Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengendalikan Kualitas Beragam Merek Oli Demi Konsumen (Bagian 2)

SNI malah dianggap mempersempit cakupan landasan standar kualitas yang telah ada.
Berita
Sabtu, 2 Juni 2018 14:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Nomor Pelumas Terdaftar atau yang disingkat NPT dianggap PERDIPPI (Importir dan Produsen Pelumas Indonesia) sebuah regulasi yang paling tepat dan ampuh untuk mengendalikan kualitas oli di pasaran. Namun ternyata PERDIPPI menyanyangkan adanya peraturan yang dianggap 'bentrok' dengan NPT.

Jaminan kualitas produk pelumas di Indonesia menuut PERDIPPI semakin kuat setelah pemerintah melalui Peraturan Menteri Menteri ESDM Nomor 053 Tahun 2006 yang memasukkan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai standar dalam pengajuan NPT wajib (adopsi dari standar internasional). Selain itu, juga memasukkan standar internasional dan rekomendasi standar dari pabrikan setiap tahun.

Namun Dengan demikian, pemberlakuan SNI wajib bagi produk pelumas di tanah air, dianggap justru mempersempit cakupan landasan standar kualitas yang telah ada. PERDIPPI mengingatkan ada instruksi Presiden yang menegaskan agar tidak boleh adanya tambahan regulasi baru untuk pertumbuhan industri, regulasi yang telah berjalan ditingkatkan pengawasannya saja.

"Kami sangat menyesalkan pernyataan dari Juergen Gunawan dari MASPI (Masyarakat Pelumas Indonesia) perihal perlunya SNI untuk melindungi konsumen. Pernyataan tersebut sangat pincang. Karena standar mutu pelumas sudah dijamin dengan regulasi NPT yang meliputi seluruh pelumas yang beredar tanpa kecuali, dengan mengacu pada syarat–syarat standar internasional bagi pelumas yang belum ada SNI-nya dan mengacu pada standar SNI bagi pelumas yang sudah ada SNI-nya dari BSN (Badan Standarisasi Nasional),” seru Paul Toar, Ketua Perhimpunan Distributor PERDIPPI.

Dalam keterangan pers, PERDIPPI menyebut pengujian di laboratorium sebagai dasar NPT dilakukan terhadap 14 parameter fisika kimia secara lengkap dan cermat oleh Lembaga Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM. Proses seperti itu berlangsung hingga saat ini.

Proses ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengawasan kualitas pelumas yang beredar serta perlindungan kepentingan konsumen pelumas di Indonesia telah lengkap dan pasti.


Tags Terkait :
Oli Pelumas Pemerintah
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kian Marak, Berantas Pelumas Palsu Butuh Sinergi Antar Stakeholder

Predaran pelumas palsu kian marak dan merugikan banyak pihak.

2 tahun yang lalu


Berita
Gasonix Oil unggulkan Formula Oli Sesuai Dengan Kondisi Indonesia

Gasonix hadir dengan 10 pilihan produk

2 tahun yang lalu


Berita
Tren Kendaraan Listrik Mulai Tumbuh, Ini Langkah Pertamina Lubricants

Siap mendukung program Pemerintah terkait tren elektrifikasi di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Berita
Apakah Harga Oli Ikut Naik Seperti BBM?

Bahan dasar untuk membuat pelumas oli sendiri adalah diambil dari hasil pengolahan minyak bumi.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

40 menit yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

16 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

17 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

18 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

20 jam yang lalu