Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kota Ini Izinkan Kendaraan Tanpa Pengemudi di Jalan Raya

Satu mobil tanpa pengemudi buatan perusahaan tersebut berhasil menyelesaikan perjalanan sejauh 9,6 km dalam waktu sekitar setengah jam.
Berita
Selasa, 2 Agustus 2022 11:10 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Evolusi industri otomotif yang berkembang pesat selama dekade terakhir telah membuat hal dulu dianggap mustahil sekarang malah menjadi nyata. Shenzhen, kota metropolis di China selatan, mulai mengizinkan pengoperasian kendaraan-kendaraan otonom penuh di sejumlah ruas tertentu.

Mobil otonom sendiri adalah kendaraan yang mampu merasakan lingkungannya dan beroperasi tanpa keterlibatan manusia. Mobil tersebut dijalankan tanpa pengemudi dapat berjalan di jalan di area yang ditentukan oleh departemen manajemen lalu lintas setempat dan terkoneksi internet.

Dilansir dari Xinhua, Startup kendaraan otonom yang berbasis di Shenzhen, DeepRoute.ai, melaksanakan uji coba kendaraan otonomnya di jalan di pusat kota Shenzhen. Satu mobil tanpa pengemudi buatan perusahaan tersebut berhasil menyelesaikan perjalanan sejauh 9,6 km dalam waktu sekitar setengah jam.

Direktur Eksekutif DeepRoute.ai Maxwell Zhou mengatakan bahwa regulasi baru ini akan membantu perusahaan-perusahaan kendaraan otonom meningkatkan level teknologi mereka dan mempercepat komersialisasi kendaraan otonom.

"DeepRoute.ai telah mengoptimalkan lebih lanjut algoritmanya dan menerapkan kembali strategi keamanan untuk uji coba di jalan," ungkap Zhou. 

Kendaraan Otonom di Indonesia

Kehadiran transportasi cerdas dan ramah lingkungan seperti kendaraan listrik otonom akan membuat Indonesia menjadi negara yang terkemuka. 

Saat ini kendaraan otonom di Indonesia berada di dua titik lokasi yakni Q Big BSD City dan Kawasan BSD Green Office Park. Kendaraan listrik otonom ini berasal dari Prancis dengan merek dagang Navya varian Arma. 

Diketahui, Navya Arma memiliki penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kWh yang dapat bertahan selama 9 jam. Kendaraan listrik itu berdimensi 4,7 m x 2,1 m dengan kapasitas penumpang 15 orang, dengan formasi 11 duduk dan 4 berdiri. 

Arma dilengkapi dengan beragam sensor mulai dari pemanfaatan GPS (Global Positioning System), sensor LIDAR (Light Radar) yang digabungkan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis, kemudian akan diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi tertanam di dalam mobil.

Transportasi listrik tanpa awak ini mempunyai kemampuan akselerasi, navigasi, hingga dapat mendeteksi kondisi lingkungan di sekitarnya, termasuk menghindari halangan dan melakukan pemberhentian secara otonom.


Tags Terkait :
Kendaraan Otonom Teknologi Mobil
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Jaecoo Kemungkinan Hadirkan Fitur Parkir Canggih Ini di Indonesia

Jaecoo SIVP Super Intelligent Valet Parking Indonesia berpotensi hadir melalui teknologi parkir otonom berbasis AI, radar, dan kamera yang mampu beroperasi di area sempit dan ramai.

1 hari yang lalu


Berita
Freelander 8, Hasil Kolaborasi Chery Dengan Jaguar Land Rover Segera Dijual

Freelander 8 segera dirilis ke pasaran setelah wujud produki massal mereka muncul ke publik.

1 hari yang lalu

Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

1 hari yang lalu


Berita
Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo J8 SHS ARDIS Cocok Untuk Kegiatan Outdoor, Ini Alasannya

Jaecoo J8 SHS ARDIS offroad outdoor diuji melalui overland di Gunung Ceremai dengan tenaga hybrid 530 hp, suspensi CDC, dan fitur V2L untuk kegiatan camping.

2 jam yang lalu


Berita
Toyota Innova Zenix Segera Dapatkan Facelift

Toyota Innova Hycross alias versi India untuk Zenix terlihat melakukan pengetesan di jalanan dan diduga adalah versi facelift.

6 jam yang lalu


Berita
Ini Perbedaan Sistem Pada Mitsubishi XForce HEV dan Xpander HEV

Perbedaan sistem hybrid XForce HEV dan Xpander HEV terletak pada generasi teknologi. XForce mengadopsi sistem lebih baru dengan transaxle dua speed, sedangkan Xpander masih menggunakan single speed.

7 jam yang lalu


Berita
Ini Tiga Model Terlaris Daihatsu Yang Bikin Penjualan Meningkat

Daihatsu berhasil meningkatkan penjualan mereka pada bulan Juni. Model-model ini yang paling berkontribusi.

10 jam yang lalu


Berita
Toyota Crown Crossover Facelift Hadir, Simak Ubahannya

Toyota resmi menghadirkan versi penyegaran untuk Crown crossover di pasar Jepang. Ini detail ubahannya.

11 jam yang lalu