Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Peluncuran Tesla Cybertruck Kembali Terancam Penundaan Karena Pasokan Baterai

Untuk akselerasi, Tesla minta bantuan pabrik baterai dari China, Jepang dan Korea
Berita
Sabtu, 11 Maret 2023 10:05 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tak bisa disangkal bahwa Tesla Cybertruck merupakan pikap EV paling kontroversial di kolong jagad. Setelah diperkenalkan pada 2019 silam dan dijanjikan akan meluncur 2021, Cybertruck telah mengalami penundaan beberapa kali peluncuran resmi.

Berita paling terakhir, pabrikan asuhan Elon Musk ini lagi-lagi dikabarkan terancam mengalami penundaan peluncuran lagi. Hal itu disebabkan oleh kekurangan pasokan baterai untuk pikap berdesain kaku ini.

Seperti dilansir Motor1, Tesla tengah berusaha untuk meningkatkan produksi baterai sel 4680 untuk pikap ini hingga lima kali lipat. Akan tetapi nampaknya Tesla tidak bisa memenuhi permintaan tersebut untuk dipasangkan pada produksi Cybertruck yang sedang digeber.

Untuk menghindari keterlambatan, pihak Tesla pun akhirnya memutuskan untuk beralih mengambil sumber pasokan ekternal dari pabrikan China, Jepang dan Korea Selatan.

BACA JUGA

Tesla telah lama memuji keunggulan baterai sel 4680. Penamaan baterai ini berdasarkan dimensi sel eksternal (dimensinya 46 mm x 80 mm). Tesla membuat perangkat ini di fasilitasnya di Nevada, AS dan Berlin, Jerman. Baterai sel 4680 untuk digunakan dalam kendaraan seperti Model Y dan Cybertruck.

Menurut CEO Elon Musk, sel baterai dapat memangkas biaya hingga 50 persen berkat ukurannya yang lebih besar (Tesla saat ini menggunakan baterai sel 2170) yang menggunakan proses elektroda pelapis kering baru, dan beberapa inovasi baru lainnya.

Sumber yang tidak disebutkan namanya oleh Reuters mengatakan bahwa meskipun Tesla telah berhasil dalam lapisan kering anoda (elektroda negatif), namun masih berupaya untuk menghasilkan lapisan kering katoda (elektroda positif). Seharusnya di atas kertas sel baterai 4680 mendapatkan efiseiensi yang lebih baik.

Namun ternyata generasi pertama 4680 yang dibuat di Fremont, California gagal memenuhi syarat secara teknis, kepadatannya meleset dari yang ditargetkan.

Tak mau menunda peluncuran lagi, Tesla pun mengontak LG dari Korea Selatan dan Panasonic dari Jepang untuk membantuknya meningkatkan produksi di AS

Untuk menurunkan biaya material, Tesla beralih ke Ningbo Robay New Energy dan Suzhou Dongshan Precision Manufacturing China. Tidak jelas dampak apa yang akan terjadi pada kendaraan yang menggunakan kemampuan material tersebut untuk memenuhi syarat untuk insentif pajak EV federal di A.S.

Langkah ini pun mampu mendongkrak produksi 4680 hingga 500 persen hingga akhir 2023. Dan dengan demikian diharapkan Tesla Cybertruck masuk ke pasar tanpa ada keterlambatan lagi.


Tags Terkait :
Tesla Cybertruck Delay
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Varian Termurah Cybertruck Diburu Konsumen Bikin Tesla Malah Stop Buka Pesanan, Ini Alasannya

Tesla Cybertruck varian termurah sudah tidak bisa dipesan karena dianggap terlalu banyak peminat.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Hummer EV Masuk Ring Siap Hajar Cybertruck

Hal terbesar bagi Hummer untuk bisa menekuk minat pengguna Cybertruck adalah harganya yang cukup mahal

5 tahun yang lalu

Berita
Setelah Supercar, Kini Polisi Pariwisata Dubai Pakai Tesla Cybertruck

Tesla Cybertruck dipercaya sebagai mobil dinas kepolisian di Dubai, Simak detailnya

1 tahun yang lalu


Berita
Banyak Masalah, Sekarang Giliran Tesla Kabarkan Pedal Akselarator Cybertruck Longgar Sehingga Ditunggu Pengirimannya

Banyak konsumen Tesla Cybertruck yang sudah mengeluh setelah menunggu lama mobil yang mereka pesan tak kunjung tiba dikarenakan banyak masalah.

1 tahun yang lalu


Berita
Tesla Cybertruck Tercatat Sebagai Pikap Terkencang Di Kolong Jagad

Kecepatan berakselerasinya lebih kencang dari GMC Hummer EV

1 tahun yang lalu


Berita
Terlalu Gembrot, Tesla Cybertruck Terancam Gagal Di Pasar Eropa

Bobot Tesla Cybertruck lebih dari 4 ton, terlalu berat untuk kategori lisensi mobil pada umumnya

1 tahun yang lalu


Berita
Permintaan Tinggi, Waktu Tunggu Tesla Cybertruck Hingga Lima Tahun

Saat ini permintaan Tesla Cybertruck mencapai 1,9 juta dan akan terus bertambah.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Update Tesla Cybertruck. Dimensi Akan Lebih Mungil dan Produksi Masal Mulai 2024

Tesla telah terlambat 3,5 tahun menghadirkan Cybertruck setelah mereka membuka pemesanan

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Selain CR-V, HR-V, Dan WR-V, Ada Juga Honda ZR-V

Apa bedanya dibandingkan Honda HR-V?

2 menit yang lalu


Berita
MAXUS Resmikan Dealer Baru di PIK, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jabodetabek

MAXUS Indonesia resmikan dealer baru MAXUS PIK Jakarta dengan konsep 3S, perkuat ekosistem kendaraan listrik di Jabodetabek. Tampilkan MIFA 7 dan MIFA 9.

31 menit yang lalu


Berita
LEPAS Siapkan SUV EV Pertama di Dunia di IIMS 2026

LEPAS perkenalkan SUV EV pertama di dunia pada IIMS 2026. Model ini usung filosofi 'Drive Your Elegance' dengan desain elegan untuk gaya hidup urban modern.

47 menit yang lalu


First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

6 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

11 jam yang lalu