Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jepang ‘Menyerah’ Hadapi Gempuran Bus Listrik Cina

BYD makin intensif garap proyek bus medium tenaga listrik di Jepang
Berita
Rabu, 15 November 2023 12:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pekan ini merupakan momentum bersejarah bagi dunia otomotif Jepang dan Cina. Karena pihak pabrikan kendaraan komersial asal Tiongkok yaitu BYD melakukan kesepakatan dengan raksasa institusi keuangan Jepang, Mizuho, di Tokyo (14/11). Bukan main-main yang disepakati, yaitu pengembangan bus ukuran medium bertenaga listrik untuk pasar Jepang.

Pihak BYD yang bermarkas di Shenzhen itu menyodorkan model J7 sebagai tahap awal pengembangan bus listrik di Jepang. Hal ini melanjutkan kontak perdana diantara keduanya pada tahun 2022 untuk pengembangan bus ukuran medium model J6 dan K8 untuk bus ukuran besar. Dua model ini juga bertenaga listrik.

Untuk model J7 sudah bisa dilakukan uji intensifnya pada 1 Januari 2024 dengan target rilis perdana di musim gugur tahun 2025. Kolaborasi ini senilai 36,5 juta Yen atau sekitar Rp 3,7 triliun. Pemakain kode ‘J” adalah penegasan bawah bus ini merupakan produk spesifik untuk pasar “Japan”.

Model J7 sendiri nantinya akan mengadopsi teknologi kendaraan listrik termutakhir. Salah satunya pada pemakaian baterai model "Blade Battery" (192.5kWh) yang mengandung lithium iron phosphate. Baterai jenis ini banyak dikampanyekna sebagai jenis baterai paling ‘ramah lingkungan’, punya durabilitas tertinggi, sekaligus memiliki tingkat keamanan terbaik saat ini.

Pemakaian Blade Battery diklaim lebih ringkas dalam hal dimensi maupun proses instalasinya. Termasuk ada klaim paling mudah dalam hal perawatan. Nantinya akan membuat bus J7 bisa melaju sejauh 250 kilometer. Dan kegiatan isi ulang dayanya memakai pola CHAeMO yang bisa pasok daya sampai 90 kW.

Baca juga: Siapakah KG Mobility Si Pemakai Bodi Jetbus 5 Versi Listrik?

Baca juga: Adiputro dan Laksana Balapan Bus Setrum

Bus J7 punya komposisi dimensi 8990 x 2300 x 3255mm (total panjang x lebar x tinggi). Bisa angkut penumpang sampai 60 orang. Dalam kerjasama ini akan dilakukan sebuah riset lanjutan yang spesifik, performa komponen penggerak daya independen pada setiap roda.

Bus baru ini juga akan memakai platform bernama “e-Platform 3.0”. Padahal secara resmi platform ini secara terpisah akan rilis perdana tahun 2026. Platform, atau secara mudah bisa dianggap sebagai sasis ini, akan menyatukan daya ke enam roda secara langsung.

Diklaim bisa menjadikan bus punya center of gravity sampai 40 persen, naik dari versi sebelumnya yang 18 persen. Selain itu bisa mengurangi setidaknya 9 persen bobot sasis. Kemudian soal kekuatan sasis naik 18 persin.

“Saat ini, produk bus maupun taksi listrik buatan BYD setiap harinya sudah beroperasi di 400 kota di 70 negara seluruh dunia. Tahun 2015 kolaborasi perdana kami dengan pihak partner Jepang kami untuk proyek bus listrik sebanyak lima unit di wilayah Kyoto. Hingga kini di Jepang sudah ada 153 unit kendaraan listrik buatan kami yang beroperasi di Jepang,” ujar Liu Xueliang selaku Liu Xueliang, President and Representative Director of BW D Japan Co., Ltd. usai inagurasi kesepakatan proyek ini dalam siaran pers resminya.

Baca juga: Isuzu Erga EV Concept, Bus Flat Deck Dengan Torsi 960 Nm

Baca juga: Bus Listrik VKTR Sudah Masuk Karoseri Laksana

Karoseri di Indonesia yang sudah bisa menangani sasis bus listrik adalah Laksana dan Adi Putro


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #truklistrik #buslistrik
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Pikap
Confirmed, Namanya Toyota Hilux Rangga

Rilis perdana bulan ‘Januari’ 2024

2 tahun yang lalu


Pikap
‘Toyota Rangga 'Jadi' Rilis Januari 2024?

Salah satu mobil ‘most anticipated’ di segmen pikap nasional

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Rangga ‘Rilis’ Tahun 2024

Saudara ‘kembarnya’, Toyota Hilux Champ, sudah rilis di Thailand pekan ini…

2 tahun yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

6 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 6 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

7 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

8 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

9 jam yang lalu