Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Nasib Suzuki APV, Laris Jadi Ambulance

Ternyata kini lebih laku versi pick up-nya dibanding APV mini bus-nya.
Berita
Sabtu, 3 Maret 2018 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Suzuki APV nyaris tak terdengar kabarnya setelah beberapa tahun tak mendapat sentuhan improvisasi seperti facelift. Alih-alih ganti generasi, MPV ini belakangan malah tak pernah ditampilkan di ajang pameran-pameran dalam negeri.

Ternyata malah model pick up-nya yang tengah mendulang kesuksesan, penjualannya cukup membuat Suzuki Indonesia sumringah. "Suzuki Mega Carry, per bulannya terjual sekitar 300an unit (di 2017) sedangkan APV (minibus) sekitar 700 sampai 800 unit per bulannya," ungkap Makmur, 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales yang kami temui di GIICOMVEC 2018 (1/3).

APV minibus saat ini malah banyak dibeli dari kalangan pengusaha armada ringan serba guna alias fleet. "Salah satunya (dijadikan armada favorit) Ambulance salah satunya. Jadi memang segmennya APV yang sekarang ini kan banyak oleh fleet terutama untuk di Ambulance. Kami tetap bikinnya berupa mini bus, lalu kalau memang ada pesanan Ambulance nanti dimodifikasi oleh teman-teman karoseri," jelas Makmur.

Di GIICOMVEC 2018 sendiri dimanfaatkan Suzuki untuk menawarkan kehebatan APV yang bisa difungsikan ke berbagai kegunaan. "Mau dijadikan angkot bisa, mau dijadikan mobil toko bisa, bisa jadi samsat keliling, perpustakaan atau penyuluhan berjalan, laboratorium berjalan dan ambulance yang paling banyak,' seru Makmur.

Tentunya APV kini tak bisa menandingi saudara se-mereknya, apalagi kalau bukan Ertiga. "Iya, sudah pasti. Karena kan dengan segala kelebihan Ertiga sudah pasti jauh (bedanya). Karena APV basic-nya mini bus, kalau Ertiga kan sudah lebih ke arah kenyamanan, kemewahan. Kalau pengembangan (APV), masih tetap berjalan, kok,' tutup Makmur.

PT SIS


Tags Terkait :
Suzuki APV Mega Carry Pick Up GIICOMVEC
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Suzuki Tampilkan Solusi Kendaraan Niaga di GIICOMVEC 2026, Dorong Bisnis Lebih Maju

Suzuki pamerkan solusi kendaraan niaga GIICOMVEC 2026 di JIExpo, tampilkan New Carry Box, Ambulance, hingga APV untuk dukung bisnis B2B dan layanan publik.

1 bulan yang lalu


Berita
Nasib Suzuki APV, Laris Jadi Ambulance

Ternyata kini lebih laku versi pick up-nya dibanding APV mini bus-nya.

8 tahun yang lalu


Berita
Deretan Mobil Niaga Ringan yang Tampil di GIICOMVEC 2018

Mulai dari Suzuki, Mitsubishi sampai merek baru asal Tiongkok bisa jadi pilihan pengunjung untuk membeli mobil niaga ringan.

8 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Mega Carry Dapatkan Facelift, Ganti Sticker

Ubahan ini dipercaya PT Suzuki Indomobil Sales mampu memperkuat citra mereknya.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Komparasi Spesifikasi Lepas E4 vs Aion UT vs MG S5

Persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Lepas E4 sebagai SUV listrik kompak bergaya modern.

51 menit yang lalu


Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

11 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

12 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

16 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

17 jam yang lalu