Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan Kendaraan Komersial di India Merosot Selama Desember

Penjualan kendaraan komersial di India merosot tajam. Kebijakan demonetasi disinyalir menjadi penyebab penurunan penjualan kendaraan komersial di semua segmen.
Berita
Kamis, 5 Januari 2017 12:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini
Tak hanya terjadi di Indonesia, tren penjualan kendaraan komersial di India juga merosot tajam. Setidaknya seperti tercermin di sepanjang bulan Desember 2016 lalu. Tren ini terjadi pada kendaraan komersial jenis medium duty dan heavy duty.
 
Mengutip data dari situs Autocarpro.in, kebijakan demonetasi di India sebenarnya sudah membuat penjualan kendaraan komersial ringan atau light commercial vehicle (LCV) turun hampir 10 persen selama November 2016. Penurunan juga terjadi di medium duty dan heavy duty.
 
Selama Desember 2016, di luar merk Ashok Leyland, semua brand kendaraan komersial India mengalami penurunan penjualan di semua segmen. Merk Mahindra & Mahindra membukukan penjualan positif secara umum karena masih ditopang produk small commercial vehicle, yakni kendaraan dengan tonase di bawah 3 ton dan di atas 3 ton.
 
Namun, untuk tipe heavy duty, penjualannya merosot. Tata Motors membukukan penurunan penjualan 17 persen sepanjang bulan November 2016. Di Desember, Tata Motors juga membukukan penurunan penjualan 9 persen secara year on year dengan volume penjualan 24.998 unit.
 

Pernyataan resmi Tata Motors menyebutkan, penurunan paling terasa terjadi di truk kargo long haul.
 
Namun, truk untuk sektor konstruksi masih membukukan pertumbuhan penjualan 22 persen karena meningkatnya aktivitas konstruksi jalan, serta membaiknya pasar kendaraan pengangkut komoditi batubara dan tambang.
 
Penjualan bus Tata Motors naik hingga 59 persen selama Desember 2016 karena naiknya pembelian bus baru oleh instansi pemerintah, dan pengusaha angkutan antarkota.
 
Penjualan Ashok Leyland 12 persen secara year on year dengan volume penjualan hanya 10.731 unit selama Desember 2016 (Desember 2015 merk ini mencatat penjualan 12,154 unit).
 

Penjualan truk medium duty dan heavy duty Ashok Leyland merosot 9 persen atau hanya menjual sebanyak 8.782 unit. Kemerosotan lebih dalam terjadi di segmen kendaraan komersial ringan sebesar 20 persen dengan volume penjualan hanya 1.949 unit (Desember 2015: 2,451 unit).

Tags Terkait :
Kendaraan Komersial India
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Inilah Deretan Merek Mobil yang Konfirmasi Hadir di IIMS 2026

IIMS 2026 dihadiri puluhan merek mobil global. Simak daftar lengkap brand yang tampil dan berbagai inovasi yang akan dibawa ke pameran ini.

1 hari yang lalu


Berita
Inilah Beberapa Model Baru Yang Akan Meluncur di IIMS 2025

Dalam gelaran IIMS 2025 akan banyak model baru yang hadir di depan khalayak Indonesia untuk pertama kalinya. Ini bocorannya

9 bulan yang lalu


Berita
Deretan Mobil yang Meluncur di Pameran Otomotif IIMS 2024

Tidak hanya dari produsen otomotif raksasa Jepang seperti Toyota. Namun, ada juga merek baru dari China seperti BYD yang turut meluncurkan mobil baru di Tanah Air.

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Pabrikan Jepang Alami Penurunan Penjualan untuk Pasar Negara Ini

Percepatan transisi elektrifikasi di China kian pesat membuat pabrikan Jepang alami penurunan penjualan.

2 tahun yang lalu


Berita
Pengguna Kendaraan Listrik di Indonesia Terus Meningkat

Jumlah kendaraan listrik yang sudah mendapatkan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) terdapat 22.671 unit

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Ajak Investor Asing Di Industri Baterai EV, Ini Syaratnya

Saat ini pemerintah Indonesia telah dilakukan penjajakan kepada beberapa perusahaan global yang bergerak di industri baterai EV. Mulai dari Cina, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Eropa.

4 tahun yang lalu


Berita
Nissan N7 Siap Meluncur, Diharapkan Dongkrak Penjualan Nissan di China

Nissan bekerja sama dengan Dongfeng untuk meluncurkan sedan mewah mereka. Simak spesifikasinya.

10 bulan yang lalu

Mobil Listrik
Zeekr Masuk Pasar ASEAN, Siap Tantang BYD dan GWM

Satu lagi produsen asal China masuk pasar Indonesia. Berikut faktanya

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Geely Bakal Kembali Bawa Zeekr Dan Perkenalkan Brand Lynk & Co Di Indonesia

Zeekr dan Lynk & Co bakal hadir di Indonesia dibawah naungan Geely Group.

10 jam yang lalu


Berita
Dunlop Rilis Ban Blue Response TG, Penerus SP Sport LM705

Dunlop merilis ban baru yang bisa digunakan semua mobil, baik ICE maupun EV.

10 jam yang lalu


Berita
GAC-Toyota bZ7, Kolaborasi Teknologi Dengan Xiaomi Dan Huawei

GAC-Toyota bZ7, sedan listrik murni di segmen D, dijadwalkan meluncur resmi Maret mendatang.

15 jam yang lalu


Berita
Setelah G3 dan G3+, Polytron Bersiap Hadirkan Mobil Listrik Terbaru

Polytron bersiap meluncurkan mobil listrik terbaru tahun ini. Isyarat kuat mengarah ke segmen SUV listrik dengan produksi lokal CKD di Indonesia.

17 jam yang lalu


Berita
Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Tuntas, Tempuh 7.000 km Non Stop

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa resmi capai garis finish di Medan Sumatera Utara.

19 jam yang lalu