Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Stiker Reflektor di Badan Truk Menurunkan Angka Kecelakaan

Sebuah studi di Eropa bahkan menyebut pemasangan alat pemantul cahaya ini pada trailer telah menyelamatkan ribuan nyawa.
Berita
Sabtu, 2 Maret 2019 16:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kejadian mobil menabrak truk, bus maupun kendaraan berat lainnya pada malam hari banyak dipercaya akibat  minimnya pencahayaan. Pemasangan stiker reflektor pada badan truk pun diyakini bisa mengurangi kecelakaan semacam itu.

Sebuah studi di Eropa bahkan menyebut pemasangan alat pemantul cahaya ini pada trailer telah menyelamatkan sekitar 2.660 nyawa dari tahun 1960 hingga 2012.

Sejak Juli 2011, peraturan yang mengatur penggunaan alat ini dalam ECE104 bahkan mewajibkan semua kendaraan barang berat lebih dari 7,5 ton dan trailer lebih dari 3,5 ton harus dilengkapi dengan stiker penanda retroreflective.

Di Indonesia sendiri, penggunaan stiker reflektor truk diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat no. SK.5311/AJ.410/DRJD/2018 terkait dengan kendaraan angkutan barang wajib memasang alat pemantul cahaya tambahan pada bagian kendaraan dimulai pada 1 Mei 2019 untuk kendaraan baru dan 1 November 2019 untuk kendaraan yang sudah beroperasi.

Hal ini menjadi salah satu langkah dalam meminimalisasi terjadinya kecelakaan, terlebih di malam hari yang minim pencahayaan. 

Pada bagian belakang menggunakan stiker warna merah, sedangkan pada bagian samping menggunakan warna kuning untuk kendaraan bermotor dan warna putih untuk kereta gandengan dan kereta tempelan. Hal tersebut telah dituangkan dalam peraturan yang terbaru yakni Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat no. SK.5311/AJ.410/DRJD/2018 tentang alat pemantul cahaya tambahan.


Tags Terkait :
Truk Safety
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

7 jam yang lalu


Truk
Isuzu Berikan Tips Untuk Tingkatkan Safety dan Efisiensi Armada

Melalui maksimalisasi fitur cerdas MyIsuzuID dan Isuzu Link

1 hari yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

1 hari yang lalu

Berita
Waspadai Kecelakaan Karena Microsleep Walau Bisa Dikover Asuransi

Asuransi tetap meloloskan klaim kecelakaan akibat microsleep, namun tetap ada hal-hal yang dapat membatalkannya.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Mencoba Langsung Wuling Mini EV Pengganti Air EV di China

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

1 jam yang lalu


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

6 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

7 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

8 jam yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Tes Jalur Ekstrem Jakarta-Ciletuh, Ini Impresinya

Setelah diperkenalkan beberapa waktu lalu, Changan Deepal S05 akhirnya kami uji dari Jakarta ke Ciletuh.

11 jam yang lalu