Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemberlakuan Biaya Rp 2.000 Top Up Kartu Transjakarta Tuai Protes Konsumen

Ketentuan ini sebenarnya baru diberlakukan mulai 1 Januari 2017 di shelter Transjakarta. Namun oleh oleh manajemen Transjakarta sudah dilakukan sosialisasinya sejak sekitar pertengahan Desember 2016
Berita
Senin, 2 Januari 2017 18:15 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Keputusan manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengenakan biaya Rp 2.000 uintuk setiap pengisian ulang (top up) kartu elektronik untuk naik armada Transjakarta busway menuai protes konsumen.

Ketentuan baru ini sebenarnya baru diberlakukan mulai 1 Januari 2017 di shelter Transjakarta. Namun oleh oleh manajemen Transjakarta sudah dilakukan sosialisasinya sejak sekitar pertengahan Desember 2016 ini.

Konsumen yang juga pemerhati Transjakarta Andreas Lucky Wira menyatakan, ketentuan baru biaya top up ini layak diprotes.

"Pengadaan EDC (electronic data capture) memang memakan biaya, namun ada banyak cara untuk mendapatkan pendapatan tambahan sebagai penambahan kerugian PT TJ. Baik dengan penjualan spot iklan di bus, interior bus, seragam pegawai. Bukan malah membebankan biaya tambahan ke penumpang," kata Andreas Lucky Wira di grup diskusi Forum Transportasi Jakarta di Facebook, Rabu (28/12/2016).

BACA JUGA

"Menolak pemberlakuan biaya Rp 2.000 untuk top up kartu pembayaran elektronik di shelter Transjakarta. Setelah sebelumnya penumpang dipaksa membayar dengan non-tunai, kemudian setelah semua beralih ke non-tunai bukannya insentif/kemudahan yang penumpang dapat malah pungutan. Jika nggak siap dengan non-tunai, maka kembalikan saja ke pembayaran tunai," imbuh Andreas.

Sikap keberatan juga disampaikan konsumen Transjakarta, Suparno Sagitra.

"Kok kalah sama.kereta.api ya mending dibuat kartu berjaminan. Belajarlah darikereta commuter line untuk masalah pembayaran nggak pusing lagi kita para penumpang," sebutnya.

Dalam pengumuman resminya di tahapan sosialisasi, Rabu (28/12/2016), manajemen Transjakarta menyatakan, untuk setiap mpengisian ulang (top up) kartu elektronik menggunakan uang tunai di Halte Transjakarta akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.000 per 1 Januari 2017.

Ketentuan baru ini diberlakukan dengan alasan demi mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). "Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk kegiatan sosial yang diselenggarakan Transjakarta," sebut manajemen Transjakarta. Layanan top up kartu elektronik ini dibuka setiap pukul 05.00 WIB sampai 22.00 WIB.


Tags Terkait :
TransJakarta Top Up Kartu
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Bus
ESDM Akan Kolaborasi Dengan Jakarta Untuk Operasikan Bus Hidrogen

Bagian dari rencana jangka panjang angkutan massal tanpa emisi.

1 minggu yang lalu


Berita
Menhub: Bus Kota Listrik Perlu Ditambah

Bisa dengan skema Buy The Service

2 tahun yang lalu


Berita
Bus Kota Tenaga Listrik Di Jabodetabek Perlu Ditambah

Perlu penggalangan kolaboratif dengan berbagai pihak

2 tahun yang lalu


Bus
Tak Ada Alasan Tolak Bus Kota Tenaga Listrik

Bus kota berbahan bakar fosil salah satu penyumbang emisi di kota besar saat ini

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

45 menit yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

2 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

2 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

4 jam yang lalu