Langsung ke konten

Klaim Sejuta Reservasi Tak Berbuah, Tesla Cybertruck Pensiun Dini

Tesla akan menghentikan produksi Cybertruck pada 2027. Klaim sejuta reservasi tak berbuah, penjualan terus anjlok sejak 2024.

Mobil Listrik Sabtu, 7 November 2026 14:00 WIB
Mobil Listrik - Klaim Sejuta Reservasi Tak Berbuah, Tesla Cybertruck Pensiun Dini
Tesla Cybertruck. (Foto : Markondez)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Tesla berencana mengurangi hingga menghentikan produksi Cybertruck di Gigafactory Texas sekitar pertengahan 2027. Kapasitas pabrik itu akan dipakai untuk menambah produksi Cybercab, taksi otonom yang kini menjadi fokus perusahaan. 

Elon Musk menyampaikan kabar ini lewat akun X miliknya (06/11/2026). Pada hari yang sama, Reuters menyebut keputusan ini sebagai kemunduran besar bagi proyek yang selama ini kesulitan memenuhi target penjualan.

Padahal, Cybertruck sempat menjadi salah satu kendaraan paling fenomenal saat diperkenalkan pada November 2019.

Reservasi fantastis

Kilas balik ke November 2019, Reuters melaporkan bahwa Musk mengumumkan sekitar 250.000 reservasi hanya lima hari setelah peluncuran. Bahkan pada 2023, ia mengklaim angkanya sudah melampaui satu juta unit.

Besarnya reservasi ini sempat dibahas oleh WIRED pada Maret 2025. Menurut WIRED, besarnya angka itu tak lepas dari syarat reservasi yang cukup dengan deposit US$100 yang bisa dikembalikan. Jadi, angka itu bukan pesanan yang mengikat.

WIRED mengutip Stephanie Valdez Streaty dari Cox Automotive yang menyebut tingkat konversi reservasi menjadi pembelian di industri otomotif umumnya hanya 2–16 persen. Artinya, angka sejuta reservasi lebih mencerminkan rasa penasaran publik ketimbang permintaan riil.

Saat itu Tesla menjanjikan harga mulai US$39.900 untuk motor tunggal, US$49.900 untuk dual motor, dan US$69.900 untuk tri-motor.

Foto - Klaim Sejuta Reservasi Tak Berbuah, Tesla Cybertruck Pensiun Dini
Tesla Cybertruck alami  kaca pecah pada saat ditest lembar bola logam oleh Musk. (Foto : markondez)

Menunggu empat tahun

Menurut catatan Reuters, produksi dijanjikan mulai akhir 2021, tetapi jadwalnya terus mundur. Unit pertama baru keluar dari jalur produksi Gigafactory Texas pada Juli 2023, dan penyerahan ke konsumen baru dimulai pada 30 November 2023. Pemesan pun harus menunggu sekitar empat tahun sejak peluncuran, dua tahun lebih lama dari janji awal.

Penundaan ini antara lain disebabkan tantangan pengembangan, perubahan spesifikasi, dan masalah rantai pasok.

Selama masa tunggu itu, persaingan kendaraan listrik makin ketat dan momentum Cybertruck memudar.

Kegagalan komersial Cybertruck juga dipicu oleh menggelembungnya harga jual hingga lebih dari dua kali lipat dari yang dijanjikan. Pikap setrum ini pada akhirnya dijajakan mulai harga terendah US$82.490 hingga paling puncak yakni versi Cyberbeast US$102.490, menurut data Reuters.

Penjualan semakin loyo

Masih mengutip data Reuters (06/11/2026), penjualan Cybertruck di Amerika Serikat sebagai pasar terbesarnya terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada 2024 penjualannya mencapai 38.965 unit. Pada 2025 angkanya turun sekitar 48 persen menjadi 20.237 unit. Sepanjang Januari–September 2026, penjualan hanya 11.586 unit, turun 28 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Angka ini jauh dari target Musk sebesar 250.000 unit per tahun. Penjualan 2025 bahkan hanya sekitar 8 persen dari target itu. (SS)

#tesla #cybertruck

Suryo Sudjatmiko
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.