Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Akali Tarif Impor Eropa, BYD Mulai Ekspor Dari Pabrik Thailand

Dalam upaya mangakali tarif ekspor ke Eropa, kini BYD resmi mulai mengekspor mobil rakitan Thailand ke Eropa untuk pertama kalinya.
Berita
Kamis, 28 Agustus 2025 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
BYD (Foto :carnewschina.com)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dalam upaya mangakali tarif ekspor ke Eropa, kini BYD resmi mulai mengekspor mobil rakitan Thailand ke Eropa untuk pertama kalinya. Lebih dari 900 unit BYD Dolphin dikapalkan menuju Jerman, Belgia, dan Inggris, seperti diumumkan perusahaan pada Senin lalu.

Pengiriman perdana ini menggunakan kapal milik BYD sendiri, BYD Zhengzhou, sekaligus menjadi perjalanan pertama kapal tersebut dari Thailand menuju Eropa.

BYD (Foto : carnewschina.com)

Pabrik CKD BYD yang berlokasi di Rayong, Thailand, mulai beroperasi pada Juli 2024. Fasilitas ini menjadi pabrik mobil penumpang pertama BYD di luar Tiongkok dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 150.000 unit. Hasil produksinya ditujukan untuk pasar lokal Thailand sekaligus ekspor ke berbagai negara.

CKD (Completely Knocked Down) sendiri merupakan metode pengiriman mobil dalam bentuk komponen yang kemudian dirakit di negara tujuan. Cara ini umum digunakan pabrikan untuk menekan tarif impor sekaligus mendorong industri perakitan lokal.

BACA JUGA

Pada Juli lalu, pabrik di Thailand itu telah mencatat pencapaian 90.000 unit pengiriman hanya setahun setelah mulai beroperasi.

“Setelah pengiriman unit ke-90.000 pada Juli, kini kami kembali mencetak tonggak baru. Ekspor perdana Dolphin buatan Thailand ke Eropa tidak hanya menunjukkan langkah maju strategi globalisasi BYD, tapi juga menegaskan peran penting Thailand dalam rantai pasok EV dunia,” jelas Ke Yubin, General Manager BYD Thailand.

Seperti diketahui, mobil listrik buatan Tiongkok menghadapi tarif anti-subsidi yang diberlakukan Uni Eropa sejak tahun lalu. Khusus BYD, karena bersikap kooperatif dalam penyelidikan, mereka hanya dikenakan tambahan tarif 20,7% di luar bea masuk standar 10%.

Sepanjang Januari hingga Juli 2025, BYD berhasil menjual 545.003 unit EV di pasar luar negeri, meningkat 133,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara total, penjualan mobil penumpang BYD global mencapai 2.458.914 unit dalam tujuh bulan pertama tahun ini, naik 26,2% year-on-year menurut data China EV DataTracker. Namun, laju pertumbuhannya mulai melambat. Pada Juli lalu, penjualan tercatat 341.030 unit, hanya naik 0,1% dibanding tahun sebelumnya dan menjadi pertumbuhan tahunan paling rendah dalam 1,5 tahun terakhir. (AW)


Tags Terkait :
BYD Ekspor
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pabrik BYD di Subang Masuk Tahap Persiapan Akhir, Produksi Ditargetkan Segera Berjalan

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, memasuki tahap persiapan akhir. Produksi mobil listrik ditargetkan segera berjalan untuk pasar Indonesia dan regional.

1 hari yang lalu


Berita
Penjualan BYD Melorot, Geely Dan Zeekr Naik Jadi Ancaman

Pasar NEV di China sedemikian dinamisnya. BYD harus akui keunggulan Geely di pasar China.

1 hari yang lalu

Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

1 hari yang lalu

Berita
Jualan Mobil China Akhirnya Mematahkan Dominasi Selama 20 Tahun Pabrikan Jepang

Mobil China terjual sekitar 27 juta di sepanjang 2025, sedangkan Jepang di bawah 25 juta dalam periode yang sama.

1 hari yang lalu

Berita
Ini Perkiraan Nama-Nama Merek EV Tiongkok Yang Akan Bertahan Pasca 2030

Inovasi produk, pengembangan teknologi, sampai produksi lokal di luar negeri jadi faktor kunci.

1 hari yang lalu


Berita
Proton Rebadge Geely Xingyuan Dengan Nama eMas 5, Begini Spesifikasinya

Geely Geome Xingyuan bakal hadir di Malaysia dengan nama Proton eMas 5.

1 bulan yang lalu


Berita
Punya Kapal Banyak, BYD Memungkinkan Membawa Mobil Ekspor Banyak Lebih Terjangkau

Kapal-kapal ini tak hanya mengekspor mobil dari China saja, namun juga dari fasilitas produksi BYD di negara lain.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

8 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

14 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

15 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

15 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

16 jam yang lalu