Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Organda : Seharusnya Bus Tak Dilarang Naik Tol Japek II

Organda beranggapan, seharusnya bus yang menjadi transportasi massal tidak dilarang naik tol Japek II Elevated. Malah seharusnya mendapat prioritas sebagai kendaraan umum.
Berita
Sabtu, 28 Desember 2019 15:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Organisasi Angkutan Darat (Organda) memprotes keras larangan Pemerintah yang melarang kendaraan niaga jenis truk dan bus melintas di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated yang baru dibuka awal Desember 2019 ini. Organda merasa tidak pernah dilibatkan dan diajak berdiskusi mengenai larangan tersebut. Ketua Bidang Angkutan Penumpang DPP Organda Kurnia Lesani Adnan mengatakan, larangan tersebut seharusnya tidak berlaku untuk angkutan transportasi massal seperti bus. 

Sebaliknya, bus seharusnya malah mendapatkan prioritas menggunakan ruas jalan tol sepanjang sekitar 36,4 kilometer yang membentang dari Cikunir ke kawasan Karawang Timur tersebut agar pengguna transportasi umum lebih lancar dalam bepergian ketimbang mereka yang menggunakan kendaraan pribadi.

Dia menilai, kebijakan pelarangan bus melintas di Tol Japek II Elevated sama saja mendorong masyarakat ramai-ramai menggunakan kendaraan pribadi. Karenanya, pihaknya mempertanyakan komitmen Pemerintah mendorong masyarakat menggunakan moda transportasi umum, termasuk bus.

"Kebijakan pelarangan seperti yang diberlakukan saat ini sama saja mendorong masyarakat menggunakan kendaraan pribadi," ujar pemilik perusahaan otobus Siliwangi Antar Nusa (SAN) itu.

BACA JUGA

Kurnia mengaku selama ini organisasi Organda belum diajak berdiskusi mengenai pelarangan truk dan bus melintas di ruas jalan tol Japek II Elevated. Dia menambahkan, jika larangan ini karena alasan bus melajunya pelan terkait dengan ketentuan larangan kendaraan niaga yang over dimensi dan overload alias ODOL, menurutnya, hal tersebut tidak cocok diterapkan pada bus lantaran bus memiliki batas maksimum Gross Vehicle Weight (GVW) yang berbeda ketimbang truk.
Selama ini, GVW bus dengan dua sumbu rata-rata antara 15 ton sampai 18 ton.

Berdasar keterangan resmi grup Jasa Marga yang mengoperasikan ruas tol ini, kendaraan yang boleh melintas di ruas tol ini hanya kendaraan golongan I, tidak termasuk jenis truk dan bus, sejak ruas tol ini dioperasikan pertama kali untuk publik pada 15 Desember 2019 lalu.

Untuk melintas ruas tol Japek II Elevated, kecepatan kendaraan dibatasi antara 60-80 km per jam karena ada sambungan (expansion joint) di ruas jalan tol ini yang kualitas sambungannya belum bagus. Sebagai pendukung hal tersebut, ada pengawasan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement, meski ternyata di lapangan masih terdapat kendaraan yang melaju dengan kecepatan di atas ambang batas tersebut.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menjanjikan, jika kelak ada perubahan terkait dengan larangan truk dan bus melintas di ruas tol Japek II Elevated, pihaknya akan berkonsultasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Jasa Marga sebagai operatornya.
 


Tags Terkait :
Tol Japek II Elevated Organda
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jangan Coba-Coba Langgar Batas Kecepatan di Tol Japek II, Ada Sistem Canggih Digunakan untuk Memantau.

Tol ini dilengkapi dengan CCTV dan Electronic Law Enforcement, pelanggar akan dikenakan sanksi tilang di gerbang tol Cikunir atau Karawang Timur.

6 tahun yang lalu


Berita
Tol Japek II Pangkas Waktu Lebih Cepat, Tapi Ada Risikonya

Jalan yang membentang sejauh 38 km itu, tidak ada pintu keluar selain di Cikunir dan Karawang Timur. Tentunya hal ini yang harus disadari pengguna jalan tol layang tersebut.

6 tahun yang lalu


Berita
Tanggapan Menteri PUPR Mengenai Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik Menjelang Lebaran

Tarif tol Jakarta-Cikampek menjelang libur lebaran naik. Ada beberapa alasan mengapa naik menjelang lebaran.

2 tahun yang lalu


Berita
Jalan Tol Japek Resmi Dinamai Syeikh Mohamad Bin Zayed

Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated ditetapkan namanya menjadi Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).

5 tahun yang lalu

Berita
Organda : Seharusnya Bus Tak Dilarang Naik Tol Japek II

Organda beranggapan, seharusnya bus yang menjadi transportasi massal tidak dilarang naik tol Japek II Elevated. Malah seharusnya mendapat prioritas sebagai kendaraan umum.

6 tahun yang lalu


Berita
Ini yang Diperlukan untuk Bisa Batasi Kecepatan 80 km/jam di Tol Japek Elevated

Meski sudah resmi beroperasi, para pengguna Jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) II (Elevated) diimbau untuk tidak melaju lebih dari 80 km/jam.

6 tahun yang lalu


Berita
NATARU 2019: Pantau CCTV Jasa Marga Untuk Hindari Macet Cikampek Elevated

CCTV bisa diakses secara live 24 jam.

6 tahun yang lalu


Berita
Takut Macet Di Japek II? Pantau CCTV Jasa Marga Sebelum Melintas

Sebelumnya terjadi kemacetan parah hingga berjam-jam pada akhir pekan silam.

6 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

13 jam yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

13 jam yang lalu


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

16 jam yang lalu


Berita
Pabrik Ford Di Spanyol Diakusisi Geely, Siap Produksi EX2 Untuk Pasar Eropa

Ford harus rela menyerahkan pabrik mereka di Spanyol kepada Geely. Produsen China bakal menjadikan pabrik tersebut sebagai basis produksi EV dan PHEV mereka untuk pasar Eropa.

17 jam yang lalu


Berita
Volkswagen Luncurkan ID.Buzz Eclipe Edition, Ini Perbedaannya

Volkswagen luncurkan ID.Buzz Eclipse Edition edisi terbatas di Indomobil Expo. Harga Volkswagen ID.Buzz Eclipse Edition mulai Rp1,495 miliar dengan platform MEB dan jarak 573 km.

17 jam yang lalu