Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BMW Katakan Mobil Bermesin Bakar Masih Relevan Tapi Harus Efisien

Bos BMW itu bahkan berpendapat bahwa sumber keuntungan dari bisnis mobil masih akan berasal dari mobil bermesin konvensional
Berita
Selasa, 19 April 2022 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mobil listrik merupakan satu solusi untuk menekan emisi karbon. Karenanya mobil full elektrik diproyeksikan menjadi masa depan otomotif dunia.

Semua pabrikan mobil dunia pun berlomba untuk menjadi bagian masa depan otomotif dunia ini, tak terkecuali BMW yang juga semakin gencar memperkenalkan produk-produk full elektrik.

Akan tetapi pabrikan asal Bavaria, Jerman ini juga mengatakan bahwa upaya membawa mobil listrik sebagai masa depan otomotif dunia tak semudah membalik telapak tangan.

Dikutip dari Reuter (18/04), CEO BMW, Oliver Zipse mengatakan bahwa produsen mobil harus berhati-hati dalam menyiapkan mobil listrik. Menurutnya ada beberapa merek mobil yang terburu-buru dan membuat kesalahan dalam menghadirkan mobil listrik.

BACA JUGA

“Mendorong produksi massal mobil listrik harus lebih berhati-hati. Karena hal ini membuat kita sebagai pabrikan ketergantungan pada sedikit negara yang memiliki bahan dasar dalam pembuatan baterai,” ujarnya.

Zipse membeberkan bahwa produksi komponen mobil listrik sebagian besar datang dari China. Ia menyarankan agar pabrikan tidak terlalu bergantung pada bahan tersebut dan mampu menciptakan sendiri.

Selain masalah dominasi Tiongkok pada komponen mobil listrik, banderol mobil listrik juga dinilai masih terlalu mahal, belum lagi untuk menyediakan infrastrukturnya yang belum tentu merata dan memadai di semua negara. Dan ada satu lagi mobil listrik masih bergulat dengan masalah lamanya waktu pengisian daya. Karena itu Zipse berpendapat bahwa kondisi tersebut yang menjadi alasan orang untuk berfikir ulang untuk membeli mobil listrik.

Bos BMW itu bahkan berpendapat bahwa sumber keuntungan dari bisnis mobil masih akan berasal dari mobil bermesin konvensional alias berbahan bakar fosil. Namun ia mengatakan bahwa mobil konvensional harus sangat efisien dan ramah lingkungan.

Zipse tidak menyebut secara rinci teknologi apakah yang akan diadopsi mobil konvensional yang ia maksud. Namun dipastikan hal tersebut tidak bisa jauh dari mencangkokkan teknologi hibrida.


Tags Terkait :
BMW EV BMW ICE
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Permata Bank GJAW Tawarkan Program Pembiayaan Menarik Di Akhir Pekan

GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) bakal berlangsung 21 – 30 November 2025. Ada beragam program menarik yang ditawarkan. Berikut lengkapnya.

6 bulan yang lalu


Crash Test
EV Lebih Aman Dari ICE? Ini Data Test Dari Australia

Australian NCAP (Australian New Car Assessment Program) mengungkap bahwa secara mobil-mobil setrum ini justru lebih aman dibandingkan dengan mobil internal combustion engine (ICE).

1 tahun yang lalu


Berita
Holiday In Style 2024 : BEV Mendominasi, HEV di urutan kedua dan ICE Hanya Diikuti Satu Mobil Saja

OTODRIVER - Holiday In Style (HIS) merupakan program rutin tahunan Otodriver yang biasa dilaksanakan pada akhir tahun. Menutup tahun 2024 ini, terdapat 12 mobil yang berpartisipasi dalam program tahun

1 tahun yang lalu


Berita
MUF GJAW 2024 Moment Tepat Beli Mobil

Berbeda dari pameran Gaikindo lainnya, MUF GJAW bertujuan untuk secara langsung mendorong penjualan

1 tahun yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Dominasi Penjualan EV Hatchback di Tanah Air, Lewati Pencapaian Wuling Cloud

Penjualan hatchback EV di Indonesia didominasi oleh BYD Atto 3, mereka bahkan berhasil melewati pencapaian Wuling Cloud EV.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Subsidi Dicabut Pemerintah, Penjualan EV di Jerman Terjun Bebas

Pada awalnya pemerintah Jerman memberikan insentif untuk mobil listrik yang dijual di negara mereka. Namun akhirnya insentif tersebut dicabut per akhir tahun lalu.

2 tahun yang lalu


Berita
BMW iX1 Resmi Meluncur, Harga Rp 1,447 Miliar

BMW iX1 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 1,447 miliar off-the road dan yang dihadirkan merupakan eDrive20 M Sport.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Barisan Peserta IIMS 2024, Start Sehari Usai Coblosan Pemilu

Event berlangsung tanggal 15-25 Februari 2024

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Beda Tampilan Kasat Mata Mitsubishi Xforce Hybrid dan Penyegaran Versi Bensin

Mitsubishi Xforce Hybrid dengan penggerak hybrid baru melakukan kiprahnya di Indonesia. Pada saat yang sama pihak Mitsubishi Indonesia juga meluncurkan improvement baru bagi model Xforce versi ICE.

1 jam yang lalu


Berita
SUV EREV Xiaomi Ini Bisa Berjalan 505 Km Dengan Mode EV

Xiaomi mengungkapkan spesifikasi terbaru dari lini SUV extended-range electric vehicle (EREV) Skynomad.

1 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Xforce Hybrid Resmi Meluncur Rp 445 Juta, Siap Delivery Di Agustus

Mitsubishi Xforce Hybrid resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 445 juta OTR Jakarta. Varian HEV pertama Mitsubishi ini diproduksi lokal dan siap dikirim Agustus 2026.

12 jam yang lalu


Berita
5 Keunggulan MG ZS Hybrid+ Dibandingkan Honda HR-V Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid dan Mitsubishi XForce Hybrid

MG ZS Hybrid+ sudah dijual di Indonesia dan langsung bersaing dengan SUV compact hybrid lainnya. Ini beberapa keunggulan MG ZS.

16 jam yang lalu


Pikap
Ini Harga dan Skema Cicilan Toyota New Hilux 2.8 Diesel 4x4 Dan New Hilux Battery EV AWD

Varian EV ada garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer.

17 jam yang lalu