OTODRIVER – Dengan diskon PPN yang sudah dihapus oleh pemerintah, harga mobil-mobil listrik di Indonesia mengalami penyesuaian harga, tak terkecuali yang dialami Xpeng.
Hari Arifianto, VP Marketing Xpeng Indonesia mengatakan harga mobil listrik yang ditawarkan saat ini sudah tidak lagi menikmati diskon PPN. Sebelumnya pemerintah tetap memberikan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 10% untuk mobil listrik (BEV) tertentu, sehingga konsumen hanya membayar PPN 2%.
"Di website kita sudah memberikan informasi harga di tahun 2026 ini. Jadi kita sudah mengkalkulasikan imbas dari habisnya insentif yang untuk potongan PPN," kata Hari Arifianto saat ditemui di Jakarta Selatan, (5/3/2026).
"PPN tadinya pelanggan hanya bayar 2 persen, sekarang setiap harganya sudah 12 persen," jelas dia.
Adapun kenaikan harga sudah terjadi sejak Januari 2026 yang lalu, dengan jumlah mencapai Rp 100 juta untuk tipe X9.
"(Kenaikan) bervariasi, kayak X9 itu sampai Rp 100 jutaan. Kan 10 persen dari Rp 1 miliar," ujar Hari.
Sementara untuk model G6, kenaikan harganya bisa sampai Rp 70 juta. "G6 tadinya 619 juta sekarang jadi Rp 679 juta," tambahnya.
Dalam website resmi Xpeng Indonesia, X9 saat ini dijual mulai dari Rp 1.169.000.000, sementara G6 dibanderol mulai dariRp 679 juta.
Xpeng di bawah naungan Erajaya Active Lifestyle sedang dalam fase akselerasi produksi lokal dan penetrasi pasar.
Xpeng diketahui mengoperasikan pabrik perakitan di Purwakarta, Jawa Barat. Xpeng menumpang di fasilitas pabrik terbaru milik PT Handal Indonesia Motor (HIM). Istimewanya, pabrik ini merupakan pabrik Xpeng pertama yang berada di luar China. (AB)
