Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kasus Mazda Di Indonesia Tidak Sama Dengan Ford. Ini 7 Perbedaannya

Jangan menyamakan mundurnya Mazda Motor Indonesia sama dengan kasus di Ford Motor Indonesia. Apa saja bedanya?
Berita
Minggu, 16 Oktober 2016 09:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mazda Motor Indonesia (MMI) baru saja menyatakan bahwa kegiatan bisnisnya di Indonesia harus berakhir di Februari 2017. Saat kami beritakan, banyak netizen panik dan menyamakan dengan Ford. Padahal tidak begitu. 

Walau sama-sama menyatakan hengkang, ada perbedaan kondisi antara Ford dan Mazda. Mulai rilis informasi yang seolah tertutup saat FMI menyatakan mundur, sampai beberapa kejadian yang membuat drama nasib Ford di Indonesia jadi melankolis.

Walaupun MMI bubar dan angkat kaki dari Indonesia, hal ini tetap berbeda dengan apa yang sudah terjadi dengan FMI.

Untuk mempermudah, inilah sejumlah perbedaannya:

  1. KEPASTIAN. Saat Mazda Motor Indonesia menyatakan untuk menghentian kegiatannya di Indonesia, mereka langsung mengumumkan menyerahkan seluruh kegiatannya kepada perusahaan lain, yakni PT Eurokars. Berbeda dengan Ford yang saat mengumumkan tutupnya mereka tak memberi kepastian apapun. Mereka membutuhkan waktu hampir setahun untuk menentukan siapa yang melanjutkan kegiatannya di Indonesia, itu pun setelah diprotes keras dan menghadapi gugatan.
  2. PENYEBARAN INFORMASI. Pengumuman pembubaran Mazda Motor Indonesia dilakukan dengan menyebarkan informasi melalui press release yang dikirimkan kepada seluruh media. Di hari bersamaan juga terbit rilis pers dari Eurokars selaku pemegang tongkat estafet berikutnya. Ini sangat berbeda dengan Ford Motor Indonesia yang hanya mengeluarkan informasi di website resminya saja. Jelas ini tidak informatif. Jika konsumennya tidak membuka website FMI, tentu tak tahu apa-apa selain Ford tutup.
  3. PERNYATAAN BOS APM. Saat menyatakan mundur, petinggi Ford sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan apapun dan tidak bisa dihubungi. Berbeda dengan pihak MMI yang tetap mudah komunikatif saat dihubungi untuk diminta keterangan. Bahkan presiden direktur Mazda Motor Indonesia dan CEO PT Eurokars sama-sama memberi keterangan yang menyejukkan.
  4. PRODUK BARU MASIH DIJUAL. Meski nanti Mazda Motor Indonesia telah tiada, kegiatan penjualan mobil baru akan tetap berlangsung seperti biasa. Malahan ada indikasi produk baru seperti CX-3 akan lebih cepat dimasukkan oleh Eurokars. Berbeda dengan Ford yang tak lagi mau menjual mobil barunya di Indonesia, hanya purnajual.
  5. REPUTASI PERUSAHAAN PENERUS. MMI langsung mengalihkan kegiatannya kepada Eurokars yang selama ini sudah menjadi APM Porsche, Rolls Royce dan Maserati. Mereka juga bahkan memiliki dealer BMW dan Mazda di Indonesia. Sedangkan FMI yang membutuhkan waktu hampir setahun, akhirnya malah memilih pihak asing yang tidak dikenal khalayak untuk meneruskan kegiatannya di Indonesia. Bahkan permintaan jaringan dealer besar Ford Nusantara untuk mengambil alih tak digubris.
  6. PHK KARYAWAN. Ford Motor Indonesia menghentikan seluruh karyawannya saat resmi ditutup akhir tahun ini. Sedangkan Mazda memindahkan 100 persen karyawannya ke Eurokars. Jadi secara operasional tak ada perubahan.
  7. MOTIF. Mazda menilai akan lebih efisien bagi mereka ketika menyerahkan keagenan pada perusahaan yang sudah mapan di tanah air. Makanya mereka membuat keputusan menghentikan MMI dan melanjutkannya ke Eurokars, bahkan dengan SDM yang sama. Artinya motif Mazda adalah efisiensi operasi penjualan. Sedangkan motif Ford memang ingin berhenti berjualan di Indonesia. Terbukti dengan tak diizinkannya pihak manapun mengimpor Ford baru untuk dijual di Indonesia.

Otodriver


Tags Terkait :
Ford Mazda
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ford Caplok Pabrik Suzuki Di Thailand

Pabrik eks Suzuk ini akan menjadi fasilitas manufakturing ke tiga Blue Oval di Thailand.

1 hari yang lalu


Berita
Permata Bank GJAW Tawarkan Program Pembiayaan Menarik Di Akhir Pekan

GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) bakal berlangsung 21 – 30 November 2025. Ada beragam program menarik yang ditawarkan. Berikut lengkapnya.

5 hari yang lalu


Berita
Changan Siap Debut di GJAW 2025, Bawa Dua Model Perdana Untuk Pasar Indonesia

Pameran otomotif berskala nasional yang berlangsung di ICE BSD City pada 21–30 November 2025 ini akan menjadi momentum pertama Changan di Indonesia.

1 bulan yang lalu


Berita
GIIAS 2025 Resmi Dibuka, Tawarkan Brand Lebih Banyak

GAIKINDO akan menggelar GIIAS 2025 pada 24 Juli–3 Agustus di ICE BSD. Pameran otomotif terbesar ini menghadirkan lebih dari 60 merek, peserta baru seperti Xpeng dan Aletra, serta tiket yang tersedia o

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Recall Hyundai Palisade Berlanjut, Ini Kabarnya Untuk Unit Di Indonesia

Kecelakaan kursi otomatis SUV Palisade roboh dan menimpa seorang anak membuat Recall Palisade berlanjut di beberapa negara. Bagaimana dengan yang ada di Indonesia?

18 jam yang lalu


Berita
Mengintip Spesifikasi Buas BYD Seal 08 Yang Bakal Hadir, Tembus 684 Hp!

BYD resmi mendaftarkan sedan listrik Seal 08 ke dalam katalog kendaraan baru milik Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT).

19 jam yang lalu


Berita
Ioniq Jadi Brand Elektrifikasi Hyundai Di Cina, Ini Lini Produknya

Hyundai luncurkan brand Ioniq Hyundai di China untuk kendaraan listrik murni. Perkenalkan konsep Venus sedan dan Earth SUV bertema planet.

20 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Land 2026, Kiat Pendekatan Brand dan Selebrasi Kesuksesan J5 EV

Jaecoo Land 2026 Kuningan Jakarta digelar 11-12 April di Satrio One. Acara gratis sajikan bazaar kreatif, live music, wellness, dan selebrasi sukses J5 EV.

21 jam yang lalu


Truk
Pemerintah Siapkan Regulasi Lebih Ketat Soal ODOL, Termasuk Menyangkut Posisi APM

Pemerintah siapkan regulasi ketat ODOL kendaraan angkutan barang, termasuk pengawasan APM, telematika, dan pemeliharaan armada guna cegah kecelakaan serta kerusakan jalan.

22 jam yang lalu