Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Rem Cakram : Awalnya Dianggap Ringkih, Kini Cukup Unggul

Setelah digunakan secara luas pada pesawat terbang dan tank, barulah rem cakram diakui keunggulannya.
Berita
Kamis, 6 Februari 2020 17:40 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Rem cakram atau disc brake menjadi jenis rem yang semakin jamak digunakan, termasuk untuk kendaraan seperti bus dan truk. Jenis rem yang dipatenkan oleh Frederick William Lanchester pada 1902 ini, memiliki berbagai keunggulan yang menjadikannya diminati oleh berbagai jenis dan kategori kendaraan.

Kemampuannya melepas panas dengan cepat, lebih ringan dalam perawatan dan dapat 'membersihkan sendiri' kotoran yang menempel pada cakram, menjadi mengisi deret keunggulan jenis rem ini dibandingkan tipe tromol. Rendahnya perawatan, menjadikan biaya bisa ditekan lebih efisien.

Kehadiran rem cakram ternyata sempat mengalami hambatan, Lanchester tak langsung mendulang sukses dengan temuannya tersebut. Salah satu hal disebabkan oleh keterbatasan material atau cara pengolahan logam. Tembaga merupakan bahan yang paling mungkin digunakan pada saat itu. Karena material dan kondisi jalan saat itu, rem cakram Lanchester cepat aus dan rusak.

Seiring dengan perkembangan teknologi terutama dalam metalurgi, rem cakram meraih kesuksesan saat diaplikasikan pada pesawat terbang dan tank terutama pada Perang Dunia II.

BACA JUGA

Kesuksesan ini kemudian menjalar ke industri otomotif, diawali oleh Citroen DS pada tahun 1955. Demikian juga dengan truk dan bus yang mulai digunakan pada tahun 70-an dan hingga kini semakin banyak digunakan terutama untuk bus.


Tags Terkait :
Rem Cakram Discbrake Modern Motoring
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Cara Mudah Membersihkan Debu Rem Yang Menempel di Pelek

Cara membersihkan debu rem di pelek menggunakan wheel cleaner: dinginkan pelek, bilas air bertekanan, semprot cleaner, lalu gosok. Tips pakar otomotif.

3 bulan yang lalu


Berita
Ini Alasan Rem Cakram Jadi Prioritas Ditempatkan Di Depan

Rem depan harus lebih kuat dari rem belakang

3 tahun yang lalu


Berita
Kenapa Rem Cakram Lebih Unggul Dari Tromol

Rem Cakram maintenance free

4 tahun yang lalu


Berita
Hal Ini Yang Sebabkan Rem Depan Harus Lebih Kuat Dari Rem Belakang.

Rem depan harus mampu menahan beban kendaraan saat terjadi pengereman yang kuat.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

8 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

9 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

10 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

12 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

13 jam yang lalu