Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sigra-Calya Bakal Bikin Macet? Ini Tanggapan Menperin Baru

Daihatsu Sigra dan Toyota Calya diprediksi bakal sangat laris dan menambah kemacetan. Apa tanggapan Menteri Perindustrian akan hal ini?
Berita
Rabu, 3 Agustus 2016 11:00 WIB
Penulis : Fitra Eri


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kehadiran MPV 7-Seater LCGC dari Toyota dan Daihatsu menimbulkan kekhawatiran. Dari ribuan komentar pembaca OtoDriver, banyak yang memprediksi dengan harganya yang sangat terjangkau serta kualitas di atas ekspektasi, kedua mobil ini bakal laku keras dan menimbulkan kemacetan makin parah.

Saat peluncurannya di Karawang, Menteri Perindustrian baru, Airlangga Hartarto, juga hadir. Sebagai wakil pemerintah di sana, beliau kami tanya langsung bagaimana pemerintah mengantisipasi ledakan populasi mobil LCGC ini. Karena seperti kita tahu, dengan skema LCGC pemerintah artinya menambah volume kendaraan dan di saat bersamaan mengurangi pendapatannya. Padahal pendapatan diperlukan untuk menambah infrastruktur jalan.

Belum lagi, target penjualan Calya dan Sigra lumayan tinggi, sekitar 3.000 unit per bulan. Artinya dari kedua model ini saja, akan ada tambahan 100 unit per mobil tiap hari di jalan raya. Jelas dibutuhkan infrastruktur makin baik.

Menperin Airlangga Hartarto: LCGC menambah lapangan kerja

"Ya tentu kalau infrastruktur kita bicara APBN," buka Airlangga kepada OtoDriver. "Nah, untuk menambah APBN itu kami kemarin baru saja meluncurkan tax amnesty, jadi ada target (pendapatan) APBN yang akan masuk. Ini merupakan momentum sangat baik menambah penerimaan negara yang nantinya akan menambah APBN."

BACA JUGA

Tax amnesty sendiri merupakan kebijakan penghapusan sanksi pajak dari pemerintah, untuk mendorong investasi dan dana yang selama ini disimpan di luar negeri kembali ke tanah air. Dengan begitu pemerintah menargetkan bisa menambah jumlah wajib pajak 2 kali lipat dan pada ujungnya menambah pendapatan. 

Jadi secara umum, pemerintah melakukan 'subsidi' silang. Meringankan pajak mobil LCGC, dan mendapatkan tambahan pajak dari bidang lain yang selama ini tak masuk ke negara. "Skema mobil LCGC harus kita dukung, karena meringankan masyarakat. Selain itu, produksi mobil yang bertambah membuat serapan tenaga kerja luar biasa. Seperti Toyota Calya dan Sigra ini yang mampu menyerap lebih dari 600 ribu tenaga kerja," tambah Airlangga.  


Tags Terkait :
Toyota Calya Daihatsu Sigra
F

Fitra Eri

Editor In Chief

Jurnalis sekaligus pebalap mobil ini sudah berpengalaman di dunia jurnalistik otomotif sejak 1999. Lulusan Teknik Mesin...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

1 minggu yang lalu


Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

3 bulan yang lalu

Berita
Raport LCGC Di 2025, Produksi Turun Drastis

Produksi LCGC dari Januari - November 2025 lebih kecil dibandingkan periode yang sama di 2024

5 bulan yang lalu

Daftar Harga
Daftar Harga LCGC Terbaru (Desember 2025)

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) kini masih diminati masyarakat karena harganya yang terjangkau, konsumsi BBM yang hemat, simpel dan ringkas untuk digunakan sehari-hari.

5 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

8 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

14 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

14 jam yang lalu