengisian daya.
Meski telah resmi diperkenalkan kepada publik Indonesia, iCar masih belum mengumumkan spesifikasi final untuk pasar domestik beserta harga jual resminya. Informasi tersebut diperkirakan akan diumumkan pada ajang GIIAS 2026 mendatang. (AW).
