OTODRIVER – Pajero generasi V telah kembali. Dengan begitu, Mitsubishi mengisi lagi segmen SUV sasis tangga yang ditinggalkan Pajero sejak 2021. Kembalinya Sang Raja Gurun ini otomatis menempatkannya sebagai rival Toyota Land Cruiser Prado, yang kini juga sudah memasuki generasi V lewat kode model 250.
Mengutip dari sumber resmi Mitsubishi dan Toyota, di atas kertas, keduanya sangat dekat. Perbedaannya baru terasa ketika masuk ke detail teknis.
Ladder Frame
Mitsubishi Pajero lahir kembali dengan struktur ladder frame alias sasis tangga. Sasis ini dikembangkan dari keluarga Triton, lalu mengalami sejumlah re-engineering agar sesuai kebutuhan SUV premium.

Dengan begitu, Pajero kembali menggunakan sasis tangga dan menanggalkan konstruksi unibody dengan built-in ladder frame. Pada konstruksi built-in ladder frame, sasis tangga ditanam dan menyatu dengan bodi sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan.
Sementara Prado, sejak era Bundera pada 1984 selalu menggunakan sasis tangga. Pada Prado 250, sasis memakai platform TNGA-F yang juga menjadi tulang punggung Land Cruiser 300 hingga Tundra.
Penggunaan kembali sasis tangga murni pada Pajero semakin mendekatkan rivalitasnya dengan Prado dari sisi rancang bangun konstruksi.

Mesin
Soal mesin, Pajero memakai diesel 2,4 liter 4N16 dengan turbo VGT. Tenaganya 204 PS pada 3.500 rpm dan torsi 480 Nm pada 1.750–2.500 rpm.
Mesin “sapu jagat” ini juga dipakai Triton dan hadir dalam beberapa varian output. Untuk All-New Pajero, Mitsubishi memakai racikan baru dengan single turbo VGT (Variable Geometry Turbocharger) berjuluk Super High Power (SHP). Ini yang membedakannya dari diesel twin turbo pada Triton Athlete. Tenaganya sama-sama 204 PS, tetapi mesin Pajero generasi V punya torsi 10 Nm lebih besar.

Lalu bagaimana dengan Prado? Secara global, Prado dibekali empat pilihan mesin: diesel 2,8 liter 1GD-FTV, bensin 2,4 liter T24A-FTS, bensin 2,4 liter hybrid T24A-FTS (i-Force Max), dan bensin 2,7 liter 2TR-FE.
Yang paling sepadan tentu versi diesel 2,8 liter 1GD-FTV dengan tenaga 204 PS dan torsi 500 Nm pada 1.600–2.800 rpm, dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan. Tenaganya persis sama, tetapi Prado unggul 20 Nm berkat kapasitas mesin yang lebih besar.
Suspensi, Mirip tapi Tidak Sama
Di bagian depan, keduanya sama-sama memakai double wishbone. Di belakang, keduanya juga sama-sama mempertahankan gardan (solid axle), bukan suspensi independen. Pajero memakai five-link solid axle yang baru dikembangkan, sedangkan Prado memakai four-link rigid dengan lateral control arm.
Gardan solid tetap dipilih karena tangguh dan punya artikulasi roda yang baik untuk medan berat. Mitsubishi menyebut penyetelan suspensi Pajero juga mengejar kenyamanan di jalan biasa.

Beda Karakter di Sistem 4WD
Pajero memakai Super Select 4WD-II dengan empat mode: 2H, 4H, 4HLc, dan 4LLc. Sistem ini dipadukan dengan S-AWC yang mengatur torsi dan pengereman di tiap roda lewat AYC dan ASTC. Pajero juga menyediakan tujuh mode berkendara: Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand, dan Rock.
Prado memakai pendekatan full-time 4WD dengan Torsen limited-slip di diferensial tengah, kunci diferensial belakang elektrik, serta Multi-Terrain Select. Pada Prado, Toyota juga menyematkan stabilizer depan yang bisa diputus atau Stabilizer with Disconnection Mechanism. (SDM) untuk menambah artikulasi roda.
Secara sederhana, Pajero mengandalkan koordinasi elektronik antar roda, sementara Prado lebih mengandalkan kunci diferensial dan diferensial tengah mekanis.

Dari data teknis, Pajero dan Prado bukan dua SUV yang berjauhan. Dimensi, tenaga, hingga filosofi sasis dan suspensinya sangat berdekatan. Perbedaannya lebih terletak pada karakter: Pajero menekankan koordinasi elektronik S-AWC dan ground clearance yang sedikit lebih tinggi, sedangkan Prado menawarkan torsi lebih besar dan kunci diferensial mekanis.
Soal harga dan kepastian kehadiran Pajero di Indonesia, pembandingnya masih perlu menunggu. Yang jelas, kembalinya Pajero membuat segmen SUV sasis tangga kelas atas kembali terasa lebih ramai. (SS)
All-New Pajero | Land Cruiser Prado | |
|---|---|---|
| Panjang x lebar | 4.920 x 1.925 mm | 4.925 x 1.980 mm |
| Wheelbase | 2.870 mm | 2.850 mm |
| Ground clearance | 230 mm (pelek 20 inci) | 205–215 mm |
| Mesin | Diesel 2,4 L turbo VGT | Diesel 2,8 L turbo |
| Tenaga/torsi | 204 PS / 480 Nm | 204 PS / 500 Nm |
| Transmisi | 8AT | 8AT |
| Suspensi depan/belakang | Double wishbone / five-link solid axle | Double wishbone / four-link rigid |
| Sistem 4WD | Super Select 4WD-II + S-AWC | Full-time 4WD, Torsen, rear diff lock |
| Kursi | 7 | 5 atau 7 |
#mitsubishi #toyota #all-new-pajero #prado-250 #ladder-frame-premium-suv











