Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.
Bus
Sabtu, 10 Januari 2026 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Tarif yang terjangkau akan memperluas akses masyarakat umum menaiki angkutan massal (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK – Wacana kenaikan tarif moda angkutan massal Transjakarta sudah muncul setidaknya setahun terakhir. Bahkan sempat megemuka kalau tarif baru bus Transjakarta di kisaran Rp5.000.  

Namun, Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga menyatakan kenaikan tarif Transjakarta ditunda demi menjaga daya beli masyarakat.

"Kenaikan itu ditunda karena atas permintaan pemerintah pusat. Ini pasti lebih kepada pertimbangan situasi ekonomi yang kurang kondusif," kata Nirwono dalam Diskusi Catatan Transportasi Awal Tahun 2026 "Menjaga Keberlanjutan Layanan Angkutan Umum di Tengah Efisiensi Anggaran" di Jakarta, pekan ini (8/1).

BACA JUGA

Nirwono menjelaskan, seperti dikutip dari Antara, dengan turunnya kondisi ekonomi sosial tentu pemerintah pusat mempertimbangkan daya beli masyarakat, sehingga meminta Pemerintah Provinsi DKI untuk menunda kenaikan tarif Transjakarta.

Oleh karena itu, kenaikan tarif Transjakarta kembali tergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Hal ini termasuk juga soal tenggat waktu kapan kenaikan tarif benar-benar dilaksanakan kelak. 

Terkait anggaran, Nirwono menyebut subsidi Transjakarta pada 2026 dalam APBD murni disepakati sebesar Rp3,7 triliun, lebih rendah dibandingkan realisasi anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp4,1 triliun.

Padahal, menurutnya lagi, untuk mempertahankan tingkat layanan yang sama dengan 2025, dibutuhkan anggaran sekitar Rp4,8 triliun. 

“Kalau anggarannya hanya Rp3,7 triliun, maka ada dua pilihan, layanannya turun atau layanannya berhenti di tengah tahun. Tentu ini tidak kita inginkan,” katanya. 

Oleh karena itu untuk memastikan layanan tetap berjalan hingga akhir 2026, Pemprov DKI berencana menambah anggaran melalui APBD Perubahan yang akan dibahas pada pertengahan tahun.

“Selisih anggaran sekitar Rp1,1 triliun akan dimasukkan dalam APBD Perubahan, sehingga layanan Transjakarta tetap sama dengan 2025 sampai akhir tahun,” pungkasnya.

 Saat ini, kebijakan yang sedang dikaji adalah pengurangan subsidi, sebagai imbas dari pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Penambahan angkutan umum bertenaga listrik lebih punya peran menekan tingkat polusi di wilayah perkotaan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Baca juga: Pemerintah Daerah Perlu Bikin terobosan Angkutan Massal 

Baca juga: Menhub: Transportasi Umum Jakarta Contoh Bagi Solusi Kemacetan Di Kota Lain

Subsidi untuk angkutan umum perlu diutamakan

Dalam kesempatan diskusi yang sama, pendiri Inisiatif Strategis Transportasi (INSTRAN), Ki Damaningtyas, menilai soal berkurangnya subsidi untuk angkutan umum dianggap persoalan krusial. 

Karena subsidi buat angkutan massal, khususnya untuk bus listrik, lebih bermanfaat untuk mengurangi kemacetan sekaligus mengurangi polusi di Jakarta. Menurut Darmaningtyas, bus sebagai transportasi umum tentu mampu mengurangi kemacetan daripada motor dan mobil yang malah menambah kepadatan jalan.

Hal ini terlepas dari kendaraan listrik yang memang mampu mengurangi polusi udara. "Tapi kalau subsidi motor atau mobil listrik, pasti akan menambah kemacetan. Memang polusinya berkurang, tetapi kemacetannya akan bertambah," wantinya lagi. 

Oleh karena itu juga, wacana naiknya tarif angkutan Transjakarta juga perlu dikaji lebih mendalam. Bahkan jika memungkinkan pihak Transjakarta membebaskan tarif layanan  guna mendorong penggunaan transportasi publik yang mudah dan terjangkau.

"Jangan buru-buru naikin tarif tapi dihitung dulu, lebih baik tetap Rp3.500. Bahkan, ada beberapa negara di luar sana juga yang mulai memikirkan bahwa angkutan umum digratiskan saja," imbuh Ketua Dewan Pembina INSTRAN, Bambang Susantono, dalam kesempatan yang sama.

Bambang menyoroti aspek yang lebih penting bagi transportasi umum saat ini justru terkait "first and last mile" atau perjalanan dari tempat transit transportasi massal ke tempat tujuan. Ia berpendapat soal pentingnya untuk meningkatkan keterjangkauan akses pengguna dari rumah hingga ke stasiun tujuan. 

Oleh karena itu, penting untuk mengkaji lebih dalam terkait tarif transportasi, termasuk fasilitas yang disediakan. "Karena dari situ orang bisa mengalokasikan dananya untuk hal-hal lain, orang bisa melakukan mobilitas dengan lebih baik, dan itu akan menjadikan multiplier untuk ekonomi perkotaan," pungkasnya. (EW)

Penambahan armada Jaklingko bertenaga listrik yang masuk ke wilayah pemukiman perlu ditingkatkan agar ada penurunan pemakaian kendaraan pribadi untuk jarak pendek (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Tarnsjakarta Tarif
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

9 bulan yang lalu


Pulau Bali Dapat Bantuan Bus Kota Listrik dari Hyundai

2 hari yang lalu


Transjabodetabek Akan Buka Rute Sampai Bandung dari Blok M

3 hari yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Golongan Penumpang Gratis, Salah Satunya Pencari Kerja

Akan diresmikan bersamaan dengan pengenaan tarif baru awal 2027.

3 minggu yang lalu


Bus
Penumpang Transjakarta Terus Naik, Tarif Pasti Juga Naik Januari 2027

Dipastikan tarif baru lebih murah dibandingkan transportasi massal daerah penyangga.

3 minggu yang lalu


Bus
Pelajar Sampai Pencari Kerja Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Sarana transportasi umum perlu lebih intensif melayani warga yang kondisi ekonominya belum memadai.

3 bulan yang lalu


Bus
Transjabodetabek Tambah Rute Ke Wilayah Depok

Wilayah penyangga Jakarta yang lain juga sudah mengajukan usulan serupa.

3 bulan yang lalu


Van
Tarif Mikrotrans Diusulkan Rp2.000 dan Transjakarta Rp5.000

Selain untuk menekan subsidi juga sebagai cara menutup celah manipulasi data penumpang.

3 bulan yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

48 menit yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

1 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

4 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu