Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Skema Pajak Berdasarkan Emisi Semakin Cerah Prospeknya

Skema pajak berdasarkan emisi kian mendekati realita. Setidaknya sudah ada usulan dan pengkajian lebih matang dari Kemenperin sebelum memberlakukannya. Mobil apa saja yang bakal jadi lebih murah?
Berita
Jumat, 10 Februari 2017 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pemerintah saat ini memang sedang mempersiapkan penerapan pajak berdasarkan tingkat emisi karbon yang dihasilkan dari sebuah kendaraan bermotor. Jika sudah selesai, Menteri Keuangan kabarnya bakal menerapkan sistem pajak ini untuk semua kendaraan dan dipastikan tak akan membuat rugi APM.

"Nantinya akan berlaku untuk semua kendaraan, memang nanti yang memutuskan itu Kementerian keuangan. Tapi paling tidak dari kami memberikan usulan saja, kalau boleh struktur pajaknya seperti ini menerapkan pajak berdasarkan emisi karbon yang dihasilkan," kata I Gusti Putu Putu selaku Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, di kantornya (9/2) yang dikutip dari Detik.com.

Prius

Dengan adanya Focus Group Discussion (FGD) antara pemerintah dengan para produsen otomotif bisa memberikan usulan yang baik mengenai wacana pajak emisi. "Kalau usulan masing-masing (para produsen otomotif) itu banyak seperti BMW dan Gaikindo yang pernah menyampaikan masukan. Karena banyaknya masukan ini, makanya FGD ini menjadi satu usulan," tambahnya.

Namun Putu memastikan usulan ini tidak akan merugikan APM dan negara yang menerima pajak. "Ini akan sejalan dengan rencana industri otomotif-nya, jangan sampai setelah dijalankan itu akan diisi oleh (produk) otomotif luar semuanya. Karena indutri di lokal malah mati," ucap Putu.

Putu menganggap serius soal peraturan ini agar tetap bisa melibatkan industri lokal. Karena jika industri lokal terkorbankan, maka akan mempengaruhi pendapatan pajak negara.

"Industri otomotif itu berkontribusi (menyumbang pendapatan) ke negara lebih dari dua persen. Itu nilai yang sangat besar, karena ada lebih dari satu juta orang yang terlibat di industrinya, lebih dari tiga juta orang yang terlibat di industri pendukungnya, ini belum multiplier effect. Makanya kita harus hati-hati dalam melakukan perubahan-perubahan (aturan),” tutup Putu.

Awie Ananta

Memang belum diketahui berapa besar keringanan pajak bagi mobil rendah emisi. Tapi sejumlah mobil akan menikmatinya sehingga harga akan turun bila peraturan ini sudah berlaku. Mobil yang akan paling diuntungkan adalah hybrid dan plug-in hybrid. Saat ini di Indonesia sudah ada Toyota Prius, Toyota Camry Hybrid, Honda CR-Z serta beberapa varian Lexus.

Jenis mobil lainnya yang akan berpeluang menerima keringanan adalah mesin turbo diesel modern serta produk-produk Eropa. Mengapa begitu? Karena peraturan seperti ini sudah berlaku di Eropa, sehingga pabrikan mobil di sana berlomba-lomba menekan emisi serendah mungkin.


Tags Terkait :
Pajak Emisi Kemenperin
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

3 bulan yang lalu


Berita
VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.

4 bulan yang lalu

Berita
Suzuki Indonesia Luncurkan Suzuki Grand Vitara Mild Hybrid

Suzuki Grand Vitara Mild Hybrid resmi meluncur di Indonesia. Simak spesifikasi lengkap, fitur keselamatan, serta harga Suzuki Grand Vitara Mild Hybrid mulai Rp 416 juta.

5 bulan yang lalu


Berita
Pasar EV Di AS Ambruk Tahun Ini? Ini Faktanya

Subsidi pajak sudah tidak ada lagi di bulan Oktober.

6 bulan yang lalu


Van
DFSK Bicara Soal Efisiensi Pemakaian Kendaraan Listrik Untuk UMKM

Walaupun masih ada kendala infratruktur pengisian listrik.

8 bulan yang lalu

Berita
Industri Otomotif Indonesia, Ibarat Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Penjualan mobil nasional sedang tidak baik-baik saja. Ini faktanya.

11 bulan yang lalu


Bus
Akhirnya, Bus Listrik Dapat Insentif Dari Pemerintah

Salah satu syaratanya, harus memenuhi TKDN 40 persen

1 tahun yang lalu


Berita
Gaikindo: Pajak 12 Persen Tidak Punya Pengaruh Bagi Industri Otomotif

Peningkatan tarif pajak sudah terjadi sebelumnya

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

1 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

6 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu