Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Saat Di Tol, Kenali Risiko Berada Di Belakang Truk, Jangan Ubah Liburan Jadi Musibah

Berkendara di tol yang panjang, kerap dilakukan pada masa liburan. Namun, perlu tetap waspada di jalan, terutama ketika berada di belakang truk.
Berita
Rabu, 22 Desember 2021 14:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Saat akhir tahun atau menjelang Lebaran, kerap dijadikan momen untuk berpelesir lewat darat. Terutama setelah Tol Jawa diresmikan, menjadi pilihan masyarakat untuk melalui jalan yang bisa mempersingkat waktu tempuh tersebut.

Tetapi, jangan terlena oleh panjangnya jalan dan ingin segera sampai di tujuan lantas memacu kendaraan terlalu cepat. “Sebaiknya tetap dalam koridor batas kecepatan yang ditentukan dan usahakan istirahat setiap empat jam,” jelas Erreza Hadian, instruktur dari Rifat Drive Lab (RDL).

Perlu disadari juga, pengguna jalan bukanlah kita sendiri, melainkan ada pihak lain yang berada di jalan yang sama, termasuk kendaraan besar yang umumnya melaju dengan kecepatan tidak terlalu tinggi, bahkan ada yang di bawah kecepatan minimum yang ditentukan.

Jangan berkendara terlalu cepat, sehingga dapat mengantisipasi hal-hal tidak terduga yang mungkin terjadi. Pada truk ada kemungkinan mengalami pecah ban di jalan. Hal ini tentu tak ada yang menduga kapan akan terjadi. Namun sebagai pengendara, kita wajib waspada.

BACA JUGA

Jaga jarak, bukanlah sekadar peringatan klise, melainkan perlu dilakukan. Usahakan memiliki jarak yang cukup dengan kendaraan besar di depan, agar bisa mengantisipasi risiko yang terjadi.

Apa saja risiko tersebut? Diawali dari yang paling ringan, seperti terkena serpihan benda-benda kecil yang mungkin terjatuh dari bak truk, seperti butiran pasir bahkan bongkahan tanah.

Lantas, kemungkinan truk pecah ban. Hal ini juga wajib diantisipasi, karena beban muatan dan hal lainnya, risiko ban pecah ini bisa terjadi. Tidak jarang, bahkan ban yang pecah tersebut bagian kembangnya terlepas (biasanya ban re-goove atau biasa disebut ban vulkanisir) dan bisa mengenai mobil di belakangnya.

Satu hal lagi, seperti peristiwa yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, kontainer menimpa sebuah SUV di tol. Perhatikan kondisi truk yang berada di depan, jika tampak oleng, segera menjauh dengan mengurangi kecepatan. Jangan malah terburu-buru ingin mendahului, karena ketika bersebelahan dengan truk yang oleng, malah akan memperbesar risiko.

Setelah jarak yang cukup dan yakin dengan kondisi yang aman untuk mendahului, barulah truk tersebut bisa didahului dengan aman.

Sekali lagi, segala antisipasi itu bisa dilakukan jika kita tidak berkendara dengan kecepatan yang terlalu tinggi. Jadi, tetaplah menjaga kecepatan dan waspada di jalan.


Tags Terkait :
Tol Safety Driving
B

Benny Averdi

Penulis

Sejak tahun 2000 mengawali karir sebagai jurnalis di bidang otomotif roda 4. Meski juga menyenangi hal tentang roda 2 da...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 bulan yang lalu


Tips
Awal Kecelakaan Di Tol Karena Bengong Dan Kelelahan

Selalu waspada dengan kondisi tubuh agar konsenterasi mengemudi tetap maksimal.

4 bulan yang lalu


Bus
Menekan Kecelakaan Bus Di Tol, Tanggung Jawab Operator Jalan Tol Harus Ditingkatkan

Pemilik bus juga tidak bisa lepas tangan atas kesiapan armada serta awak busnya.

7 bulan yang lalu

Bus
Kata Pakar, Masih Banyak Pengemudi Bus Di Indonesia Yang Tidak Punya Skill Memadai

Bercampur dengan kemacetan lalu lintas serta kondisi armada yang tak selalu prima menjadi faktor banyaknya kecelakaan bus.

7 bulan yang lalu


Berita
Ini Bahayanya Tailgating Di Jalan Umum

Perlu diingat selalu bahwa jalan umum bukan lintasan balap

10 bulan yang lalu


Truk
Korlantas Polri Bikin Pelatihan Bagi Pengemudi Truk

Untuk cegah kejadian fatal karena rem blong terulang.

1 tahun yang lalu


Bus
Pengemudi Angkutan Umum, Wajib Paham Jaga Jarak

Faktor keselamatan sangat penting di jalan. Ada hal-hal yang perlu Anda ketahui untuk menjaga tetap aman di jalan.

1 tahun yang lalu


Tips
Mengemudi Pakai Bantuan GPS Justru Butuh Konseterasi Penuh, Ini Faktanya

Dilarang membiarkan perjalanan bergantung pada alat bantu navigasi

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

7 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

8 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

9 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

9 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

11 jam yang lalu