Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jerman Tarik Subsidi Untuk Mobil Listrik, Para Pabrikan Berikan Subsidi Mandiri Hingga Rp 70 Juta

Dengan diberhentikannya subsidi oleh pemerintah Jerman, maka produsen menawarkan subsidi mandiri yang besarnya hingga Rp 70 jutaan.
Berita
Rabu, 20 Desember 2023 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pemerintah Jerman secara resmi menghentikan program subsidi kendaraan listrik pada akhir pekan lalu. Hal ini membuat beberapa produsen mencari cara jitu agar mobil listrik mereka tetap laku di negara tersebut.

Seperti dilansir Arena Ev, produsen seperti Tesla, Mercedes-Benz, VW dan Stellantis  akhirnya menyediakan program subsidi mandiri kepada calon pemilik kendaraan untuk mengatasi penghentian subsidi kendaraan listrik secara mendadak di Jerman.

Pemerintah Jerman mengumumkan penghentian subsidi kendaraan listrik pada 16 Desember, aturan itu berlaku efektif mulai 17 Desember.

Pabrikan besar yang bermain di ranah elektrik akan memberikan subsidi kepada para pemilik kendaraan di Jerman hingga 4.500 euro atau setara dengan Rp 76 juta.

BACA JUGA
Tesla juga salah satu yang terlaris di Jerman

Tesla telah melakukan hal itu untuk kendaraan yang dipesan mulai tanggal 18 Desember dan dikirimkan pada tanggal 31 Desember. 

Namun, tidak ada panduan mengenai apa yang akan terjadi pada mobil yang dikirimkan tahun depan, jadi mungkin pada tanggal 1 Januari merek tersebut akan mengakhiri semua subsidinya.

Sementara itu, Mercedes-Benz mengeluarkan siaran pers yang mengatakan bahwa mereka akan terus membayar bagian pabrikannya sebesar 2.250 euro atau setara Rp 42 juta untuk pesanan yang dilakukan hingga dan hingga 31 Desember.

Selain itu, untuk pengiriman dan registrasi antara tanggal 18 Desember dan 31 Desember, mereka juga akan menanggung bagian pemerintah. Untuk pesanan yang dikirim pada tahun 2024 dan yang dibuat mulai 1 Januari 2024, Mercedes-Benz hanya akan membayar bagian pabrikan.

VW mengatakan kepada Reuters bahwa mereka akan membayar seluruh subsidi untuk mobil yang dipesan sebelum 15 Desember dan dikirimkan serta didaftarkan tahun ini. VW EV yang didaftarkan antara 1 Januari dan 31 Maret akan menerima subsidi sekitar Rp 76 juta-an, sejalan dengan pengurangan subsidi yang direncanakan pada tahun 2024 sebelum dihapuskan seluruhnya oleh pemerintah.

Stellantis juga akan menanggung subsidi penuh untuk semua mereknya hingga 31 Desember, dan akan menawarkan pengurangan subsidi bagi pelanggan yang mendaftarkan kendaraannya paling lambat tanggal 29 Februari. (AB)


Tags Terkait :
Jerman Subsidi Mobil Listrik Mobil Baru
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mengenal Lebih Dekat Xpeng L03 Setir Kanan Yang Debut Dunia di Indonesia

Xpeng L03 setir kanan pertama di Asia Tenggara,debut di GIIAS 2026. Model ini dilengkapi tiga chip AI Turing dan sistem intelligent driving NGP VLA 2.0.

3 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

3 bulan yang lalu


Berita
Akali Tarif Impor Eropa, BYD Mulai Ekspor Dari Pabrik Thailand

Dalam upaya mangakali tarif ekspor ke Eropa, kini BYD resmi mulai mengekspor mobil rakitan Thailand ke Eropa untuk pertama kalinya.

11 bulan yang lalu


Berita
Penjualan Mobil Listrik Di Eropa Menurun, Jerman Terparah

Penjualan mobil listrik di Benua Eropa mengalami penurunan.

2 tahun yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Hingga BMW Memprotes Tarif Baru Impor Mobil Listrik Asal China

Keputusan Komisi Eropa mengenakan tarif sebesar 38 persen pada kendaraan listrik impor dari China diprotes para pelaku industri otomotif di Jerman. Mengapa?

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Subsidi Dicabut Pemerintah, Penjualan EV di Jerman Terjun Bebas

Pada awalnya pemerintah Jerman memberikan insentif untuk mobil listrik yang dijual di negara mereka. Namun akhirnya insentif tersebut dicabut per akhir tahun lalu.

2 tahun yang lalu


Berita
Jerman Tarik Subsidi Untuk Mobil Listrik, Para Pabrikan Berikan Subsidi Mandiri Hingga Rp 70 Juta

Dengan diberhentikannya subsidi oleh pemerintah Jerman, maka produsen menawarkan subsidi mandiri yang besarnya hingga Rp 70 jutaan.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Volkswagen Siapkan Mobil Listrik Dengan Harga Terjangkau di 2025, Ini Bocorannya

Varian entry level ini akan membuat Volkswagen mampu bersaing dengan pabrikan Jepang dan China di pasar Asia.

5 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Melihat Lebih Dekat Spesifikasi Kia PV5, Van Listrik Modular Trendy. Konon Segera Meluncur di Indonesia

Setelah wara-wiri di IIMS 2026 dan GIIAS 2026, Kia PV5 makin dekat dengan kepastian rilis resmi di Tanah Air. Simak spesifikasi teknisnya.

9 jam yang lalu


Berita
Bongkar Rahasia Desain JETOUR T2 i-DM, Bukan Sekadar Boxy

Secara eksterior, JETOUR T2 i-DM mengandalkan siluet an boxy dengan filosofi three-box body proportion. Apa inspirasinya?

14 jam yang lalu


Berita
Di Indonesia Jadi Mobil Angkut Cabai, di Filipina Suzuki Carry Asal Indonesia Jadi Mobil Patroli Polisi

Suzuki Carry di Filipina dijadikan kendaraan patroli polisi

15 jam yang lalu


Berita
BMW Group Indonesia Kembali Jadi Sustainable Mobility Partner Maybank Marathon 2026

New BMW iX3 lead car Maybank Marathon 2026 memimpin kategori Half Marathon sebagai bagian dari dukungan BMW Group Indonesia bagi penyelenggaraan Maybank Marathon 2026.

17 jam yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

18 jam yang lalu