Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Dengan Kecerdasan Buatan Pengisian Baterai Mobil Listrik Hanya 10 Menit

Ilmuawan berupaya menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses pengisian baterai mobil listrik.
Mobil Listrik
Selasa, 30 Agustus 2022 13:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Banyak orang tidak punya waktu untuk melakukan pengisian daya di mobil listrik yang lama, pengisian baterai mobil listrik yang tergolong lama membuat banyak orang enggan berpindah dari mobil konvensional ke mobil listrik.

Mobil listrik Hyundai IONIQ 5 membutuhkan waktu 17 menit dari 10% - 80% untuk mengisi baterai. Itu pun sudah menggunakan teknologi fast charging. Namun bagaimana jika proses charging bisa dilakukan lebih cepat? Para ilmuwan di American Chemical Society (ACS) mengklaim mereka telah menemukan cara untuk mengisi baterai EV dalam waktu kurang dari sepuluh menit tanpa merusak baterai.

Dilansir dari carbuzz, ilmuwan dari Idaho National Laboratory, Dr Eric Dufek berupaya menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses pengisian baterai mobil listrik. Kecerdasan buatan itu nantinya menganalisa data pengisian daya.

Nantinya, AI dalam tahapannya akan memasukkan informasi tentang kondisi baterai lithium-ion di mobil listrik selama siklus pengisian dan pemakaiannya. Analisa itu kemudian dijadikan data untuk mengidentifikasi sekaligus mengoptimalkan proses pengisian baterai mobil lisatrik.

Metode yang mereka kenalkan adalah memaksimalkan proses pengisian daya yang ada dalam baterai dengan teori fisika sehingga pengisian baterai mobil listrik bisa lebih cepat lagi hingga 10 menit.

Namun, pengisian daya ultra-cepat ini masih dalam penelitian yang sedang berlangsung, dan langkah selanjutnya adalah mencari cara untuk meningkatkan kemampuan pengisian cepat. "Kami sedang mencari untuk meningkatkan energi sel dan optimasi lanjutan secara keseluruhan sehingga kami dapat terus bergerak maju di jalur ini." ujar Dr Eric Dufek.
 


Tags Terkait :
Mobil Listrik Baterai Pengisian Daya
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 9 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

11 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Baru Dijual di Indonesia, Kakaknya Malah Sudah Rilis di China

Changan Nevo Q06 memiliki dimensi yang besar dan dijual dengan harga setara Rp 300 jutaan. Simak keunggulannya.

18 jam yang lalu


Berita
PHEV Bisa Punya Peran Lebih Besar Sebagai Aset Tanggap Bencana

PHEV punya potensi dan keluwesan sebagai mobil yang dapat diandalkan saat terjadi bencana

1 hari yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

8 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 9 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

10 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

11 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

11 jam yang lalu