Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Cina Longgarkan Kolaborasi Asing Untuk Manufaktur Mobil

Kebijakan ini akan membuat pabrikan lebih agresif dan mudah mengenalkan produknya.
Berita
Jumat, 31 Desember 2021 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Cina dikenal cukup agresif dalam menjalankan bisnis otomotifnya. Jika ada sebuah merek mobil yang ingin jualan di negeri Tirai Bambu itu, biasanya pemerintah di sana akan pabrikan tersebut untuk  berkolaborasi dengan perusahaan lokal. Kebiasaan lama ini bertujuan agar perusahaan lokal Cina juga bisa menikmati keuntungan dan alih teknologi.

Mulai tanggal 1 Januari 2022, China akan melepas aturan tersebut. Brand luar Cina nantinya tidak perlu menggandeng mitra lokal, jadi mereka bisa mengatur bisnisnya secara penuh.

Langkah itu diumumkan dalam sebuah dokumen yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan China dan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional. Sebenarnya aturan ini sudah pernah dilonggarkan sedikit pada tahun 2018, tapi kali ini benar-benar lebih lepas.

Menurut Forbes kebijakan baru yang efektif berlaku tahun depan tersebut membuka kesempatan bagi merek-merek mobil seperti VW, Audi, BMW, Mercedes-Benz dan lain-lain bisa memiliki kontrol penuh terhadap bisnis mereka di Cina. Selain itu, BMW sendiri sudah mengambil langkah dengan membeli sebagian besar saham Brilliance, partner lokal mereka di China. Tesla pun sudah menjalankan kepemilikan penuh atas pabriknya di Cina.

BACA JUGA

Kebijakan ini akan memberikan keuntungan termasuk brand usia muda seperti Lucid, Rivian, ataupun Bolinger untuk lebih mudah mengenalkan produk mereka. Jelasnya kebijakan ini akan menjadikan industri mobil brand non lokal lebih agresif.


Tags Terkait :
Kebijakan Industri Cina
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Perkiraan Nama-Nama Merek EV Tiongkok Yang Akan Bertahan Pasca 2030

Inovasi produk, pengembangan teknologi, sampai produksi lokal di luar negeri jadi faktor kunci.

7 bulan yang lalu


Berita
Bos VW Komentari Handle Pintu Model Tersembunyi

Gagang pintu mobil tersembuyi diwacanakan bakal dilarang di Tiongkok.

10 bulan yang lalu


Berita
PEVS 2025 Dorong Ekosistem EV, Pabrikan Luar Mulai Tertarik Membantu Membuat Mobil Nasional

Pertumbuhan kendaraan listrik sudah memberi sinyal positif. Bahkan produsen luar dikatakan sudah tertarik bermitra membuat mobil nasional.

1 tahun yang lalu


Berita
Toyota Klaim Kebijakan Mobil Listrik Lebih Berdampak Buruk Bagi Bumi

Industri mobil akan segera dilanda kekurangan lithium, serta mineral lain yang digunakan dalam produksi baterai.

3 tahun yang lalu


Berita
Pabrik Tesla Di Cina Setop Produksi Karena Hal Ini

Gelombang Covid-19 lagi-lagi menimpa sektor industri di Tiongkok.

3 tahun yang lalu


Berita
Cina Longgarkan Kolaborasi Asing Untuk Manufaktur Mobil

Kebijakan ini akan membuat pabrikan lebih agresif dan mudah mengenalkan produknya.

4 tahun yang lalu


Berita
Segini Rekor Tesla Jualan di Tengah Pandemi

Meski terdampak pandemi Covid-19, namun penjualan mobil listrik Tesla tetap meningkat.

6 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Mobil di India Capai Titik Terendah

Sepanjang April 2020, tidak satupun unit mobil terjual di India

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

1 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

2 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

3 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

5 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

6 jam yang lalu