OTODRIVER – Mobil bergenre Touring tentu menarik perhatian karena desainnya yang tidak biasa dan begitu dimintai para pencinta mobil unik. Hal tersebut yang mendasari GWM untuk menghadirkan GWM Ora 5 Touring.
Kabar terbaru, terungkap melalui dokumen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China. Bahwa model ini segera hadir di Indonesia.
Dilansir dari laporan Drive pada Minggu (16/8) waktu setempat, Ora 5 Touring mengusung desain yang menyerupai wagon serta ukuran lebih panjang dari Ora 5 varian standar. Ora 5 Touring diposisikan di segmen SUV listrik kelas menengah.
Berdasarkan gambar dan data MIIT, Ora 5 Touring memiliki desain bagian belakang yang berbeda dari Ora 5 standar. Bagian belakang dibuat lebih panjang dengan pilar D yang lebih besar serta lampu belakang baru yang terhubung melalui bilah lampu memanjang.
Ora 5 Touring memiliki panjang 4.758 mm dan tinggi 1.630 mm. Ukurannya 287 mm lebih panjang, tetapi 11 mm lebih rendah dibandingkan Ora 5 versi standar.
Sebagai perbandingan, Ora 5 Touring 143 mm lebih panjang dan 40 mm lebih rendah dibandingkan Geely EX5. Sementara dibandingkan BYD Seal 6 Touring versi plug-in hybrid, model GWM tersebut 82 mm lebih pendek tetapi 125 mm lebih tinggi.
Spesifikasi teknis lengkap Ora 5 Touring belum diumumkan. Namun, pihak GWM sebelumnya menyebut mobil listrik tersebut akan menggunakan baterai berkapasitas lebih besar dibandingkan baterai 58,3 kWh yang digunakan Ora 5 varian standar.
Di Australia, Ora 5 Touring diperkirakan akan dibanderol mendekati 40.000 dolar Australia atau setara Rp508 juta dolar. Harga tersebut menempatkannya di atas Ora 5 standar yang saat ini dipasarkan mulai 33.990 dolar Australia atau setara Rp431 juta. Mobil ini akan meluncur di Australia pada akhir 2026. (AB)
