Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Wiwin Nayati, Cerita Perempuan Tangguh di Tambang Batubara (4-habis)

Banyak pengalaman di dapat, termasuk soal perjodohan. Ia menikah dengan lelaki yang dijumpai di lingkugan pertambangan juga. Kenalan satu tahun, lantas berujung ke pelaminan.
Berita
Selasa, 15 November 2016 12:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pengalaman bekerja sebagai operator truk tambang membuat Wiwin Nayati banyak menimba pengalaman hidup yang begitu berharga, termasuk dalam urusan asmara.

Belakangan Wiwin Nayato memang bertemu jodohnya di lingkungan tambang juga. Seorang mekanik alat berat menyatakan cintanya kepada Wiwin. Proses pendekatan yang intensif akhirnya membuat Wiwin luluh dan akhirnya mereka menikah sekitar tiga bulan lalu. "Ternyata orang-oraang tambang kalau ketemu jodohnya juga ngak jauh-jauh amat, ya. Dia dari seputaran profesi kita juga," kenang Wiwin.

 Wiwin mengaku, proses perkenalan dengan pria yang sekarang menjadi suaminya berjalan sekitar 1 tahun. "Proses perkenalannya sebenarnya sangat singkat," katanya.

Wiwin menikah dengan sesama keturunan Dayak. Bedanya,  Wiwin berasal dari Suku Dayak di Kalimantan Tengah, sementara suami orang Dayak Kalimantan Timur. Saat ini Wiwin dan suami menunggu datangnya sang buah hati.

BACA JUGA

Setelah menikah, atas permintaan suami, Wiwin memutuskan berhenti bekerja. "Mumpung masih belum punya momongan, saya sebenarnya pengen nimbrung kerja lagi di tambangm, tapi suami sementara ini belum kasih izin. Mungkin karena dia pernah merasakan beratnya kerja di dunia tambang ya," ungkap Wiwin.

Wiwin melihat memang tidak semua wanita yang  bekerja di dunia tambang memiliki stamina kuat karena tantangannya yang luar biasa. "Saya sih berharap teman-teman wanita yang bekerja di lokasi tambang bisa bertahan menghadapi tekanan pekerjaan yang berat," kata Wiwin yang mengaku berasal dari keluarga petani di Kabupaten Buntok, Kalimantan Tengah, ini.

Bicara soal penghasilan, Wiwin menyatakan, hal itu sangat relatif.  "Menurut saya pribadi sebenarnya tidak memuaskan, tapi tidak perlu ceritakan seperti apa dan apa alasannya. Cuma kalau orang itu memang sedang memerlukan pekerjaan, ya berapa banyak gaji yang ditawarkan diterima sajalah," ungkap Wiwin.


Tags Terkait :
Wiwin Pengemudi Alat Berat
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Wiwin Nayati, Cerita Perempuan Tangguh di Tambang Batubara (4-habis)

Banyak pengalaman di dapat, termasuk soal perjodohan. Ia menikah dengan lelaki yang dijumpai di lingkugan pertambangan juga. Kenalan satu tahun, lantas berujung ke pelaminan.

9 tahun yang lalu


Berita
Wiwin Nayati, Cerita Perempuan Tangguh di Tambang Batubara (3)

Bekerja di dunia pertambangan, selalu merasakan kebersamaan. Bahkan, di tengah beratnya pekerjaan, kisah asmara pun muncul.

9 tahun yang lalu


Berita
Wiwin Nayati, Cerita Perempuan Tangguh di Tambang Batubara (2)

Menurutnya mengemudikan truk besar di pertambangan ini lebih mudah dan aman ketimbang mengemudikan truk biasa di jalan raya.

9 tahun yang lalu


Truk
Wiwin Nayati, Cerita Perempuan Tangguh di Tambang Batubara (1)

Pekerjaan cukup langka, sebagai pengemudi alat berat ditekuninya. Seperti apa perjalanan hidup dan pengalaman kerja Wiwin Nayati? Simak terus kisahnya.

9 tahun yang lalu


Berita
Ericsson Community: Terbentuk di Kantor, Touring Bareng Keluarga

Dalam rangka melaksanakan kegiatan rutin touring dan liburan bersama dari keluaga besar customer support Ericsson Indonesia, komunitas ini menuju daerah Tangkuban Perahu.

9 tahun yang lalu


Berita
Pengusaha Protes Pembatasan Ruang Gerak Bus Pada Objek Wisata Yogyakarta Dan Magelang

Merasa ruang geraknya dibatasi, beberapa pengusaha bus pariwisata mempotes kebijakan pemda Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain membuat tidak nyaman, juga merugikan pihaknya.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

25 menit yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

1 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

1 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

3 jam yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

4 jam yang lalu