Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Konsumen Supercar Gemar Sistem Bayar Kredit. Apa Alasannya?

Sistem pembayaran kredit lumrah dilakukan konsumen ketika akan membeli mobil.
Berita
Sabtu, 4 Mei 2019 10:00 WIB
Penulis : Brian


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sistem pembayaran kredit lumrah dilakukan oleh konsumen ketika akan membeli mobil untuk keperluan sehari-hari. Sistem pembayaran kredit dianggap meringankan beban konsumen dalam pembayaran, mengingat cicilannya bisa dibagikan hingga 5 tahun.

Bahkan pemilih sistem pembayaran kredit masih digunakan oleh konsumen yang membeli produk mobil supercar.

Seorang tenaga penjual mobil supercar menyebutkan masih ada konsumennya yang memilih pembayaran kredit. "Ada saja, kredit itu kan tergantung maunya berapa tahun gitu. Downpayment nya sendiri minimal 30% dari harga mobilnya sendiri," ujar tenaga penjual yang tidak ingin disebutkan identitasnya ketika ditemui OtoDriver di JIExpo Kemayoran, Jakarta, (3/5).

Selanjutnya dirinya menjelaskan, pembayaran kredit dalam pembelian supercar pun sama seperti pembayaran mobil lain pada umumnya. Tenornya sendiri bisa mulai dari satu tahun hingga paling lamanya adalah lima tahun. "Tapi rata-rata yang ambil engga terlalu lama. Paling lama itu tiga tahun, karena makin lama juga bunganya makin tinggi," ungkapnya.

Foto: Brian


"Engga ada kustomer yang nyicil terus engga mampu bayar angsuran lalu sampai ditarik tuh engga ada. Justru kebanyakan tidak mau nyicil terus mereka ambil cash. Karena balik lagi ke bunga kan males," lanjutnya.

Namun dirinya menyebutkan tetap ada konsumen yang memilih kredit. Bukan karena meringankan pembayaran, melainkan karena sulitnya mengeluarkan uang dalam jumlah besar dari bank untuk melakukan pembayaran secara tunai.

Dari pricelist yang disebarkan, harga supercar paling murah terdapat pada Tesla Model 3 yang dihargai sebesar Rp 1,4 miliar. Sedangkan supercar termahal terdapat pada Bugatti Chiron yang harganya mencapai Rp 112 miliar.


Tags Terkait :
Supercar Jual Beli Bugatti Tesla Penjualan
B

Brian

Kontributor

Brian

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Konsumen Supercar Gemar Sistem Bayar Kredit. Apa Alasannya?

Sistem pembayaran kredit lumrah dilakukan konsumen ketika akan membeli mobil.

7 tahun yang lalu


Berita
Cristiano Ronaldo Pesan Bugatti Seharga RP 145 Miliar

Bintang sepakbola Juventus, Cristiano Ronaldo kepergok tengah memesan 1 unit Bugatti Centodieci.

6 tahun yang lalu


Berita
Rolls Royce Terima Pembayaran Pembelian Produknya Dengan Bitcoin

Kini bitcoin menjadi tren untuk melakukan pembelian barang-barang supermahal.

7 tahun yang lalu


Berita
Supercar BYD Ini Mobil Termahal Di China, Tembus Rp 51 Miliar

BYD mengonfirmasi bahwa supercar listrik ekstrem mereka, Yangwang U9 Xtreme,

4 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

18 menit yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

1 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

1 jam yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Tes Jalur Ekstrem Jakarta-Ciletuh, Ini Impresinya

Setelah diperkenalkan beberapa waktu lalu, Changan Deepal S05 akhirnya kami uji dari Jakarta ke Ciletuh.

5 jam yang lalu


Berita
Toyota Supra MK5 Sudah Divonis Mati, Tapi Penjualannya Malah Melonjak

Toyota telah mengetok palu untuk menghentikan produksi GR Supra. Namun kemudian reaksi pasar cukup mengejutkan. Generasi V Supra ini mengalami lonjakan permintaan.

6 jam yang lalu