Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kenali Jenis-Jenis Pelanggaran Dalam Sistem E-TLE dan e-Tilang

Selama 23 hari masa uji coba penerapan E-TLE, tercatat ada 1.263 pengendara kendaraan yang melanggar.
Berita
Senin, 29 Oktober 2018 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya. Selama 23 hari masa uji coba penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), tercatat ada 1.263 pengendara kendaraan yang melanggar sepanjang jalan MH. Thamrin – Sudirman, Jakarta.

Dari total jumlah tersebut, pelanggar lalu lintas paling banyak dilakukan oleh kendaraan pribadi atau 'pelat hitam' dengan jumlah pelanggar 705 kendaraan.

Kemudian peringat kedua ditempati kendaraan not reconige atau pelat nomor tidak terbaca, yaitu sebanyak 229 kendaraan. Dan terakhir, kendaraan pelat kuning atau angkutan umum dengan jumlah pelanggar sebanyak 124 kendaraan.

Untuk tidak melanggar aturan tersebut, ada baiknya kita untuk memahami apa itu Electronic Traffic Law Enforcement ( E-TLE) dan apa bedanya dengan e-Tilang.

E-TLE merupakan tilang elektronik dengan memanfaatkan teknologi CCTV, di mana seluruh sistem E-TLE murni diterapkan secara elektronik sejak penindakan pelanggaran hingga proses administrasi.

Berbeda dengan e-Tilang, yaitu hanya berkaitan dengan proses administrasi. Kurang lebih, fungsinya untuk mempercepat tugas polisi di lapangan saat menindak pelanggar dengan memanfaatkan aplikasi di Android tanpa harus menulis data di surat tilang secara manual, pun memperlancar proses pembayaran denda.

Nah, bicara pelanggaran, E-TLE akan menindak beberapa bentuk pelanggaran, seperti batas kecepatan, pelanggaran marka dan rambu jalan. Tak hanya itu, kelebihan daya angkut dan dimensi, parkir liar dan pelanggar ganjil genap dapat dikenakan pelanggaran dengan sistem ini.

Penulis: Yuda


Tags Terkait :
Lalulintas Tilang
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
2023, Semua Mobil Patroli Polantas Diganti Kendaraan Listrik

Ke depan semua mobil dan motor patroli lalulintas menggunakan listrik untuk tahun depan.

3 tahun yang lalu


Berita
Pelantikan Presiden, Hindari Ruas-ruas Jalan Berikut ini

Karena adanya agenda ini maka pihak Kepolisian melakukan penutupan jalan dan pengalihan arus lalulintas. 

6 tahun yang lalu


Berita
Hore! Pajak Mobil di Jakarta Sedang Dapat Keringanan

Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI jakarta mengadakan program keringanan pajak daerah 2019.

6 tahun yang lalu


Berita
Ingat, Ada Penutupan Jalan Saat Jakarta Muharram Festival 2019

Rekayasa lalulintas dan penutupan ruas jalan mulai besok 31 Agustus pukul 15.00 hingga 23.59 WIB.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hilux Generasi IX Terdaftar Masuk Indonesia. Akankah Diluncurkan Di IIMS 2026?

Hilux Gen IX akan mengusung mesin diesel 2800 cc

4 jam yang lalu


Berita
Hyundai Staria Electric Resmi Melakukan Debut Dunianya

Hyundai Staria Electric resmi melakukan debut dunianya. M

12 jam yang lalu


Berita
Hyundai Palisade Paket Lengkap Sebuah SUV Modern, Ini Skema Kreditnya

Hyundai Palisade generasi kedua memiliki banyak keunggulan sehingga membuatnya banyak diminati. Tertarik membelinya dengan cara kredit? Berikut rinciannya.

1 hari yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Honda HR-V RS e:HEV Teman Liburan Hemat, Tapi Ada Satu Kekurangannya

Honda HR-V RS e:HEV merupakan mobil yang kami anggap memiliki value for money yang baik. Berikut impresinya ketika kami gunakan plesiran.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal ID. Era 9X, Crossover VW Bertenaga Listrik

Diklaim bisa jadi pilihan yang sangat menggoda buat pasar mobil Tiongkok dan Asia.

1 hari yang lalu