Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

6 Fakta Teknis dari Mitsubishi Outlander PHEV

Dalam kesempatan mengemudi SUV seharga sekitar Rp 1,2 milyar ini pun kami dapati sejumlah fakta menariknya.
Berita
Kamis, 6 Februari 2020 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Selain mencicipi Mitsubishi New Triton kasta tertinggi, dalam penjelajahan di pulau Bali, OtoDriver juga kembali mendapat kesempatan mengemudi mobil bermesin ramah lingkungan kebanggaan Mitsubishi Indonesia.

Ya, apalagi kalau bukan Outlander PHEV. SUV seharga sekitar Rp 1,2 milyar ini pun kami dapati sejumlah fakta menariknya. Mengemudikannya dalam jarak ratusan kilometer di Bali dengan didampingi seorang staff teknik PT PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia cukup untuk menguak fakta mobil listrik ini.

Berikut adalah fakta-fakta menarik dari Outlander PHEV:

1. Tak punya transmisi
Bisa dibilang SUV ini tak punya transmisi, karena keempat rodanya langsung berhubungan dengan motor listrik yang ada di depan dan belakang.


2. Eco Mode mengurangi akselarasi dan pendinginan AC
Hal ini benar adanya, sebab dengan kerja AC yang rendah disebut otomatis mengurangi beban kerja sistem secara keseluruhan.

Foto: Danu


3. Baterai tak bisa terisi penuh
Jika Anda mengisi daya pakai quick charger dan mode charge pakai mesin maka hanya bisa maksimal 80 persen saja terisinya. Hal ini demi keawetan baterai itu sendiri.

4. Deselarasi = Regeneration Mode 
Regeneration alias pengisian daya dari pengereman akan langsung bekerja mengisi baterai begitu pedal gas diangkat, saat pedal rem ditekan pun regeneasi daya juga tetap berlangsung.

5. Gunakan fungsi Save dan Charge hanya saat dibutuhkan
Fungsi Charge bertugas mengisi baterai dengan mesin sebagai "generatornya", dan berguna melewati medan yang berat
Fungsi Save saat ingin mempertahankan level baterai seperti saat akan melewati medan yang berat dan dibutuhkan kondisi baterai yang tetap optimal. Gunakan keduanya secara seperlunya untuk mempertahankan konsumsi BBM mesin dan ketahanan baterai itu sendiri.


6. Ketika baterai habis
Bagaimana jika baterai mobil ini kosong? Ternyata bisa dikatakan bukan mesin konvensional 2.400 cc-nya yang menggerakkan mobil. Karena mesin akan otomatis bekerja untuk memberi daya baterai dan menggerakkan motor listrik. Namun dalam kondisi tersebut baterai tidak mendapat daya penuh, daya listrik dari mesin hanya "numpang lewat" saja. 

Foto: Danu


Tags Terkait :
Mitsubishi Outlander PHEV Outlander
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pajero Sport Dikontinyu, Tapi Bakal Naik Kelas dengan Menyandang Nama Ini

Pajero Sport dikontinyu diganti All New Pajero yang naik kelas dengan sasis tangga untuk menyaingi Land Cruiser Prado 250 dan Ford Everest.

1 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Sport, Sebuah SUV Hasil Pembiakan Dari Pikap Yang Berbekal Mesin Diesel Canggih

Pajero Sport, SUV yang dikembangkan dari pikap dengan dukungan mesin yang berkarakter

4 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Bidik All New Pajero, Jadi Rival Setara Land Cruiser

Pajero bakal menghangatkan segmen SUV mid size premium yang selama ini dikuasai Prado.

6 bulan yang lalu


Berita
Pajero Sport Bakal Hilang, Pajero Pun Datang

Apakah ini adalah Pajero Sport yang diPajerokan?

6 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Lamborghini Temerario Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Bawa Teknologi Hybrid

Lamborghini Temerario resmi diperkenalkan di Indonesia dengan teknologi hybrid. Harga Lamborghini Temerario Indonesia belum diumumkan secara resmi.

4 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kenalan Sama M8, MPV Listrik Yang Dipilih Jadi Produk Pembuka BAW di Indonesia

BAW M8 EV peluncuran Indonesia direncanakan sebagai produk pembuka Beijing Automobile Works di GIIAS 2026 dengan jarak tempuh 505 km.

9 jam yang lalu


Berita
CATL - BYD Saling Susul, Perlombaan Baterai Solid-State di China Makin Panas

Perlombaan baterai solid-state CATL BYD 2027 makin panas, CATL targetkan produksi pilot 2027 menyusul langkah agresif BYD di China.

10 jam yang lalu


Komparasi
Sama-Sama Toyota, Ini Beda Karakter Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4

Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4 menampilkan dua karakter berbeda dari Toyota pada SUV 4x4 berbasis platform IMV, mulai dari pilihan mesin hingga geometri off-road.

12 jam yang lalu


Berita
Wuling Berkolaborasi Dengan API Menampilkan Mitra EV Ambulans

Dalam gelaran Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Wuling bekerja sama dengan API hadirkan ambulans.

12 jam yang lalu