Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sistem ADAS Wuling Almaz RS Jadi Fitur Favorit, Ini Komentar Komunitas

Fitur canggih Wuling yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan berkendara tersebut pun menjadi favorit pemiliknya. 
Berita
Senin, 27 September 2021 15:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Salah satu fitur yang jadi unggulan pada SUV Wuling Almaz RS adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang jadi bagian teknologi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE). 

Fitur canggih yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan berkendara tersebut pun menjadi favorit pemiliknya. 
Dari penuturan anggota komunitas Wuling Almaz Indonesia (WALI), fitur-fitur ADAS dirasa sangat membantu saat berkendara. Baik ketika menghadapi kemacetan di dalam kota atau saat dibawa perjalanan jauh untuk keluar kota.

Seperti dikatakan Verry Iskandar yang mengaku jika  Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Traffic Jam Assist sangat memudahkan dalam berkendara sehari-hari.

"Berbagai fitur ADAS juga sangat mendukung keselamatan berkendara. Karena itu saya suka dengan mobil ini karena sudah lengkap dengan fitur-fitur canggih berupa ADAS dan IoV,” kata pria asal Bekasi, Jawa Barat tersebut.

BACA JUGA

Sementara Yusuf dari Jakarta yang mengaku tertarik memilih Almaz RS dikarenakan harga yang kompetitif dikelasnya, ditambah adanya fitur canggih ADAS. 

"Fitur ini sangat berguna untuk saya yang tinggal di Jakarta, terutama saat di jalan tol atau kemacetan dengan fitur Traffic Jam Assist dan Lane Keeping Assist,” urainya.

Begitu pula bagi Christian Tanuwijaya, fitur IoV dan ADAS membuatnya tertarik dengan Almaz RS. Karena biasanya fitur-fitur sejenis hanya ada di mobil-mobil premium. 

"Khususnya ADAS, pada saat berkendara di jalan tol saya sangat puas dengan kenyamanannya dan tentunya mendukung keselamatan berkeluarga,” ungkap pemukim Jakarta itu.

Fitur-fitur tersebut juga mendapat respon positif dari Sony Susmana, pendiri sekaligus pengajar senior di Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI). Menurutnya ADAS adalah inovasi yang disematkan pada Almaz RS untuk membantu pengemudi agar berkendara lebih aman & nyaman. 

Teknologi ini menggunakan pemindai radar dan kamera untuk memindai objek dan marka di depan kendaraan untuk memberikan feedback kepada pengemudi melalui beragam fitur seperti Adaptive Cruise, Lane Recognition, Safe Distance & Braking Assistance, serta Automatic Light.

Meski demikian, pengguna Almaz RS pun harus menyadari jika ADAS berbeda dari sistem autonomous yang dapat bekerja sendiri secara otomatis dan independen. Karena menurut SDCI ADAS adalah teknologi semi-autopilot yang perannya membantu pengemudi dalam berkendara.

Sementara itu autonomous adalah teknologi full autopilot dimana kendaraan terhubung dengan sekelilingnya melalui pemindai dan koneksi internet untuk berkendara secara otomatis sesuai dengan input dari pengguna, tanpa perlu dikemudikan sama sekali.

Untuk itu, SDCI memberikan tips berkendara menggunakan ADAS. Di mana pertama pastikan pengemudi paham fitur ADAS termasuk cara mengaktifkan serta menonaktifkannya. Kemudian fitur pada ADAS diaktifkan sesuai dengan kebutuhan saja. 

Serta berkendara dengan proaktif dan bertanggung jawab dengan bantuan ADAS sebagai pendukung untuk memudahkan proses berkendara.

Sebagai catatan, saat ini Wuling tengah memberi harga spesial yang ditujukan bagi Almaz RS. Pada Almaz RS EX 5-Seater dibanderol Rp 350,8 juta. Lalu Almaz RS EX 7-Seater Rp 360,3 juta dan varian tertinggi Almaz RS Pro 7-Seater Rp 379,8 juta.


Tags Terkait :
Wuling Almaz Almaz RS SUV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Wuling Eksion Pengganti Almaz Segera Meluncur Di Indonesia, Intip Spesifikasinya

Akan masuk ke segmen yang punya karakter loyal terhadap produk tertentu.

3 bulan yang lalu


Berita
Kenal Lebih Dekat Sistem Pengereman Canggih Wuling Almaz Hybrid

Rangkaian ADAS yang disematkan ini umumnya adalah fitur safety aktif yang kadang salah satu fitur pada ADAS ini mampu mengoreksi pengendara dan memberikan keamanan berkendara yang lebih baik.

1 tahun yang lalu


Komparasi
Komparasi Harga, Performance dan Dimensi, Hyundai New Tucson Hybrid vs Honda CR-V Hybrid vs Toyota Corolla Cross Hybrid vs Wuling Almaz Hybrid

New Tucson masukke pasar gemuk SUV Crossover Hybrid di Indonesia. Ia langsung berhadapan dengan Honda CR-V Hybrid, Toyota Corolla Cross Hybrid dan Wuling Almaz Hybrid

1 tahun yang lalu


Berita
Wuling Tawarkan DP Rendah dan Garansi Komponen Seumur Hidup

Beragam tawaran menarik ditawarkan Wuling untuk memikat konsumen selama Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
GWM Belum Minat 'Hadirkan PHEV Di Indonesia

Merek Tiongkok terus merangsek pasar otomotif tanah air.

1 jam yang lalu


Berita
GWM Perkenalkan Tank 500 Diesel Yang Serba Hitam

GWM resmi memperkenalkan varian baru dari Tank 500 yakni Black Warrior.

5 jam yang lalu


Berita
Toyota Veloz Hybrid Dapat Respon Positif Dari Konsumen Indonesia, SPK Tembus 10.000 Unit

Sejak dirilis November 2025 lalu, Toyota Veloz Hybrid terus mendapatkan respon positif dari Masyarakat.

10 jam yang lalu


Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

20 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

20 jam yang lalu