Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kenapa Butuh Waktu Lama Bagi Ferrari Mambuat Sebuah SUV?

Rela menunggu 7 tahun untuk mendapatkan teknologi yang pas
Berita
Jumat, 16 September 2022 08:00 WIB
Penulis : Fitra Eri


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kehadiran Ferrari Purosangue sebenarnya sudah lama dinantikan dunia. Bahkan ide membuat kendaraan 4 pintu berpenggerak AWD ala SUV sudah muncul di benak Ferrari sejak 2015 lalu. Lantas kenapa baru di 2022 ini hal itu terwujud? Kalah beberapa tahun dari Lamborghini Urus, Porsche Cayenne dan Macan, Bentley Bentayga, Rolls-Royce Cullinan atau Maserati Levante.

"Terus terang kami tidak ingin sekadar meniru yang lain. Itu bukan cara Ferrari," jelas Gianmaria Fulgenzi, Chief Product Development Officer Ferrari, yang kami temui langsung di Maranello 8 September lalu. "Ide membuat mobil seperti Purosangue sudah ada sejak 2015, tapi kami belum punya teknologi yang dibutuhkan."

Lebih lanjut Gianmaria menjelaskan, teknologi yang dimaksud adalah sesuatu yang bisa membuat Purosangue terasa seperti Ferrari murni. Artinya apa lagi kalau bukan karakter pengendaliannya, mengingat Purosangue memiliki bodi lebih tinggi dibanding semua Ferrari lainnya yang pernah mereka buat.

Lantas di 2018, divisi R&D Ferrari menemukan teknologi suspensi aktif yang langsung mereka patenkan dan diberi nama Ferrari Active Suspension Technology (FAST). Sistem ini pada dasarnya mereduksi kelimbungan dengan kemampuan meninggikan suspensi secara aktif dan individual.

Sistem ini sebetulnya bukan hal baru. Tim Williams F1 misalnya, di 1990-an mengembangkan suspensi seperti itu di mobil balap FW-14B mereka, walaupun lantas dilarang penggunaannya oleh F1 karena membuat Williams terlalu mendominasi.

Beberapa pabrikan juga memiliki sistem suspensi aktif, biasanya digabung dengan sistem suspensi udara. Tapi sistem yang dimiliki Ferrari memang berbeda, apalagi mereka tidak menggunakan air suspension sama sekali di Purosangue.

Jadi sistemnya menggunakan motor listrik yang siap memutar ulir suspensi untuk menaikturunkan kendaraan secara sangat cepat. Kerja motor listrik ini diatur oleh controller yang mendapat input dari sejumlah sensor G dan kemiringan mobil.

"Solusi yang Ferrari miliki untuk suspensi aktif jauh lebih sigap dan mampu mereduksi kelimbungan hingga 50%," ucap Gianmaria. Dengan begitu Purosangue pun bisa menikung layaknya supercar Ferrari.

"Nah, barulah setelah teknologi FAST itu kami temukan, kami mau membuat Purosangue. Karena kami yakin dengan FAST Purosangue akan terasa seperti Ferrari murni," tambah Enrico Galliera, Chief Commercial and Marketing Officer Ferrari. "Ferrari tidak akan membuat mobil kecuali kami yakin mobil itu memenuhi seluruh DNA Ferrari.

Itulah mengapa Purosangue baru meluncur sekarang di 2022. Ferrari juga tidak menampik kalau teknologi suspensi aktif ini bakal hadir di model Ferrari lain ke depannya.


Tags Terkait :
Ferrari Purosangue
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


First Drive
First Drive Ferrari 12Cilindri Spider : Sensasi Sportscar Atap Terbuka Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Otodriver membuktikan langsung Ferrari 12Cilindri Spider yang diklaim sebagai sportscar nyaman dikemudikan dalam jarak jauh di Portugal.

8 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Pertama Ferrari Meluncur 2026, Harga Mulai Rp 8,7 Miliar?

Ferrari tengah menguji EV pertama mereka di Maranello sebelum peluncurannya yang dijadwalkan awal 2026.

1 tahun yang lalu


Berita
Ferrari Tancap Gas Ikuti Tren Mobil Listrik, E-Builing Disiapkan Untuk Memproduksi Banyak Model

Ferrari bakal memproduksi banyak mobil ramah lingkungan di E-Builing. Apa saja yang bakal diproduksi? Berikut bocorannya

1 tahun yang lalu


Berita
Ferrari Rilis Mobil Terbaru Bermesin V12 Bernama 12Cilindri

Sesuai namanya, 12Cilindri dibuat sebagai bentuk penghargaan untuk mobil pertama Ferrari 125 S yang dibuat tahun 1947.

1 tahun yang lalu


Berita
Ferrari Cavalcade, Ajang Amal Dengan Balapan Sepanjang 1.200 KM

Salah satu event yang paling ditunggu-tunggu para pecinta Ferrari di seluruh dunia ialah acara Cavalcade yang menawarkan pengalaman berkendara sampai ribuan kilometer.

2 tahun yang lalu


Berita
Pameran Ferrari Classiche Berlangsung 22-25 Juni, Ada Apa Saja?

Ferrari Indonesia untuk pertama kalinya membuka pameran Ferrari Classiche yang didedikasikan untuk mobil-mobil klasik Ferrari di Ferrari Showroom di Jakarta Pusat.

2 tahun yang lalu


Berita
Harga Rp 11 Miliiar tapi Permintaan Tinggi, Ferrari Stop Pesanan Purosangue

Meskipun dibanderol $728.000 atau 11.451 miliar rupiah, Ferrari untuk sementara berhenti menerima pesanan SUV Purosangue

2 tahun yang lalu


Berita
Ferrari Purosangue Meluncur Tahun Depan di Indonesia, Harganya Tembus Rp 10 Miliar

Ferrari Indonesia memastikan bakal membawa Purosangue ke tanah air. Bagi yang sudah berencana membelinya, ketahui bocoran harganya

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hilux Generasi IX Terdaftar Masuk Indonesia. Akankah Diluncurkan Di IIMS 2026?

Hilux Gen IX akan mengusung mesin diesel 2800 cc

5 jam yang lalu


Berita
Hyundai Staria Electric Resmi Melakukan Debut Dunianya

Hyundai Staria Electric resmi melakukan debut dunianya. M

13 jam yang lalu


Berita
Hyundai Palisade Paket Lengkap Sebuah SUV Modern, Ini Skema Kreditnya

Hyundai Palisade generasi kedua memiliki banyak keunggulan sehingga membuatnya banyak diminati. Tertarik membelinya dengan cara kredit? Berikut rinciannya.

1 hari yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Honda HR-V RS e:HEV Teman Liburan Hemat, Tapi Ada Satu Kekurangannya

Honda HR-V RS e:HEV merupakan mobil yang kami anggap memiliki value for money yang baik. Berikut impresinya ketika kami gunakan plesiran.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal ID. Era 9X, Crossover VW Bertenaga Listrik

Diklaim bisa jadi pilihan yang sangat menggoda buat pasar mobil Tiongkok dan Asia.

1 hari yang lalu