Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

New Delhi Batasi Jumlah Mobil Dengan Sistem Genap Ganjil

Lalu lintas yang semakin semerawut di New Delhi membuat pemerintah setempat terbitkan aturan pembatasan izin melintas bagi mobil pribadi.
Berita
Senin, 4 Januari 2016 12:00 WIB
Penulis : Bramantia Tamtama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pemerintahan kota New Delhi telah menerbitkan aturan tentang penggunaan kendaraan pribadi yang berlaku mulai 1 Januari 2016 lalu. Undang-undang ini dibuat untuk mencegah bertambahnya kesemerawutan lalu lintas serta menurunkan kadar polusi yang telah mengkhawatirkan di kota tersebut.

Aturan yang berlaku bagi pemilik mobil pribadi tersebut memakai sistem pelat kendaraan bermotor genap dan ganjil secara berseling di New Delhi. Meski sudah dimulai pada Jumat kemarin, sistem ini masih dalam taraf uji coba selama dua pekan.

Pembatasan akan diberlakukan mulai Senin hingga Sabtu sejak 08.00 hingga 20.00 waktu setempat. Namun, beberapa pengecualian dibuat. Wanita akan diizinkan mengemudikan mobil mereka setiap hari, asalkan ia bersama wanita lain atau anak-anak berusia maksimal 12 tahun.

Mobil yang membawa kaum difabel juga diizinkan beroperasi setiap hari. Selain itu, kendaraan roda dua, mobil yang membawa bahan bakar gas alam, dan kendaraan darurat medis tak akan dibatasi.

BACA JUGA

Polisi lalu lintas dan beberapa ribu relawan memeriksa mobil di persimpangan. Para pelanggar akan didenda hingga 2.000 Rupee atau sekitar Rp 400 ribu dan diminta untuk segera pulang.

"Tantangan terbesar adalah membuat orang menyadari bahwa langkah melawan polusi ini untuk mereka, kesehatan mereka, kebaikan mereka sendiri," ujar Menteri Transportasi Delhi Gopal Rai seperti yang dilansir laman BBC. Pemerintah kota sendiri telah menyiapkan sekitar 3.000 bus swasta demi menyediakan layanan antar jemput ke kota dari daerah permukiman untuk mengurangi kepadatan pada jaringan transportasi. Sekolah juga diliburkan sementara sebab bus mereka digunakan sebagai angkutan umum.

India juga meluncurkan aplikasi yang bisa digunakan untuk memesan alat transportasi tuktuk. Nantinya itu akan menjadi penghubung ke stasiun metro (bus) terdekat.

Pembatasan penggunaan kendaraan bermotor dilakukan sebab Delhi telah mengalami peningkatan bahaya polusi sejak musim dingin ini. Pemerintah daerah mengumumkan skema ini setelah tingkat polusi di kota itu sudah 10 kali lebih dari batas aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pro dan kontra tentu saja hadir terkait aturan yang masih dalam tahap uji coba ini. Warga setempat, Pankay Mehta menuturkan, “Pembatasan akan membuat sulit transportasi dari dan menuju tempat kegiatan. Menurutnya, warga harus menyambung menggunakan alat transportasi umum dan merepotkan,”.

Sementara, aktivis lingkungan menyambut baik keputusan itu. Mereka mengatakan, situasinya begitu buruk sehingga langkah dramatis perlu dilakukan. Belakangan, penjualan mobil baru di India melonjak. Ada tambahan sekitar 1.400 mobil baru ke jalan ibu kota setiap harinya.

Sistem serupa tadinya diwacanakan diberlakukan di Jakarta. Tapi hingga sekarang belum dilakukan. Setidaknya kita bisa mengintip dulu dari India mengenai efektivitas serta kemungkinan masalah yang bisa terjadi  


Tags Terkait :
Lalu Lintas India New Delhi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Liburan dan Tahun Baru, Tol JORR Jakarta Diprediksi Dipenuhi Commuter

Tol JORR diprediksi akan ada kenaikan volume kendaraan yang melintasinya selama malam pergantian tahun baru 2015 – 2016

10 tahun yang lalu

Tips
Ingat Selalu, Perlintasan KA Adalah Area Berbahaya

Kecelakaan fatal di Bekasi Timur ingatkan bahaya perlintasan KA. Tips aman melintas perlintasan kereta api dari pakar SDCI dan data 3.703 titik sebidang KAI 2026.

3 hari yang lalu


Berita
Catat, 31 Desember 2025 Jalur Puncak Bebas Kendaraan Bermotor

Arus kendaraan menuju Puncak dari arah Jakarta dialihkan lewat jalur Cibubur-Jonggol-Cianjur

4 bulan yang lalu


Berita
Jasa Marga: Setengah Juta Kendaraan Sudah Keluar Jabodetabek

Waspadai saat periode arus balik

1 tahun yang lalu


Bus
Hari Ini Puncak Arus Balik Penumpang Bus Ke Area Jabodetabek

Harap selalu waspada bagi yang datang malam hari

1 tahun yang lalu


Berita
Ini Daftar Jalan Di Jakarta Yang Ada Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru

Perhatikan jalur pengalihan arus lalu lintasnya

1 tahun yang lalu


Berita
Perhatian, Jalur Puncak Dari Arah Cianjur Ditutup 31 Desember 2024-1 Januari 2025

Dimulai pukul 18.00 WIB-02.00 WIB

1 tahun yang lalu


Bus
Catat, Transjakarta Beroperasi 24 Jam saat Malam Pergantian Tahun

Gratis pada tanggal 31 Desember 2024 dan 1 Januari 2025

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Xiaomi YU7 Ultra 990 Hp Mulai Terkuak Sebelum Debut Dunianya

Xiaomi YU7 GT 990 hp terlihat menumpuk di pabrik menjelang debut akhir Mei. SUV ini prioritaskan touring dengan range 705 km CLTC dan top speed 300 km/jam.

3 jam yang lalu


Berita
Supercar BYD Ini Mobil Termahal Di China, Tembus Rp 51 Miliar

BYD mengonfirmasi bahwa supercar listrik ekstrem mereka, Yangwang U9 Xtreme,

4 jam yang lalu


Berita
Menyerupai Prelude, Honda Civic Bakal Punya Fitur S+

Honda Civic e:HEV RS baru di Jepang hadir dengan S+ Shift, teknologi simulasi transmisi 8-percepatan pada hybrid mirip Prelude. Peluncuran Juni.

5 jam yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

21 jam yang lalu


Berita
Jetour Pamer Kehebatan 2 SUV Yang Akan Masuk Indonesia

Jetour G700 T2 i-DM test drive Indonesia: Media uji SUV hybrid off-road dan PHEV di lintasan ekstrem, siap masuk pasar lokal.

21 jam yang lalu