OTODRIVER – Kabar kebangkitan Mitsubishi Pajero mulai terdengar dan rencananya akan terjadi pada tahun ini juga. SUV legendaris ini bangun kembali setelah dilelapkan pada 2021 silam. Namun kabar kehadiran kembali Pajero ini juga sekaligus membawa berita “kehilangan”.
Mengutip dari Carexpert.com.au, produksi Pajero Sport akan dihentikan dan sebagai gantinya nama Pajero yang akan digunakan. Tambahan label ‘sport’ ini akan dihilangkan dan seterusnya produk SUV legendaris ini yang akan mengambil alih lahan yang selama ini dikuasai oleh Pajero dengan imbuhan Sport itu.
Naik Kelas
Masih dari informasi media Australia itu. Posisi Pajero Sport yang ada saat ini akan ditinggalkan naik kelas. Dikabarkan Pajero akan menjadi seteru utama bagi Land Cruiser Prado 250 dan juga Ford Everest. Sebagai catatan kedua model ini memang ditempatkan di atas Pajero Sport.
Detail spesifikasi mobil ini belum dibagikan oleh tiga berlian. Namun dikabarkan bahwa dari mesin ia menggunakan jantung diesel yang disumbangkan dari Triton terbaru yakni mesin turbo diesel 2.400 cc berkode 4N16. Dan jika berkaca pada sejarah ‘The real Pajero, nampaknya SUV ini kelak tidak memiliki opsi penggerak 4x2.
Namun harus dipahami bahwa hal di atas masih berupa spekulasi. Karena jika melihat dari pangsa pasar Pajero Sport saat ini, varian Pajero Sport 4x2 punya basis masa yang cukup besar, khususnya di Indonesia.

Balik Lagi Pake Sasis Tangga
Berkaca pada jejak sejarah ‘The real Pajero’, SUV yang satu ini pernah dikatakan sebagai mobil yang melebihi jamannya. Sejak generasi III yang hadir pada 1999, Pajero telah menggunakan konstruksi bodi monokok dan sistem suspensi all Independent untuk bagian depan ataupun belakangnya.
Namun pada All New Pajero 2027 ini semuanya berubah. Mitsubishi tak lagi menggunakan konstruksi monokok dan sebagai gantinya adalah model body on frame alias sasis tangga. Sedangkan untuk suspensi belakangnya juga dikembalikan pada suspensi life axle dengan gardan solid.
Belum diketahui alasan mengapa konstruksi tersebut digunakan kembali, kemungkinan Mitsubishi ingin ‘lebih menghemat’ biaya dan ingin mendapatkan banderol harga yang menarik. Seperti kedua rivalnya, Prado dan Everest menggunakan sasis tangga dan gardan solid dengan konstruksi live axle. (SS)












