Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Persaingan Segmen LSUV Akan Semakin Membosankan. Penggerak Roda Belakang Akan Hilang

Apabila Terios dan Rush jadi penggerak roda depan
Berita
Minggu, 28 Agustus 2022 18:35 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Walau belum ada pernyataan resmi mengenai rencana perubahan Toyota Rush yang akan menyusul format Avanza menjadi sebuah LSUV berpenggerak roda depan. Namun beberapa informasi yang kami terima semakin berfokus pada kehadiran sosok LSUV dengan konstruksi Daihatsu New Global Architechture (DNGA). Dengan demikian bayangan akan sosok baru yang menjadi penerus Rush ataupun apapun itu namanya semakin merujuk pada penggerak roda depan.

Kendati demikian, kembaran Rush yakni Daihatsu Terios belum terlalu jelas apakah akan mengikuti jejak saudara kembarnya atau tetap kukuh di jalan lawasnya sebagai LSUV berpenggerak roda belakang. Namun apabila Terios pun ikutan berpindah arah menjadi sebuah LSUV, maka berakhir sudah era LSUV berpenggerak roda belakang.

Seperti kita ketahui saat ini, bahwasanya pasar LSUV Indonesia sudah didominasi oleh LSUV berpenggerak roda depan. Sebut saja Xpander Cross, Suzuki XL7 ataupun Honda BR-V.

Hilangnya opsi penggerak roda belakang pada kelas LSUV ini tentunya akan ada perubahan pada pasar. Umumnya sebagian masyarakat masih membutuhkan  kendaraan dengan penggerak roda belakang. Kebutuhan ini masih ada lantaran tak semua daerah di Indonesia memiliki akses jalan yang sama. Daerah dengan kontur tanah perbukitan dan permukaan jalan yang tidak terlalu rata tentunya akan lebih membutuhkan jenis mobil dengan penggerak roda belakang.

BACA JUGA

Dari sisi mekanikal, pengerak roda belakang lebih kokoh karena sistem penggerak rodanya terpisah dari sistem kemudi. Dengan demikian memungkinkannya memiliki konstruksi dan daya tahan yang lebih kokoh daripada sosok mobil penggerak roda depan.

Hilangnya opsi yang dilihat dari sisi fungsional ini tentu bagi sebagian pasar akan mengecewakan dan bahkan membosankan.

Sebuah LSUV di masa-masa yang akan datang akan lebih berkutat persaingan fitur-fitur kenyamanan dan semakin menjauh dari sisi fungsional dari sebuah LSUV. 


Tags Terkait :
LSUV Rush FWD
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mitsubishi New Xpander Cross, SUV 7 Seater Front Wheel Drive Terlaris di 2024

New Xpander Cross jadi raja di kelas LSUV berpenggerak roda depan

1 tahun yang lalu

Berita
Akhirnya Daihatsu Terios Akan Jadi SUV Penggerak Roda Depan

Diperkirakan akan terjadi 2027

3 tahun yang lalu


Berita
Toyota Rush Keberadaannya Diperpanjang Sampai 2025

Pengganti FWDnya tetap akan hadir sebelum Rush dieliminasi

3 tahun yang lalu


Berita
Toyota Rush Diperpanjang, Yaris Cross Pun Jalan Terus

Dibuang sayang, penjualan Rush masih bagus dan masih banyak diinginkan pasar

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
GWM Tank 300 Dapat Penyegaran, Perbaikan Serius Kinerja Off-road

Spesifikasi GWM Tank 300 baru mencakup wheelbase 3.010 mm, dimensi lebih besar, serta perbaikan sudut off-road. SUV ini akan memulai pre-sales di China pada 6 Juli mendatang.

37 menit yang lalu


Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

10 jam yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

12 jam yang lalu


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

14 jam yang lalu


Berita
Harga Baterai 50% Dari Harga Mobil, VinFast Bersaing Dengan Garansi 10 Tahun

VinFast bersaing di pasar mobil listrik Indonesia dengan menawarkan garansi yang panjang. Mobil terbaru mereka diklaim memiliki harga baterai ratusan juta.

15 jam yang lalu